Satu orang tewas dalam kejadian longsor tambang galian C di Desa Pakem Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Menurut keterangan polisi, korban terjebak di dalam truk sebelum tertimpa material bebatuan galian.
Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan mengatakan olah tempat kejadian terkendala kondisi di lapangan karena hujan deras. Menurutnya korban jiwa seorang sopir truk berasal dari Grobogan. Hanya untuk identitas lengkap masih dalam pendataan oleh kepolisian.
"Ini saya sudah di lokasi, baru olah tempat kejadian, ini karena hujan tidak bisa maksimal, terus perkembangan infonya satu meninggal dunia. Identitas belum kami ketahui karena di sini sedang hujan. Itu warga Grobogan, sopir truk dump," kata Sahlan saat dihubungi lewat sambungan telepon, Kamis (30/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sahlan mengatakan korban merupakan sopir truk dump. Saat kejadian korban berada di dalam truk. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri. Akan tetapi, sudah lebih dulu tertimpa material galian.
"Karena dia di dalam truk mau menyelamatkan diri malah tertimpa material batu galian C, sehingga ya korban itu. Sopir dump itu," terang dia.
Diberitakan sebelumnya, tambang galian C di wilayah Desa Pakem Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati longsor siang ini. Akibat dari kejadian tersebut satu orang dikabarkan tewas tertimbun.
Informasi kejadian tambang longsor diunggah pada akun instagram @komunitasanakaslipati. Pada unggahan itu memperlihatkan adanya bukit tambang galian c mengalami longsor. Terlihat warga mendatangi lokasi kejadian.
Pada unggahan ini kejadian tambang longsor ini terjadi pukul 11.30 WIB tadi. Dituliskan ada korban jiwa dalam kejadian ini.
"Terjadi laka longsor di Pakem Kecamatan Sukolilo, pukul 11.30 WIB informasinya ada meninggal dunia sopir truk dam warga Mayahan Grobogan," tulisnya seperti dilihat detikJateng, Kamis (30/4).
Dimintai konfirmasi warga Sukolilo, Slamet Riyanto, mengatakan kejadian tambang longsor pada siang tadi. Menurutnya kejadian itu bermula saat adanya aktivitas galian c. Akan tetapi galian itu menimbulkan longsor dan menimpa orang.
"Kejadian itu terjadi sekira pukul 12.00 WIB. Ada alat berat di situ, itu material galian c longsor dan menimpa 2 orang. Sopir truk sama operator alat berat," jelas dia saat dihubungi siang ini.
Menurutnya ada korban jiwa dalam kejadian ini, yaitu seorang sopir truk yang meninggal dunia. Sedangkan, operator alat berat dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya kritis.
"Kabarnya yang meninggal satu orang yang terkena batu galian C, sopir dam yang meninggal dunia. Yang operator alat berat kritis dilarikan ke rumah sakit," jelasnya.
(par/aku)
