Antusias warga terlihat jelang pertandingan final SBY Cup 2026 antara LavAni Transmedia melawan Tirta Bhagasasi hari ini. Warga nampak memenuhi antrean penjualan tiket bahkan sebelum loket dibuka.
Pantauan detikJateng, loket tiket di GOR Samapta Magelang dibuka pukul 10.00 WIB. Nampak saat loket dibuka antrean telah mengular. Diperkirakan ada ratusan orang yang sedang antre tiket hingga siang ini.
Sejumlah warga bahkan bercerita telah datang sejak pagi demi mendapat tiket pertandingan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Antre mulai jam 06.00 WIB. Ini beli 6 tiket," kata Mithahul Jannah (36) warga Sanden Magelang saat ditemui di lokasi, Minggu (17/5/2026).
"Dalam final ini, kami jagokan LavAni," sambungnya.
Hal senada disampaikan Jon Ireng (50) warga Muntilan. Ia bahkan membatalkan niatnya berolahraga karena melihat antrean tiket sudah mengular.
"Datang jam 06.00 WIB, mau olahraga, nggak olahraga. Ini demi LavAni," katanya.
Ungkapan serupa juga disampaikan Rini Mulyaningsih (43) warga Tempuran.
"Tadi berangkat dari Tempuran pukul 05.30 WIB. Kami maniak bola voli," kata dia.
Setelah mendapatkan tiket, ia pulang terlebih dahulu ke Tempuran. Nanti sekitar pukul 13.00 WIB, datang lagi ke GOR.
"Pulang Tempuran nanti ke sini jam 13.00 WIB," kata dia.
Hal lain disampaikan Rini Mulyasari (37) warga Bandongan. Ia mengaku mulai antre pukul 06.30 WIB.
"Antre mulai pukul 06.30 WIB. Jago LavAni," katanya.
Saat pembelian tiket pun sempat diwarnai ketegangan. Namun, akhirnya bisa diselesaikan.
"Kami awalnya mohon maaf kepada masyarakat Magelang. Karena antusiasnya tinggi, namun kapasitas dan kuantitas tiketnya terbatas," kata Wakil Ketua Pelaksana SBY Cup 2026, Achmad Romadon Mubarok.
"Jadi memang ada dinamika, tapi Alhamdulillah sudah terselesaikan dengan baik," ujarnya.
Roma mengatakan, total menjual tiket 1.400 tiket.
"Sebagian itu untuk undangan. Yang kita lepas di masyarakat itu 700-an. Karena ada dinamika seperti ini, kami tambahkan 500 tiket," lanjutnya.
"Jadi total hari ini, kita jual ke masyarakat Magelang sebanyak 1.200, yang 200 VVIP," pungkasnya.
(afn/afn)
