Atap MTs Muhammadiyah Bulu Sragen Ambruk, 6 Murid Dilarikan ke RS

Atap MTs Muhammadiyah Bulu Sragen Ambruk, 6 Murid Dilarikan ke RS

Tara Wahyu NV - detikJateng
Selasa, 12 Mei 2026 09:48 WIB
Kondisi atap di MI Muhammadiyah Bulu, Sragen, yang ambruk saat jam pelajaran, Selasa (12/5/2026).
Kondisi atap di MI Muhammadiyah Bulu, Sragen, yang ambruk saat jam pelajaran, Selasa (12/5/2026). Foto: dok. Istimewa
Sragen -

Kegiatan belajar mengajar di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah 4 Bulu, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, berubah jadi kepanikan. Atap salah satu ruang kelas roboh dan menimpa para murid.

Akibatnya, 7 orang yang terdiri dari guru dan siswa harus dilarikan ke rumah sakit. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga kuat, atap bangunan sekolah tersebut roboh lantaran kondisi kayu penyangga yang sudah lapuk dimakan usia.

"Kejadian kurang lebih jam 08.00 tadi. Karena melihat itu atapnya kelihatannya sudah lapuk, jadi kayunya sudah lapuk. Pas proses belajar mengajar," ujar Camat Sambungmacan, Edi Purwanto, saat dimintai konfirmasi, Selasa (12/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Edi menjelaskan bahwa saat kejadian, para siswa tengah berada di dalam kelas. Berdasarkan data yang ia terima, terdapat 7 korban luka yang membutuhkan penanganan medis serius.

ADVERTISEMENT

"Informasinya ada 7 korban. Itu terdiri dari satu orang guru dan enam orang murid," ucpanya.

Ia menyebut seluruh korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans dari Puskesmas Sambungmacan, PDM, hingga Lazismu untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Tadi dibawa ke rumah sakit semua, ke RSUD Sragen. Alhamdulillah sudah terkondisikan, yang penting diamankan dulu anak-anaknya," imbuh Edi.

Lantaran Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah 4 Bulu berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), pihak kecamatan telah melakukan koordinasi dengan Korwil maupun pihak PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Sragen.

"Tadi saya koordinasi dengan Korwil, karena ini di bawah Kemenag nggih. Dari Kementerian Agama kemudian PDM juga sudah koordinasi. Semua tim sudah ke lapangan untuk membantu evakuasi," pungkasnya.

[Redaksi melakukan perbaikan pada judul yang semua tertulis MI Muhammadiyah diubah menjadi MTs Muhammadiyah pada Selasa (12/5/2026) pukul 11.30 WIB. Mohon maaf dan terima kasih]




(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads