Seorang ibu rumah tangga RD (32) warga Desa Sedayu, Kecamatan Tulung, Klaten ditemukan meninggal di septic tank rumahnya. Korban diduga tercebur septic tank yang longsor saat memasak di dapur.
"Diduga korban saat kejadian beraktivitas di dapur lalu korban menginjak tutupnya sehingga terperosok," jelas Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto kepada detikJateng, Jumat (1/5/2026) pagi.
Dijelaskan Suwoto setelah diperiksa tim medis korban dinyatakan telah meninggal dunia. Dari permintaan dari pihak keluarga korban langsung disucikan untuk dimakamkan.
"Permintaan dari pihak keluarga korban langsung disucikan untuk dimakamkan. Korban berhasil dievakuasi pukul 23.30 WIB oleh tim bersama BPBD ,SAR dan Damkar Klaten," jelas Suwoto.
Suwoto menjelaskan septic tank letaknya di dalam rumah yang di atasnya juga dapur. Berbentuk kontak dengan ukuran 2X2 meter dengan kedalaman sekitar lima meter, untuk tutup terbuat dari beton cor.
"Tutup terbuat dari beton cor dan terjatuh ke dalam sumur diduga akibat kontur tanah yang lunak dan berakibat tidak bisa menahan beban tutup," pungkas Suwoto.
Komandan SAR Kabupaten Klaten, Irwan Santoso, menjelaskan posko mendapatkan laporan kejadian sekitar pukul 19.00 WIB. Laporan menyebutkan seorang ibu terperosok septic tank.
"Laporan bahwa seorang ibu terperosok septic tank, personel langsung ke lokasi. Sampai lokasi jadi posisi kondisi septic tank sudah rapuh, terperosok dan tertimpa material longsoran," terang Irwan kepada wartawan di lokasi.
Menurut Irwan dari keterangan pihak keluarga korban awalnya sedang memasak di dapur. Saat di dapur terperosok ke septic tank.
"Kalau kedalaman sekitar empat meter namun untuk timbunan material kurang lebih 1,5 meter. Kita membutuhkan waktu cukup lama karena harus memindahkan material longsoran yang menimpa si korban," terang Irwan.
" Kita membutuhkan waktu sekitar lima jam karena harus mengangkat material, tanah dan tembok juga sudah labil jadi kita butuh kehati-hatian. Cuaca juga gerimis," imbuhnya.
Kades Sedayu, Kecamatan Tulung, Sri Kuatno, mengatakan dari keterangan keluarga korban sedang memasak mi di dapur. Kemudian tetangga mendengar teriakan.
"Ada teriakan, tetangga yang rumahnya bersebelahan langsung ngecek, ternyata septic tank di dapur ambles dan korban terperosok. Tanah longsorannya menimbun," ungkap Sri Kuatno di lokasi.
Warga kata Kuatno, langsung keluar rumah melapor ke Pemdes dan relawan diteruskan ke Damkar, SAR, BPBD dan Polsek. Saat kejadian korban bersama dua anaknya di rumah.
"Bersama dua orang anak di rumah, suaminya kerja. Kemungkinan septic tank tergerus air, karena septic tank sekalian saluran dari kamar mandi," papar Kuatno.
"Kebetulan hujan deras sekitar maghrib, bahkan sejak siang sudah hujan," lanjut Kuatno.
Simak Video "Video: 36 Biksu Thudong yang Jalan Kaki dari Thailand Telah Sampai di Borobudur"
(apl/apl)