Duel LavAni Vs Bhayangkara Presisi, Pemanasan Sebelum Grand Final

Duel LavAni Vs Bhayangkara Presisi, Pemanasan Sebelum Grand Final

Prihatnomo - detikJateng
Minggu, 19 Apr 2026 12:04 WIB
Tim LavAni Livin Transmedia tetap fokus menatap laga pamungkas Final Four 2026.
Tim LavAni Livin Transmedia tetap fokus menatap laga pamungkas Final Four 2026. Foto: Prihatnomo/detikJateng
Semarang -

Jakarta LavAni Livin' Transmedia menutup putaran ketiga Final Four Proliga 2026 seri Semarang dengan melawan Jakarta Bhayangkara Presisi. Hasil laga nanti juga akan menentukan siapa juara Final Four 2026 seri kedua ini. Pada seri pertama, LavAni tampil menjadi juara.

Selain itu, duel nanti juga menjadi pemanasan kedua tim sebelum kembali bertemu di Grand Final yang akan berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pekan depan.

Seperti diketahui, LavAni dan Bhayangkara Presisi kembali tampil sebagai finalis musim ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Duel LavAni melawan Bhayangkara Presisi akan berlangsung di GOR Jatidiri Semarang, pada Minggu (19/4/2026) sore, mulai pukul 16.00 WIB. Laju kedua tim juga berjalan positif usai meraih kemenangan di laga pertama di Semarang.

Pada laga pembuka seri penutup atau seri ketiga Final Four di GOR Jatidiri Semarang, LavAni berhasil menang atas Surabaya Samator dengan skor telak 3-0 (25-15, 25-21, 25-21).

ADVERTISEMENT

Ini merupakan kemenangan kelima dari lima laga selama babak empat besar ini. Dengan kemenangan ini pula, tim milik Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono belum terkalahkan selama Final Four.

Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, menegaskan timnya tetap serius menatap laga pamungkas Final Four 2026 Semarang. Terkait rotasi pemain, itu sepenuhnya menjadi keputusan pelatih.

Menurutnya rotasi pemain menjadi bagian dari strategi tim dalam menjaga performa sepanjang kompetisi.

"Apakah memulai dengan pemain inti atau melakukan rotasi lebih awal, yang pasti semua pemain dipersiapkan. Karena kita tidak tahu kondisi di perjalanan atau saat pertandingan. Kalau ada pemain yang performanya kurang maksimal, pemain lain sudah siap menggantikan," kata Erwin dalam keterangan yang diterima detikJateng pada Minggu (19/4/2026).

Sementara Bhayangkara Presisi berhasil mengalahkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-20, 27-25, 25-19). Kemenangan tersebut membuat sang juara bertahan sukses mengunci tiket Grand Final

Kemenangan ini juga menegaskan dominasi Bhayangkara Presisi di kancah voli nasional.

Pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran menuturkan tiket final ini adalah langkah awal untuk menuntaskan misi besar yakni mempertahankan singgasana juara.

Menatap laga pamungkas melawan rival berat, LavAni Livin Transmedia, Toiran mengisyaratkan melakukan rotasi di laga nanti.

"Tujuan awal kami adalah final. Sekarang saatnya memberikan jam terbang bagi pemain muda untuk menjaga kebugaran pilar utama sebelum bentrok di Grand Final," pungkasnya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads