Respons Undip soal Peserta UTBK di Kampusnya Curang Tanam Alat di Telinga

Respons Undip soal Peserta UTBK di Kampusnya Curang Tanam Alat di Telinga

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Selasa, 21 Apr 2026 17:19 WIB
Salah satu modus kecurangan dalam UTBK SNBT 2026 di Undip dengan menanamkan alat bantu dengar di lubang telinga
Salah satu modus kecurangan dalam UTBK SNBT 2026 di Undip dengan menanamkan alat bantu dengar di lubang telinga Foto: Zahrah Muthmainnah/detikedu
Semarang -

Pihak kampus Universitas Diponegoro (Undip) buka suara terkait temuan kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di kampus. Undip menegaskan pihaknya berkomitmen memastikan pelaksanaan UTBK berjalan tertib.

Hal itu disampaikan Direktorat Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi. Saat dimintai konfirmasi, ia membenarkan adanya temuan kecurangan dalam pelaksanaan UTBK di Undip. Namun, ia tak berkenan menjelaskan kronologi maupun siapa calon mahasiswa yang melakukan kecurangan tersebut.

"Untuk pelanggaran komunikasinya 1 pintu di panitia pusat Jakarta," kata Nurul melalui pesan singkat, Senin (21/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, sudah ada pemeriksaan menggunakan metal detector bagi seluruh peserta sebelum memasuki ruang ujian, untuk mencegah potensi kecurangan serta menjaga integritas proses seleksi.

ADVERTISEMENT

"Universitas Diponegoro berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan UTBK berjalan secara tertib, adil, dan transparan," tuturnya.

Selain itu, lanjut Nurul, sistem pelaksanaan tes juga telah diperbarui dan ditingkatkan oleh panitia pusat UTBK secara nasional. Pembaruan itu mencakup penguatan sistem keamanan, peningkatan stabilitas platform ujian, serta pengawasan yang lebih ketat selama pelaksanaan tes berlangsung.

"Universitas Diponegoro sebagai pelaksana di daerah mengikuti seluruh standar dan protokol yang telah ditetapkan oleh panitia pusat guna menjamin kualitas dan kredibilitas hasil UTBK," ucapnya.

Dilansir detikEdu, pelaksanaan hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 diwarnai berbagai temuan kecurangan. Hal itu disampaikan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 Prof Dr Ir Eduart Wolok, ST, MT.

Salah satu temuan yang cukup mengejutkan ditemukan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Seorang peserta menanam alat bantu dengar di dalam telinganya.

"Yang berikut juga ada kecurangan di pusat UTBK di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, berupa untuk menggunakan alat bantu dengar. Alat bantu dengarnya sampai masuk ke dalam telinga. Jadi kita harus bawa, oleh panitia pusat UTBK ini harus dibawa ke dokter THT untuk bisa melepas ini," kata Edward dalam Konperensi Pers di Pusat UTBK Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2026).




(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads