8 Tips agar Kucing Panjang Umur dan Tetap Sehat sampai Tua, Pemilik Wajib Tahu!

8 Tips agar Kucing Panjang Umur dan Tetap Sehat sampai Tua, Pemilik Wajib Tahu!

Khofifah Azzahro - detikJateng
Jumat, 08 Mei 2026 13:51 WIB
8 Tips agar Kucing Panjang Umur dan Tetap Sehat sampai Tua, Pemilik Wajib Tahu!
Kucing. (Foto: CΓ©dric VT/Unsplash)
Solo -

Kucing menjadi salah satu hewan peliharaan yang banyak disukai karena tingkahnya yang menggemaskan dan mampu menjadi teman di rumah. Tak heran, banyak pemilik kucing ingin hewan kesayangannya dapat hidup lebih lama, sehat, dan tetap aktif hingga usia tua.

Sama seperti manusia, kesehatan kucing juga dipengaruhi oleh pola makan, kebersihan, hingga perawatan sehari-hari. Jika dirawat dengan baik, kucing bahkan bisa memiliki usia hidup yang panjang dan terhindar dari berbagai penyakit.

Karena itu, penting bagi pemilik untuk memahami cara merawat kucing dengan benar sejak dini. Lantas, apa saja tips agar kucing panjang umur dan tetap sehat sampai tua? Simak penjelasannya berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal yang Perlu Dipenuhi Saat Memelihara Kucing

Memelihara kucing bukan hanya soal memberi makan atau menyediakan tempat tinggal saja. Jika memutuskan untuk memelihara kucing, pemilik perlu memahami berbagai kebutuhan dasar agar kucing tidak stres dan berumur panjang. Berikut beberapa hal penting yang perlu dipenuhi saat memelihara kucing:

ADVERTISEMENT

1. Memastikan Kucing Bebas Berekspresi

Kucing membutuhkan ruang yang aman untuk bermain, menjelajah, memanjat, hingga menggaruk. Karena itu, pemilik sebaiknya menyediakan mainan, tempat memanjat, serta scratching post atau tiang garukan.

Hal tersebut bertujuan agar kucing dapat menyalurkan nalurinya secara alami. Selain itu, kotak pasir juga perlu disediakan di tempat yang mudah dijangkau dan rutin dibersihkan setiap hari agar tetap nyaman digunakan.

2. Memberikan Pendampingan yang Sesuai

Meski dikenal mandiri, kucing tetap membutuhkan perhatian dan interaksi dari pemiliknya. Namun, setiap kucing memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada kucing yang senang bermain dan dekat dengan manusia, tetapi ada juga yang cenderung pendiam atau lebih nyaman sendiri. Karena itu, penting memilih jenis atau karakter kucing yang sesuai dengan gaya hidup dan kondisi rumah.

3. Pertimbangkan Usia Kucing

Selain memahami kebutuhan dasar kucing, calon pemilik juga perlu mempertimbangkan usia kucing. Artinya, apakah ingin memelihara anak kucing atau kucing dewasa. Sebab, usia kucing menentukan metode perawatannya.

Anak kucing umumnya membutuhkan perhatian lebih besar karena masih aktif, perlu pelatihan, dan rentan terhadap penyakit maupun kecelakaan. Sementara itu, kucing dewasa biasanya lebih mudah beradaptasi, mandiri, dan tidak terlalu merepotkan dibanding anak kucing.

Selain usia, pemilik juga perlu memastikan apakah kucing peliharaannya adalah kucing domestik atau kucing ras tertentu. Pasalnya, beberapa ras kucing membutuhkan perawatan khusus dan lebih rentan mengalami masalah kesehatan.

Tips agar Kucing Panjang Umur dan Tetap Sehat sampai Tua

Bagi detikers yang ingin kucingnya panjang umur serta tetap sehat hingga usia tua, hal tersebut dapat dimulai dari perawatan yang tepat sejak dini. Dikutip dari laman ASPCA The American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, berikut beberapa tips merawat kucing agar tetap sehat dan berumur panjang.

1. Berikan Makanan Bernutrisi dan Sesuai Kebutuhan

Makanan menjadi faktor penting yang memengaruhi kesehatan dan usia kucing. Karena itu, pemilik disarankan memberikan makanan kucing berkualitas tinggi dari merek terpercaya yang mengandung nutrisi lengkap sesuai usia dan kondisi kesehatan kucing.

Kucing juga membutuhkan taurin, yaitu asam amino penting untuk menjaga kesehatan jantung dan mata. Selain itu, pastikan kucing selalu mendapatkan air bersih dan segar setiap hari agar terhindar dari dehidrasi.

2. Rutin Menjaga Kebersihan dan Merawat Bulu

Meski dikenal sebagai hewan yang cukup bersih, kucing tetap membutuhkan perawatan rutin, terutama pada bagian bulu. Menyisir atau menyikat bulu secara rutin dapat membantu mengurangi kerontokan, menjaga kebersihan bulu, hingga mencegah terbentuknya hairball atau gumpalan bulu di saluran pencernaan.

3. Sediakan Tempat Tinggal yang Aman dan Nyaman

Kucing sebaiknya memiliki tempat tidur yang bersih, hangat, dan nyaman di dalam rumah. Kucing yang dipelihara di dalam rumah umumnya memiliki usia hidup lebih panjang dibanding kucing liar atau yang sering berada di luar rumah.

Pasalnya, kucing luar rumah lebih rentan mengalami kecelakaan hingga perkelahian dengan hewan lain. Karena itu, tak heran mereka kerap terkena penyakit menular maupun parasit seperti kutu atau jamur.

4. Pastikan Kotak Pasir Selalu Bersih

Kucing sangat menyukai kebersihan, termasuk pada kotak pasirnya. Karena itu, pemilik perlu membersihkan kotak pasir setiap hari agar tetap nyaman digunakan. Kotak pasir yang kotor dan berbau dapat membuat kucing stres hingga tidak ingin buang air pada tempatnya.

5. Sediakan Pos Cakaran

Menggaruk merupakan perilaku alami kucing untuk menjaga kesehatan kukunya. Oleh sebab itu, pemilik disarankan menyediakan pos cakaran atau scratching post agar kucing tidak merusak perabot rumah. Selain itu, kuku kucing juga perlu dipotong secara rutin setiap dua hingga tiga minggu sekali agar tetap aman dan tidak terlalu tajam.

6. Rutin Memeriksakan Kesehatan ke Dokter Hewan

Pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan untuk memastikan kondisi tubuh kucing tetap sehat. Kucing disarankan menjalani pemeriksaan setidaknya satu kali dalam setahun, termasuk vaksinasi rutin.

7. Jangan Memberikan Obat Sembarangan

Pemilik tidak disarankan memberikan obat manusia atau obat lain tanpa resep dokter hewan. Beberapa bahan makanan maupun obat tertentu bisa berbahaya dan menyebabkan keracunan pada kucing. Karena itu, selalu konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter hewan sebelum memberikan obat atau suplemen tertentu kepada kucing.

8. Lakukan Sterilisasi dan Vaksinasi

Sterilisasi dan vaksinasi juga menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan kucing dalam jangka panjang. Sterilisasi dapat membantu mengurangi risiko penyakit sekaligus mengendalikan populasi kucing.

Sementara vaksinasi berfungsi melindungi kucing dari berbagai penyakit menular yang berbahaya. Dokter hewan biasanya akan menentukan jenis vaksin sesuai usia dan kondisi kesehatan kucing.

Demikianlah sejumlah tips supaya kucing panjang umur dan selalu sehat sampai tua. Semoga membantu, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(sto/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads