Kru Sound Horeg Tewas Kesetrum saat Karnaval di Gabus Pati

Kru Sound Horeg Tewas Kesetrum saat Karnaval di Gabus Pati

Dian Utoro Aji - detikJateng
Selasa, 14 Apr 2026 18:16 WIB
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian di jalan Desa Bogotanjung Kecamatan Gabus Pati, Selasa (14/4/2026).
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian di jalan Desa Bogotanjung Kecamatan Gabus Pati, Selasa (14/4/2026). Foto: Dok Polresta Pati
Pati -

Seorang kru sound sistem tewas tersetrum saat karnaval di Kabupaten Pati. Momen kejadian pun terekam kamera warga dan viral di media sosial.

Video ketika kru sound horeg kesetrum vidal di media sosial. Seperti diunggah pada akun instagram lambe_turah.

Pada unggahan itu memperlihatkan iring-iringan karnaval sound horeg yang dimuat di atas truk. Naas saat kejadian seorang kru kesetrum listrik saat berupaya menyingkirkan kabel jaringan listrik agar tidak menghalangi laju truk bermuatan sound horeg yang sedang berjalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kru sound horeg di Pati tewas kesetrum tegangan tinggi saat karnaval," tulisnya seperti dilihat detikJateng, Selasa (14/4/2026).

Hal ini pun dibenarkan oleh Kapolsek Gabus, AKP Daffid Paradhi. Dijelaskan peristiwa itu terjadi dalam kegiatan karnaval di Desa Bogotanjung, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati pada Sabtu (11/4) malam.

ADVERTISEMENT

Korban diketahui bernama Galang (20), warga Dusun Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RSU Kayen untuk mendapatkan penanganan medis.

"Korban bersama kru lain berada di atas truk sound system sejak sore hari sekitar pukul 16.00 WIB dalam rangka mengikuti kegiatan karnaval desa," kata Daffid dalam keterangan tertulis kepada wartawan sore ini.

Dijelaskan peristiwa itu terjadi pukul 20.30 WIB, ketika perangkat sound sistem yang dibawa truk tersangkut kabel listrik yang melintang di jalan. Dalam upaya melepaskan sangkutan tersebut, korban diduga memegang kabel listrik yang ternyata dalam kondisi terkelupas.

"Korban berupaya melepaskan kabel yang tersangkut, namun diduga tidak mengetahui bahwa kondisi kabel tersebut terkelupas dan masih dialiri listrik," jelasnya.

Menurutnya korban saat bertugas menjadi kru sound horeg menggunakan sarung tangan. Akan tetapi kondisi hujan menyebabkan sarung tangannya basah. Sehingga tidak mampu melindungi dari aliran listrik.

"Meski menggunakan sarung tangan karet, namun karena dalam kondisi basah akibat hujan deras, alat pelindung tersebut tidak efektif menahan aliran listrik yang mengenai korban," kata dia.

Dijelaskan dua rekan korban yang ada di lokasi berusaha menolong. Korban sempat dibawa ke RSU Kayen. Namun nahas, setibanya di Instalasi Gawat Darurat, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

"Korban sempat dibawa ke RSU Kayen oleh rekan-rekannya untuk mendapatkan pertolongan medis, namun berdasarkan keterangan petugas medis, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat tiba di rumah sakit," jelasnya.

Dari hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, kejadian ini murni kecelakaan kerja. Dugaan sementara korban mengalami henti jantung akibat tersengat aliran listrik," ungkap dia.

Daffid mengatakan jenazah korban langsung dibawa oleh pihak keluarga bersama kru manajemen Sound Starmax menuju Kabupaten Kediri untuk dimakamkan. Polisi mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik, khususnya saat kegiatan di ruang terbuka dan dalam kondisi cuaca buruk.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan penyelenggara kegiatan agar lebih memperhatikan faktor keselamatan, terutama terkait instalasi listrik, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali," pungkas AKP Daffid.

Adapun dalam peristiwa ini, barang bukti yang diamankan berupa kabel listrik yang terkelupas yang diduga menjadi penyebab utama korban tersengat aliran listrik. Polisi masih mendalami perkara ini.

"Barang bukti kabel diamankan petugas dan perkara ini dalam pemeriksaan lebih lanjut," ungkap dia.




(afn/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads