Seorang mahasiswa menemukan seekor ular piton di belakang asrama Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Kecamatan Ngaliyan. Mahasiswa tersebut menemukan piton itu setelah mendengar bunyi gemerisik di semak-semak.
Ular itu ditemukan mahasiswa bernama Cahya pada Kamis (16/4) pukul 22.00 WIB. Setelah mendengar gemerisik di semak-semak belakang asrama mahasiswa, Cahya lantas menyorotkan lampu senter. Saat itulah dia melihat ada seekor ular piton cukup besar.
"Itu ada laporan dari mahasiswa melihat kalau di situ ada ular, malam sekitar jam 22.00 WIB. Kok ada suara krusek-krusek, disenteri, ternyata ular," kata Kabid Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, saat dihubungi detikJateng, Jumat (17/4/2026).
Mengetahui adanya ular piton, Cahya langsung melapor ke Damkar Kota Semarang. Kebetulan ular itu belum berpindah tempat.
"Laporan masuk, alhamdulilah ularnya belum pindah, di semak-semak itu. Teman-teman (tim Damkar Kota Semarang) gerak ke sana," jelas Tantri.
Tantri menyebut proses evakuasi cukup mudah. Sebab, ular tersebut hanya berdiam di semak-semak.
"Ternyata ularnya masih ada di situ juga, jadi agak mudah pegangnya," katanya.
Adapun panjang ular tersebut sekitar 2 meter hingga 2,5 meter dan berukuran cukup besar. Kini ular tersebut telah diamankan di Mako Damkar Kota Semarang, Kecamatan Semarang Barat.
"Ular piton panjang sekitar 2-2,5 meter, termasuk besar. Sudah kita amankan di dalam tong plastik," pungkasnya.
Simak Video "Video: Wujud Ular Piton 6 Meter yang Dibunuh Warga karena Gigit Petani"
(dil/ams)