Kabar bahagia datang dari pesepakbola Timnas Indonesia, Pratama Arhan. Di tengah kesibukannya berkarier, Arhan resmi menyandang status sarjana usai mengikuti wisuda di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).
Pantauan detikJateng, wisuda ke-87 Udinus dilangsungkan di Hotel Patra Convention, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Tampak Arhan keluar dari ballroom masih mengenakan toga dan diajak berfoto para orang tua wisudawan.usai wisuda ke-87 Udinus di Hotel Patra, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (29/4/2026).
"Alhamdulillah tentunya saya sangat senang bisa lulus dan dapat ijazah blokchain juga, tentunya buat saya suatu kebanggaan," kata Arhan usai diwisuda, Rabu (29/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu sangat happy sih, sangat mengesankan buat saya, membanggakan. (Wisuda ditemani siapa?) Ada keluarga saya," lanjutnya.
Arhan merupakan mahasiswa Program Sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Udinus angkatan 2020. Dia mengaku bersyukur bisa menuntaskan pendidikannya meski harus membagi waktu antara kuliah dan karier sepak bola profesional.
Tak berhenti di situ, Arhan menyebut sudah menyiapkan langkah berikutnya di dunia pendidikan. Ia berencana melanjutkan studi S2 di kampus yang sama.
"Saya akan mengambil beasiswa juga di Udinus tentunya. Saya mau ambil jurusan Ilmu Komunikasi," jelasnya.
Namun, ia mengaku tidak akan langsung melanjutkan kuliah S2 dalam waktu dekat. Arhan memilih fokus menyelesaikan kompetisi bersama klubnya di luar negeri.
"Mungkin saya akan break dulu, rest dulu, karena mau finishing season dulu, karena liga masih jalan. Mungkin saya akan fokus dulu, baru nanti daftar lagi. Mungkin (targetnya) akhir tahun," tambahnya.
Arhan bercerita, perjalanannya menyelesaikan kuliah tidak mudah. Ia harus menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam membagi waktu antara jadwal pertandingan, latihan, dan perkuliahan.
"Pasti banyak halangan, karena kan memang membagi waktunya agak sedikit susah karena saya harus ke Timnas, terus tim saya juga di luar negeri. Jadi saya kesusahan membagi waktu," ungkapnya.
Dukungan juga datang dari timnya, yang memberi izin agar Arhan bisa pulang ke Indonesia untuk mengikuti wisuda.
"Tapi alhamdulillah juga pihak Udinus juga ngasih kelonggaran juga buat saya ada daring. Jadi saya lebih tenang. Tim juga sangat suportif," katanya.
Dalam kesempatan itu, Arhan juga mengajak generasi muda, termasuk rekan-rekannya sesama pesepakbola, untuk tetap menempuh pendidikan tinggi.
"Buat teman-teman yang mau lanjut S2 Ilmu Komunikasi langsung saja daftar bersama saya," pesannya.
(alg/ahr)











































