- Dalil Dzikir Pagi Petang dalam Al-Quran dan Hadis
- 20 Dzikir Pagi dan Petang Berdasar Sunnah Nabi SAW 1. Ayat Kursi 2. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas 3. Dzikir Pagi Petang dari HR Muslim 4. Dzikir Pagi Petang dari HR At-Tirmidzi 5. Sayyidul Istighfar 6. Dzikir Pagi Petang dari HR Abu Dawud IV/317 7. Dzikir Pagi Petang dari HR Abu Dawud IV/318 8. Dzikir Pagi Petang dari HR Abu Dawud, Ahmad, dan An-Nasa'i 9. Dzikir Pagi Petang dari HR Ibnus Sunni 10. Dzikir Pagi Petang dari HR Abu Dawud dan Ibnu Majah 11. Dzikir Pagi Petang dari HR At-Tirmidzi dan Abu Dawud 12. Dzikir Pagi Petang untuk Perlindungan Diri 13. Dzikir Pagi Petang dari HR Ahmad IV/337 14. Dzikir Pagi Petang dari HR Al-Hakim 15. Dzikir Pagi Petang dari HR Abu Dawud IV/332 16. Dzikir Pagi Petang dari HR Ahmad III/406-407 17. Dzikir Pagi Petang untuk Memperberat Amalan Baik di Hari Kiamat 18. Tahlil 19. Istighfar 20. Sholawat Nabi Muhammad
Sebagai hamba, tentunya seorang muslim perlu senantiasa mengingat Allah SWT, misalnya dengan berdzikir. Dzikir tersebut bisa diamalkan kapan saja. Namun, dzikir yang dibaca pada waktu pagi dan petang memiliki keutamaan tersendiri.
Dikutip dari buku Ensiklopedia Amalan Nabi oleh Abdillah Firmanzah Hasan, perintah dan anjuran dzikir pagi dan petang tercantum dalam berbagai ayat Al-Quran dan hadits. Salah satunya adalah surat Al-Ahzab ayat 41-42 yang artinya, "Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan zikir sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang."
Bacaan dzikir pagi petang dapat berupa kalimat tahlil, istighfar, ayat-ayat Al-Quran, dan kalimat-kalimat baik lainnya. Agar bisa mengamalkan dengan baik, simak dan catat 20 bacaan dzikir pagi petang yang dirangkum dari buku Koleksi Lengkap Dzikir Pagi-Petang oleh Ustadz Abdul Wahhab dan buku Dzikir Pagi & Petang dan Sesudah Shalat Fardhu oleh Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani berikut ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalil Dzikir Pagi Petang dalam Al-Quran dan Hadis
Setiap pagi dan petang, kaum muslim dianjurkan untuk banyak bertasbih, beristighfar, membaca Al-Quran, dan melakukan amalan baik lainnya. Pada pagi hari, seorang muslim bisa membaca dzikir setelah sholat Subuh hingga terbit matahari atau sampai waktu Dhuha. Adapun dzikir petang bisa diamalkan setelah sholat Ashar hingga terbenamnya matahari atau hingga menjelang sholat Isya.
Dalil tentang dzikir pagi dan petang sendiri tercantum dalam beberapa ayat Al-Quran. Selain Surat Al-Ahzab yang telah disebutkan sebelumnya, perintah dzikir pagi dan petang juga tercantum dalam surat Ghafir ayat 55 berikut.
فَاصْبِرْ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ وَّاسْتَغْفِرْ لِذَنْۢبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْاِبْكَارِ
Artinya: "Bersabarlah, sesungguhnya janji Allah itu benar, mohonlah ampun untuk dosamu, dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi!"
Selain itu, dalil dzikir pagi dan petang juga tercantum dalam HR Abu Dawud:
"Sungguh, aku duduk bersama beberapa orang yang berdzikir kepada Allah Ta'ala setelah sholat Subuh hingga matahari terbit lebih aku sukai daripada memerdekakan empat keturunan Nabi Ismail. Sungguh, aku duduk bersama beberapa orang yang berdzikir kepada Allah Ta'ala setelah sholat Ashar hingga matahari terbenam lebih aku sukai daripada memerdekakan empat orang."
20 Dzikir Pagi dan Petang Berdasar Sunnah Nabi SAW
Berikut adalah 20 bacaan dzikir yang bisa dibaca pagi hari maupun sore hari, berdasarkan sunnah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam:
1. Ayat Kursi
Dalam HR Hakim, Rasulullah SAW mengatakan bahwa membaca ayat kursi di pagi hari dapat melindungi seseorang dari gangguan jin hingga sore hari, sedangkan membacanya di sore hari dapat melindungi seseorang dari gangguan jin hingga pagi hari. Bacaan ayat kursi adalah sebagai berikut.
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Allâhu lâ ilâha illâ huw, al-ḫayyul-qayyûm, lâ ta'khudzuhû sinatuw wa lâ na'ûm, lahû mâ fis-samâwâti wa mâ fil-ardl, man dzalladzî yasyfa'u 'indahû illâ bi'idznih, ya'lamu mâ baina aidîhim wa mâ khalfahum, wa lâ yuḫîthûna bisyai'im min 'ilmihî illâ bimâ syâ', wasi'a kursiyyuhus-samâwâti wal-ardl, wa lâ ya'ûduhû ḫifdhuhumâ, wa huwal-'aliyyul-'adhîm.
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Mahatinggi lagi Mahaagung."
2. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
Ketiga surat ini bisa dibaca masing-masing 3 kali. Dalam HR Abu Dawud dan Tirmidzi, disebutkan bahwa membaca ketiga surat ini setiap pagi dan sore hari dapat mencukupkan pembacanya dari segala sesuatu.
Berikut adalah bacaan Surat Al-Ikhlas ayat 1-4.
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ١ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ ٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ ٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌࣖ ٤
Qul huwallâhu aḫad, allâhush-shamad, lam yalid wa lam yûlad, wa lam yakul lahû kufuwan aḫad.
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), 'Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.'"
Bacaan Surat Al-Falaq ayat 1-5 adalah sebagai berikut.
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ ٢ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ ٣ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ ٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَࣖ ٥
Qul a'ûdzu birabbil-falaq, min syarri mâ khalaq, wa min syarri ghâsiqin idzâ waqab, wa min syarrin-naffâtsâti fil-'uqad, wa min syarri ḫâsidin idzâ ḫasad.
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), 'Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.'"
Adapun bacaan Surat An-Nas ayat 1-6 adalah sebagai berikut.
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ ١ مَلِكِ النَّاسِۙ ٢ اِلٰهِ النَّاسِۙ ٣ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ ٤ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِࣖ ٦
Qul a'ûdzu birabbin-nâs, malikin-nâs, ilâhin-nâs, min syarril-waswâsil-khannâs, alladzî yuwaswisu fî shudûrin-nâs, minal-jinnati wan-nâs.
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), 'Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.'"
3. Dzikir Pagi Petang dari HR Muslim
Berdasarkan HR Muslim IV/2088, bacaan dzikir yang bisa dibaca di pagi hari adalah sebagai berikut.
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّمَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابِ فِي الْقَبْرِ
Ashbahnaa wa ashbahal mulku lillaah, walhamdu lillaah, laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Rabbii as'aluka khaira maa fii haadzal yaumi wa khaira maa ba'dah, wa a'uudzu bika min syarri maa fii haadzal yaumi wa syarri maa ba'dah. Rabbii a'uudzu bika minal kasali wa suu'il kibar. Rabbii a'uudzu bika min 'adzaabin fin naari wa 'adzaabin fil qabr.
Artinya: "Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Rabb-ku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesu-dahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur."
Selain dzikir pagi, hadis tersebut juga menyebutkan bacaan dzikir petang sebagai berikut.
أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ -لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا . فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ، وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ.
Amsainaa wa amsal mulku lillaah, walhamdu lillaah, laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Rabbii as'aluka khaira maa fii haadzihil lailah, wa khaira maa ba'dahaa, wa a'uudzu bika min syarri maa fii haadzihil lailah wa syarri maa ba'dahaa. Rabbii a'uudzu bika minal kasali wa suu'il kibar. Rabbii a'uudzu bika min 'adzaabin fin naari wa 'adzaabin fil qabr.
Artinya: "Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Al-lah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Ma-hakuasa atas segala sesuatu. Ya Rabb-ku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Dan Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudahnya. Ya-Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur."
4. Dzikir Pagi Petang dari HR At-Tirmidzi
Setelah membaca doa di atas, detikers bisa melanjutkan dzikir dengan bacaan yang dari HR At-Tirmidzi V/466 berikut.
اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ تَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
Allaahumma bika ashbahnaa, wa bika amsainaa, wa bika nahyaa, wa bika namuutu wa ilaikan nusyuur.
Artinya: "Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan per-tolongan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk)"
Adapun bacaan untuk dzikir petang adalah sebagai berikut.
اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا ، وَبِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Allaahumma bika amsainaa, wa bika ashbahnaa, wa bika nahyaa, wa bika namuutu wa ilaikal mashiir.
Artinya: "Ya Allah, dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami masuk waktu sore, dan dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami masuk waktu pagi. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu tempat kembali (bagi semua makhluk)."
5. Sayyidul Istighfar
Dalam HR Bukhari, disebutkan bahwa seseorang yang membaca sayyidul istighfar di sore hari lalu meninggal di malam harinya, maka ia akan masuk surga. Hal ini juga berlaku untuk pagi hari. Bacaan sayyidul istighfar adalah sebagai berikut.
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa anaa 'abduka, wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'uudzu bika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Eng-kau, Engkau-lah yang menciptakan aku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku de-ngan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nik-mat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau."
6. Dzikir Pagi Petang dari HR Abu Dawud IV/317
Dalam HR Abu Dawud IV/317, terdapat bacaan dzikir di pagi hari. Dzikir ini dibaca 4 kali dengan bacaan sebagai berikut.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ
Allaahumma innii ashbahtu usyhiduka wa usy-hidu hamalata 'arsyika, wa malaa-ikataka wa jamii'a khalqika, annaka antal laahu laa ilaaha illaa anta wahdaka laa syariika laka, wa anna Muhammadan 'abduka wa rasuuluka.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu pagi ini mempersaksikan Engkau, Malaikat yang memikul Arsy-Mu, Malaikat-Malaikat dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau semata, tidak ada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu."
Jika dibaca pada sore hari, maka bacaannya adalah sebagai berikut.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَمْسَيْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ
Allaahumma innii amsaitu usyhiduka wa usy-hidu hamalata 'arsyika, wa malaa-ikataka wa jamii'a khalqika, annaka antal laahu laa ilaaha illaa anta wahdaka laa syariika laka, wa anna Muhammadan 'abduka wa rasuuluka.
"Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu sore ini mempersaksikan Engkau, Malaikat yang memikul 'Arsy-Mu, Malaikat-Malaikat dan seluruh makhluk-Mu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah, Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau semata, tidak ada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu." (Dibaca 4x)
7. Dzikir Pagi Petang dari HR Abu Dawud IV/318
Berikut adalah bacaan dzikir pagi yang tercantum dalam HR Abu Dawud IV/318.
اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِيْ مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشَّكْرُ
Allaahumma maa ashbaha bii min ni'matin aw bi-ahadin min khalqika faminka wahdaka laa syariika laka, falakal hamdu wa lakasy syukr.
Artinya: "Ya Allah, nikmat yang kuterima atau diterima oleh seseorang di antara makhluk-Mu di pagi ini adalah dari-Mu semata, tidak ada sekutu bagi-Mu. Bagi-Mu segala puji dan kepada-Mu panjatan syukur (dari seluruh makhluk-Mu)."
Adapun bacaan dzikir untuk sore hari adalah sebagai berikut.
اللَّهُمَّ مَا أَمْسَى بِيْ مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشَّكْرُ
Allaahumma maa amsaa bii min ni'matin aw bi-ahadin min khalqika faminka wahdaka laa syariika laka, falakal hamdu wa lakasy syukr.
Artinya: "Ya Allah, nikmat yang kuterima atau diterima oleh seseorang di antara makhluk-Mu di sore ini adalah dari-Mu semata, tidak ada sekutu bagi-Mu. Bagi-Mu segala puji dan kepada-Mu panjatan syu-kur (dari seluruh makhluk-Mu)."
8. Dzikir Pagi Petang dari HR Abu Dawud, Ahmad, dan An-Nasa'i
Dalam HR Abu Dawud, Ahmad, dan An-Nasa'i, terdapat bacaan dzikir pagi petang yang memuat permohonan untuk kesehatan dan keselamatan diri. Dzikir ini bisa dibaca 3 kali di pagi hari maupun malam hari dengan bacaan sebagai berikut.
اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اَللَّهُمَّ عَافِنِي ففِي سَمْعِي، اَللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
Allaahumma 'aafinii fii badanii, Allaahumma 'aafinii fii sam'ii, Allaahumma 'aafinii fii basharii, laa ilaaha illaa anta. Allaahumma innii a'uudzu bika minal kufri wal faqri, wa a'uudzu bika min 'adzaabil qabr, laa ilaaha illaa anta.
Artinya: "Ya Allah, selamatkan tubuhku (dari penyakit dan yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkan pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau sesuatu yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkan penglihatanku. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Ya Allah, sesung-guhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau."
9. Dzikir Pagi Petang dari HR Ibnus Sunni
Dalam HR Ibnu Sunni, terdapat bacaan dzikir yang bisa dibaca pagi hari maupun sore hari. Dzikir ini bisa dibaca 7 kali dengan bacaan sebagai berikut.
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa, 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul 'arsyil 'azhiim.
Artinya: "Allah-lah yang mencukupi (segala kebutuhanku), Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Dia, kepada-Nya aku bertawakal. Dia-lah Rabb (yang menguasai) 'Arsy yang agung."
10. Dzikir Pagi Petang dari HR Abu Dawud dan Ibnu Majah
Berikut adalah bacaan dzikir pagi petang berdasarkan HR Abu Dawud dan Ibnu Majah.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اَللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيَّ، وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أَغْتَالَ مِنْ تَحْتِي
Allaahumma innii as'alukal 'afwa wal 'aafiyah fid dunyaa wal aakhirah. Allaahumma innii as'alukal 'afwa wal 'aafiyah fii diinii wa dun-yaaya wa ahlii wa maalii. Allaahummastur 'auraatii wa aamin rau'aatii. Allaahummahfazhnii min bayni yadayya, wa min khalfii, wa 'an yamiinii wa 'an syimaalii, wa min fauqii, wa a'uudzu bi 'azhamatika an ughtaala min tahtii.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau bumi pecah yang membuat aku jatuh dan lain-lain)."
11. Dzikir Pagi Petang dari HR At-Tirmidzi dan Abu Dawud
Berikut adalah bacaan dzikir pagi petang berdasarkan HR At-Tirmidzi dan Abu Dawud.
اللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي، وَمِنْ شَرِ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِي سُوْءًا أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ
Allaahumma 'aalimal ghaibi wasy syahaadah, faathiras samaawaati wal ardh, rabba kulli syai'in wa maliikah, asyhadu an laa ilaaha illaa anta, a'uudzu bika min syarri nafsii, wa min syarrisy syaithaani wa syirkih, wa an aqtarifa 'alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim.
Artinya: "Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku, syaitan dan bala tentaranya, dan aku (berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya kepada seorang muslim."
12. Dzikir Pagi Petang untuk Perlindungan Diri
Dalam HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad, terdapat dzikir yang bisa dibaca di pagi hari maupun sore hari agar terhindar dari segala hal yang dapat membahayakan diri. Dzikir ini bisa dibaca 3 kali dengan bacaan sebagai berikut.
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ في الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma'asmihii syai'un fil ardhi wa laa fis samaa'i wa huwas samii'ul 'aliim.
Artinya: "Dengan nama Allah yang bila disebut, segala se-suatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
13. Dzikir Pagi Petang dari HR Ahmad IV/337
Dzikir ini bisa dibaca sebanyak 3 kali di pagi hari maupun sore hari dengan bacaan sebagai berikut.
رَضِيْتُ بِاللَّهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا
Radhītu billaahi rabban, wa bil-islāmi dīnan, wa bi-Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama nabiyyan.
Artinya: "Aku rela Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Nabi (yang diutus oleh Allah)."
14. Dzikir Pagi Petang dari HR Al-Hakim
Berikut adalah bacaan dzikir pagi petang yang tercantum dalam HR Al-Hakim.
يَا حَيُّ يَا فَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْتُ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ
Yaa Hayyu yaa Qayyūm, birahmatika astaghītsu, ashlih lī sya'nī kullah, wa lā takilnī ilā nafsī tharfa 'ain.
Artinya: "Wahai Rabb Yang Mahahidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku mohon pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekalipun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).
15. Dzikir Pagi Petang dari HR Abu Dawud IV/332
Berikut adalah bacaan dzikir pagi hari berdasarkan HR Abu Dawud.
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمِ: فَتْحَهُ، وَنَصْرَهُ وَنُوْرَهُ، وَبَرَكَتَهُ، وَهُدَاهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْهِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ
Ashbahnaa wa ashbahal mulku lillaahi rabbil 'aalamiin. Allaahumma innii as'aluka khaira haadzal yaum: fathahu, wa nashrahu, wa nuurahu, wa barakatahu, wa hudaahu. Wa a'uudzu bika min syarri maa fiihi wa syarri maa ba'dah.
Artinya: "Kami memasuki waktu pagi, sedang kerajaan hanya milik Allah, Rabb seluruh alam. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat), pertolongan, cahaya, berkah, dan petunjuk di hari ini. Aku berlindung kepada Mu dari kejelekan apa yang ada di dalamnya dan kejahatan sesudahnya."
Jika dibaca petang, maka bacaan dzikirnya adalah sebagai berikut.
أَمْسَيْنَا وَأَمْسَ الْمُلْكُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذِهِ اللَّيْلَةِ : فَتْحَهَا، وَنَصْرَهَا وَنُوْرَهَا، وَبَرَكَتَهَا، وَهُدَاهَا، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا
Amsainaa wa amsal mulku lillaahi rabbil 'aalamiin. Allaahumma innii as'aluka khaira haadzihil lailah: fathahaa, wa nashrahaa, wa nuurahaa, wa barakatahaa, wa hudaahaa. Wa a'uudzu bika min syarri maa fiihaa wa syarri maa ba'dahaa.
Artinya: "Kami memasuki waktu sore, sedang kerajaan hanya milik Allah, Rabb seluruh alam. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat), pertolongan, cahaya, berkah, dan petunjuk di hari ini. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan apa yang ada di dalamnya dan kejahatan sesudahnya."
16. Dzikir Pagi Petang dari HR Ahmad III/406-407
Berdasarkan HR Ahmad, bacaan dzikir yang bisa dibaca di pagi hari adalah sebagai berikut.
أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيمَ، حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Ashbahnaa 'alaa fithratil islaam, wa 'alaa kalimatil ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallam, wa 'alaa millati abiinaa Ibraahiim, haniifan musliman wa maa kaana minal musyrikiin.
Artinya: "Di waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kita Muhammad, dan agama ayah kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik."
Jika dibaca di sore hari, maka bacaannya menjadi seperti ini.
أَمْسَيْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيمَ، حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Amsainaa 'alaa fithratil islaam, wa 'alaa kalimatil ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallam, wa 'alaa millati abiinaa Ibraahiim, haniifan musliman wa maa kaana minal musyrikiin.
Artinya: "Di waktu sore kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kita Muhammad, dan agama ayah kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik."
17. Dzikir Pagi Petang untuk Memperberat Amalan Baik di Hari Kiamat
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ
Subhaanallaahi wa bihamdih.
Artinya: "Mahasuci Allah, aku memuji-Nya."
Dalam HR. Muslim, Rasulullah SAW mengatakan bahwa membaca dzikir tersebut 100 kali di pagi dan sore hari akan memperberat amalan baik seseorang saat hari kiamat kelak.
18. Tahlil
Kalimat tahlil berikut bisa dibaca 1, 10, atau 100 kali saat pagi dan petang.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir.
Artinya: "Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu."
Dalam HR Nasa'i, disebutkan bahwa membaca kalimat tahlil tersebut 10 kali di pagi maupun sore hari akan mendapat ganjaran berupa catatan 10 kebaikan, menghapuskan 10 kesalahan, setara dengan memerdekakan 10 orang budak, serta terlindungi dari setan.
Dalam HR Bukhari dan Muslim, disebutkan pula bahwa membaca dzikir tersebut sebanyak 100 kali sehari akan mendapat pahala seperti memerdekakan 10 budak, mendapat catatan 100 kebaikan, dihapuskan darinya 100 keburukan, serta mendapat perlindungan dari setan pada hari tersebut hingga sore hari.
19. Istighfar
Salah satu amalan yang dianjurkan setiap pagi dan sore hari adalah memohon ampunan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, detikers bisa membaca kalimat istighfar berikut sebanyak 100 kali dalam sehari.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْه
Astaghfirullaaha wa atuubu ilaih.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya."
20. Sholawat Nabi Muhammad
Saat berdzikir di pagi hari maupun sore hari, detikers bisa membaca sholawat berikut sebanyak 10 kali.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ
Allaahumma shalli wa sallim 'alaa nabiyyinaa Muhammad.
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam ke-pada Nabi kami Muhammad."
Nah, itu dia 20 bacaan dzikir pagi petang. Jangan lupa diamalkan, ya!
Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
