Ngeri! Rumah Kontrakan Kotor Banyak Bangkai Kucing di Bekasi

Ngeri! Rumah Kontrakan Kotor Banyak Bangkai Kucing di Bekasi

Danica Adhitiawarman - detikJateng
Senin, 11 Mei 2026 15:20 WIB
Kontrakan kotor penuh tengkorak kucing di Bekasi.
Kontrakan kotor penuh tengkorak kucing di Bekasi. Foto: Dok. Trya
Solo -

Pemilik kontrakan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dikagetkan dengan kondisi rumahnya yang disewakan. Rumah ditinggalkan dalam kondisi sangat kotor bahkan ada bangkai dan tulang kucing.

Dikutip dari detikProperti, kondisi rumah tersebut viral dan memperlihatkan kondisi barang berserakan, di antaranya terdapat kemasan makan kucing, litter box, galon, kandang, hingga ember. Sedangkan lantainya tertutup kotoran berwarna cokelat sampai tak tampak ubinnya. Terdapat rontokan rambut berwarna putih pada lantai.

"Ini bulu kucing kali. Bulu apaan itu? Bulu kucing nih?" kata narasi dalam video, dikutip Senin (11/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemilik kontrakan, Trya saat diminta konfirmasi mengatakan terdapat banyak bangkai kucing di kontrakan tersebut. Dia menjelaskan penyewa sebelumnya menunggak lama biaya sewa.

ADVERTISEMENT

Si penyewa sudah lama tidak berada di sana, namun selalu menunda untuk membereskan dan mengambil barang. Karena terlalu lama, Trya memutuskan membuka kontrakan untuk membersihkan setelah sebelumnya memperingatkan penyewa. Saat suami Trya dan pekerja pembersih tiba dan membuka pintu, ternyata kondisinya mengejutkan.

"Itu suami aku sama (orang) yang bersih-bersih (masuk kontrakan). Kaget dong!" ujar Trya kepada detikProperti.

Tidak cuma wujudnya, kondisi rumah dengan tipe 24 itu diselimuti bau tidak sedap. Ada banyak kotoran, campuran feses kucing, litter kucing, dan bulu.

Lantainya sudah dilapisi kotoran berwarna cokelat sampai ubin berwarna putih tak tampak. Dinding rumah juga kotor dengan berbagai noda-noda.

"Dia (suami Trya) yang langsung ngeliat saat itu, pintu dibuka, bau-nya luar biasa. Bau bangkai yang udah nggak ada daging, udah tinggal kulit kering," tuturnya.

Trya menduga ada 20 kucing mati karena bangkai dan tulang yang tersebar di setiap sudut rumah termasuk kamar mandi, kamar tidur, loteng, dan dapur.

"Ini setiap kamar ada kucing, dia bilang. Di ruang tamu, sampai ke belakang tempat salat itu," ucapnya.

Trya membutuhkan waktu dua hari untuk membersihkan rumah tersebut. Ada tiga gerobak berisi kotoran dan sampah yang dibuang. Namun ada barang-barang penyewa yang belum diambil termasuk kompor, penanak nasi, serta kulkas etalase.

Pihak penyewa sempat datang di hari pertama bersih-bersih dan mengambil beberapa barang. Dia juga memberikan uang jasa bersih-bersih.

Kini rumah tersebut sudah bersih namun masih perlu perbaikan. Trya sudah tidak ingin berhubungan dengan si penyewa namun dia menyebut ada komunitas pecinta kucing yang ingin menangani penyewa yang diduga menelantarkan kucing.

"Pemilik mini-shelter ini pengin mempermasalahkan sampai dia ke kepolisian. Karena jujur aja, kita nggak terima ngeliat kucing begitu," ujarnya.




(alg/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads