Mayat Pria Misterius Penuh Luka Ditemukan di Brown Canyon Semarang

Mayat Pria Misterius Penuh Luka Ditemukan di Brown Canyon Semarang

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Kamis, 30 Apr 2026 20:24 WIB
Ilustrasi jenazah
Ilustrasi mayat penuh luka ditemukan di Brown Canyon Semarang. (Foto: Thinkstock)
Semarang -

Sesosok mayat laki-laki fitemukan mengapung di Embung Brown Canyon, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Polisi melakukan autopsi terhadap mayat tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat laki-laki tersebut ditemukan di kawasan bekas galian C Brown Canyon, Kamis (30/4/2026) pagi. Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengapung di air.

Mayat tersebut pertama kali diketahui warga sekitar yang tengah beraktivitas di lokasi. Saat ditemukan, posisi korban telungkup di kubangan air bekas galian. Polisi juga tidak menemukan pakaian di sekitar lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Inafis Polrestabes Semarang yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.

ADVERTISEMENT

Di antaranya terdapat luka di bagian leher, kondisi lidah terjulur, serta beberapa luka lecet di area kepala dan bagian tubuh lainnya. Selain itu, juga ditemukan dugaan luka lebam di bagian leher, meski tidak ditemukan luka berat.

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Tembalang, Kompol Tyas membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, laporan penemuan mayat diterima dari warga pagi tadi.

"Pada pukul 09.30 WIB, SPKT mendapatkan informasi dari warga adanya mayat yang mengapung di Embung Brown Canyon. Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan," kata Tyas melalui pesan singkat kepads detikJateng, Kamis (30/4).

Saat ditemukan, kondisi korban tanpa identitas dan tidak mengenakan busana. Jasad itu dalam posisi terapung di dalam air.

"Laki-laki tanpa identitas dengan kondisi tanpa busana terapung di dalam air," ujarnya.

Polisi pun telah melakukan sejumlah langkah penanganan di lokasi kejadian, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), mencari barang bukti, serta memintai keterangan saksi-saksi.

Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan tim dari Polrestabes Semarang, termasuk Resmob, Jatanras, dan Inafis, serta Basarnas untuk proses evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Sena, juga membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Saat ini, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Iya benar, dan ini sedang dilakukan proses otopsi di RS Bhayangkara ya," kata Andika melalui pesan singkat kepada detikJateng.

Saat ditanya apakah ada dugaan tanda kekerasan atau indikasi tindak pidana, Andika tak membeberkan secara detail. Ia menyebut pihaknya masih menunggu hasil autopsi.

"Nanti tunggu dari hasil autopsi dulu, nanti diinformasikan," ucapnya.




(ams/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads