Jasad seorang nelayan bernama Sungkowo (50) akhirnya ditemukan tewas di perairan selatan Pulau Nusakambangan. Korban sebelumnya dilaporkan hilang diduga terjatuh dari perahunya saat mencari ikan pada Jumat (10/4) lalu.
Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, mengatakan korban ditemukan setelah tim SAR gabungan menerima laporan dari nelayan Kampung Laut sekitar pukul 09.00 WIB.
"Korban ditemukan di koordinat 7Β°48'51.05"S 108Β°57'50.58"T atau sekitar 5,7 nautical mile ke arah timur dari lokasi kejadian awal selatan perairan Nusakambangan," kata Abdullah dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, laporan orang tenggelam ini diterima Kantor SAR Cilacap pada Jumat (10/4) pukul 05.45 WIB dari seorang pelapor bernama Eko. Korban merupakan warga Desa Ujung Gagak, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap
Korban diduga terjatuh di perairan Samudera Hindia selatan Nusakambangan, tepatnya di sekitar koordinat 7Β°47'22.23"S 108Β°52'14.82"T.
"Pada hari keempat pencarian, tim SAR gabungan membagi operasi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan koordinasi dengan instansi terkait sekaligus menyebarkan informasi kepada nelayan yang melaut," terangnya.
Sementara itu, SRU kedua melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 06. Pencarian difokuskan ke arah timur dari titik pencarian sebelumnya dengan luas area sekitar 6 nautical mile persegi.
"Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi pada pukul 10.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka," ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR pun diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi SAR," pungkasnya.
(apl/afn)
