Kapan Awal Bulan Zulkaidah 2026? Ini Perkiraan dan Kalender Lengkapnya

Kapan Awal Bulan Zulkaidah 2026? Ini Perkiraan dan Kalender Lengkapnya

Sri Wahyuni Oktafia - detikJateng
Senin, 13 Apr 2026 13:07 WIB
Ilustrasi kalender atau cuti bersama
Ilustrasi kalender. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Photobuay)
Solo -

Mengetahui awal bulan dalam kalender Hijriah menjadi hal penting bagi umat Islam, terutama untuk menentukan waktu ibadah dan momentum keagamaan. Salah satu bulan yang tak kalah penting adalah Zulkaidah, yang termasuk dalam bulan haram atau bulan suci dalam Islam.

Menjelang akhir bulan Syawal tahun 2026, banyak detikers mulai mencari tahu kapan tepatnya awal bulan Zulkaidah 1447 H. Apalagi, penentuan tanggal dalam kalender Hijriah sering kali bisa berbeda tergantung metode yang digunakan, seperti hisab maupun rukyatul hilal.

Berdasarkan kalender resmi yang dirilis Kementerian Agama Republik Indonesia, bulan Zulkaidah 1447 H diperkirakan jatuh pada bulan April 2026. Hal ini sejalan dengan susunan kalender Hijriah yang menunjukkan bahwa periode Syawal hingga Zulkaidah berlangsung pada bulan tersebut .

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, kapan tepatnya awal bulan Zulkaidah tahun 2026 ? Simak penjelasan lengkapnya beserta kalender, peristiwa penting, dan amalan yang dianjurkan di bulan Zulkaidah berikut ini.

ADVERTISEMENT

Apa Itu Bulan Zulkaidah?

Bulan Zulkaidah merupakan salah satu bulan penting dalam kalender Islam. Mengutip buku Program Bimbingan dan Konseling Pendekatan Quran karya Muhammad Andri Setiawan dan Karyono Ibnu Ahmad, Zulkaidah adalah bulan ke-11 dalam penanggalan Hijriah.

Bulan ini memiliki makna yang sakral dalam sejarah Islam. Pada masa Arab dahulu, Zulkaidah dikenal sebagai bulan di mana peperangan dihentikan. Bahkan, secara makna, Zulkaidah dapat diartikan sebagai "penguasa gencatan senjata", karena masyarakat saat itu sepakat untuk tidak berperang demi menjaga kedamaian.

Hal ini juga sejalan dengan penjelasan dalam buku Bahkan Tuhan pun Berkurban karya Ahmad Rifa'i Rif'an, yang menyebutkan bahwa Zulkaidah termasuk bulan yang dimuliakan dalam Islam. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

"Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Syaban." (HR. Bukhari dan Muslim).

Artinya, Zulkaidah termasuk dalam empat bulan haram yang memiliki keutamaan khusus atau bulan yang dimuliakan. Pada bulan ini, setiap amalan memiliki nilai lebih besar di sisi Allah SWT, kebaikan dilipatgandakan pahalanya, sementara dosa juga mendapat balasan yang lebih berat. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

Kapan Awal Bulan Zulkaidah 2026?

Penetapan awal bulan Zulkaidah 2026 di Indonesia memiliki sedikit perbedaan, tergantung pada metode yang digunakan oleh masing-masing pihak.

Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Zulkaidah 1447 H jatuh pada 19 April 2026. Sementara itu, versi Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Zulkaidah 1447 H jatuh pada 18 April 2026. Perbedaan ini merupakan hal yang umum terjadi dalam penentuan kalender Hijriah. Meski demikian, umat Islam tetap bisa menyesuaikan dengan ketetapan yang diyakini atau mengikuti keputusan pemerintah untuk pelaksanaan ibadah secara bersama-sama.

Kalender Zulkaidah 1447 H/2026 M Lengkap

1. Versi Pemerintah dan NU

Merujuk Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 oleh Kemenag, berikut daftar kalender Zulkaidah 1447 H:

  • 1 Zulkaidah 1447 H = Minggu, 19 April 2026
  • 2 Zulkaidah 1447 H = Senin, 20 April 2026
  • 3 Zulkaidah 1447 H = Selasa, 21 April 2026
  • 4 Zulkaidah 1447 H = Rabu, 22 April 2026
  • 5 Zulkaidah 1447 H = Kamis, 23 April 2026
  • 6 Zulkaidah 1447 H = Jumat, 24 April 2026
  • 7 Zulkaidah 1447 H = Sabtu, 25 April 2026
  • 8 Zulkaidah 1447 H = Minggu, 26 April 2026
  • 9 Zulkaidah 1447 H = Senin, 27 April 2026
  • 10 Zulkaidah 1447 H = Selasa, 28 April 2026
  • 11 Zulkaidah 1447 H = Rabu, 29 April 2026
  • 12 Zulkaidah 1447 H = Kamis, 30 April 2026
  • 13 Zulkaidah 1447 H = Jumat, 1 Mei 2026
  • 14 Zulkaidah 1447 H = Sabtu, 2 Mei 2026
  • 15 Zulkaidah 1447 H = Minggu, 3 Mei 2026
  • 16 Zulkaidah 1447 H = Senin, 4 Mei 2026
  • 17 Zulkaidah 1447 H = Selasa, 5 Mei 2026
  • 18 Zulkaidah 1447 H = Rabu, 6 Mei 2026
  • 19 Zulkaidah 1447 H = Kamis, 7 Mei 2026
  • 20 Zulkaidah 1447 H = Jumat, 8 Mei 2026
  • 21 Zulkaidah 1447 H = Sabtu, 9 Mei 2026
  • 22 Zulkaidah 1447 H = Minggu, 10 Mei 2026
  • 23 Zulkaidah 1447 H = Senin, 11 Mei 2026
  • 24 Zulkaidah 1447 H = Selasa, 12 Mei 2026
  • 25 Zulkaidah 1447 H = Rabu, 13 Mei 2026
  • 26 Zulkaidah 1447 H = Kamis, 14 Mei 2026
  • 27 Zulkaidah 1447 H = Jumat, 15 Mei 2026
  • 28 Zulkaidah 1447 H = Sabtu, 16 Mei 2026
  • 29 Zulkaidah 1447 H = Minggu, 17 Mei 2026

2. Versi Muhammadiyah

Merujuk situs Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), berikut kalender Zulkaidah 1447 H:

  • 1 Zulkaidah 1447 H = Sabtu, 18 April 2026
  • 2 Zulkaidah 1447 H = Minggu, 19 April 2026
  • 3 Zulkaidah 1447 H = Senin, 20 April 2026
  • 4 Zulkaidah 1447 H = Selasa, 21 April 2026
  • 5 Zulkaidah 1447 H = Rabu, 22 April 2026
  • 6 Zulkaidah 1447 H = Kamis, 23 April 2026
  • 7 Zulkaidah 1447 H = Jumat, 24 April 2026
  • 8 Zulkaidah 1447 H = Sabtu, 25 April 2026
  • 9 Zulkaidah 1447 H = Minggu, 26 April 2026
  • 10 Zulkaidah 1447 H = Senin, 27 April 2026
  • 11 Zulkaidah 1447 H = Selasa, 28 April 2026
  • 12 Zulkaidah 1447 H = Rabu, 29 April 2026
  • 13 Zulkaidah 1447 H = Kamis, 30 April 2026
  • 14 Zulkaidah 1447 H = Jumat, 1 Mei 2026
  • 15 Zulkaidah 1447 H = Sabtu, 2 Mei 2026
  • 16 Zulkaidah 1447 H = Minggu, 3 Mei 2026
  • 17 Zulkaidah 1447 H = Senin, 4 Mei 2026
  • 18 Zulkaidah 1447 H = Selasa, 5 Mei 2026
  • 19 Zulkaidah 1447 H = Rabu, 6 Mei 2026
  • 20 Zulkaidah 1447 H = Kamis, 7 Mei 2026
  • 21 Zulkaidah 1447 H = Jumat, 8 Mei 2026
  • 22 Zulkaidah 1447 H = Sabtu, 9 Mei 2026
  • 23 Zulkaidah 1447 H = Minggu, 10 Mei 2026
  • 24 Zulkaidah 1447 H = Senin, 11 Mei 2026
  • 25 Zulkaidah 1447 H = Selasa, 12 Mei 2026
  • 26 Zulkaidah 1447 H = Rabu, 13 Mei 2026
  • 27 Zulkaidah 1447 H = Kamis, 14 Mei 2026
  • 28 Zulkaidah 1447 H = Jumat, 15 Mei 2026
  • 29 Zulkaidah 1447 H = Sabtu, 16 Mei 2026
  • 30 Zulkaidah 1447 H = Minggu, 17 Mei 2026

Peristiwa Penting di Bulan Zulkaidah

Bulan Zulkaidah bukan hanya dikenal sebagai salah satu bulan haram (suci), tetapi juga menyimpan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam. Mengutip laman NU Online, ada sejumlah kejadian besar yang terjadi pada bulan ini dan menjadi pelajaran berharga bagi umat Islam.

1. Perang Bani Quraizhah

Salah satu peristiwa bersejarah yang terjadi adalah Perang Bani Quraizhah. Peristiwa ini bermula ketika malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad dan menyampaikan bahwa peperangan belum berakhir.

Mendengar hal tersebut, Rasulullah kemudian memerintahkan para sahabat untuk segera menuju perkampungan Bani Quraizhah. Bahkan, beliau berpesan agar para sahabat tidak melaksanakan sholat ashar sebelum tiba di lokasi.

Setibanya di sana, kaum muslim mengepung kelompok Bani Quraizhah selama kurang lebih 25 hari. Hingga akhirnya, mereka menyerah setelah diliputi rasa takut dan menerima keputusan hukum dari Rasulullah.

2. Perjanjian Hudaibiyah

Peristiwa penting lainnya adalah Perjanjian Hudaibiyah yang terjadi pada bulan Zulkaidah tahun ke-6 atau ke-7 Hijriah. Saat itu, Nabi Muhammad bersama sekitar 1.400 sahabat berangkat dari Madinah dengan tujuan melaksanakan umroh, bukan untuk berperang.

Namun, kaum Quraisy sempat mengira kedatangan tersebut sebagai ancaman. Setelah melalui dialog, akhirnya kedua pihak sepakat untuk melakukan perjanjian damai yang dikenal sebagai Sulh Hudaibiyah. Perjanjian ini menjadi titik penting dalam perkembangan Islam, karena membuka jalan bagi penyebaran dakwah yang lebih luas tanpa konflik bersenjata.

3. Rasulullah Umroh di Bulan Ini

Bulan Zulkaidah juga dikenal sebagai waktu yang sering dipilih Nabi Muhammad untuk melaksanakan umroh. Selain untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah, juga untuk mempersiapkan diri menghadapi datangnya kewajiban rukun Islam yang kelima berupa ibadah haji. Hal ini turut dijelaskan dalam hadis berikut:

Ψ§ΨΉΩ’ΨͺΩŽΩ…ΩŽΨ±ΩŽ Ψ±ΩŽΨ³ΩΩˆΩ’Ω„Ω Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ψ£ΩŽΨ±Ω’Ψ¨ΩŽΨΉΩŽ ΨΉΩΩ…ΩŽΨ±Ω ΩƒΩΩ„Ω‘ΩΩ‡ΩΩ†Ω‘ΩŽ فِي ذِي Ψ§Ω„Ω’Ω‚ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽΨ©Ω: ΨΉΩΩ…Ω’Ψ±ΩŽΨ© Ω…ΩΩ†ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ψ­ΩΨ―ΩŽΩŠΩ’Ψ¨ΩΩŠΩŽΨ©Ω فِي ذِي Ψ§Ω„Ω’Ω‚ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽΨ©ΩΨŒ ΩˆΩŽΨΉΩΩ…Ω’Ψ±ΩŽΨ© Ω…ΩΩ†ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩŽΨ§Ω…Ω الْمُقْبِلِ فِي ذِي Ψ§Ω„Ω’Ω‚ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽΨ©ΩΨŒ ΩˆΩŽΨΉΩΩ…Ω’Ψ±ΩŽΨ© Ω…ΩΩ†ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ψ¬ΩΨΉΩ’Ψ±ΩŽΨ§Ω†ΩŽΨ©ΩΨŒ ΩˆΩŽΨΉΩΩ…Ω’Ψ±ΩŽΨ© Ω…ΩŽΨΉΩŽ Ψ­ΩŽΨ¬Ω‘ΩŽΨͺِهِ

Artinya: "Rasulullah melakukan umroh sebanyak empat kali, semuanya pada bulan Zulkaidah, yaitu umroh dari Hudaibiyah di bulan Zulkaidah; satu umroh pada tahun berikutnya pada bulan Zulkaidah; satu umroh dari Ji'ranah; dan umrah bersama hajinya." (HR Bukhari)

4. Allah Berfirman kepada Nabi Musa

Peristiwa penting lainnya adalah momen ketika Nabi Musa menerima wahyu dari Allah SWT. Dalam Al-Quran surah Al-Araf ayat 143 disebutkan bahwa Allah berbicara langsung kepada Nabi Musa pada waktu yang telah ditentukan.

ΩˆΩŽΩ„ΩŽΩ…Ω‘ΩŽΨ§ جَاؑ Ω…ΩΩˆΨ³ΩŽΩ‰ Ω„ΩΩ…ΩΩŠΩ‚ΩŽΨ§ΨͺΩΩ†ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΩƒΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ…ΩŽΩ‡Ω Ψ±ΩŽΨ¨Ω‘ΩΩ‡Ω

Artinya: "Dan ketika Musa datang untuk (munajat) pada waktu yang telah Kami tentukan dan telah berfirman (langsung) kepadanya (Musa)."

Menurut penjelasan ulama tafsir seperti Ibnu Katsir, peristiwa tersebut terjadi pada bulan Zulkaidah. Ini semakin menegaskan bahwa bulan ini memiliki keistimewaan tersendiri dalam sejarah kenabian.

Amalan yang Dianjurkan di Bulan Zulkaidah

Sebagai salah satu bulan haram, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan menjauhi perbuatan buruk selama Zulkaidah. Mengutip dari Majelis Ulama Indonesia, berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan:

1. Melaksanakan Puasa Sunnah

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah memperbanyak puasa sunnah. Puasa di bulan-bulan haram memiliki keutamaan tersendiri dibanding bulan lainnya setelah Ramadan. Dalam kitab I'anah at-Thalibin disebutkan bahwa puasa paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan haram.

Urutannya dimulai dari Rajab, kemudian Zulhijjah, Zulkaidah, dan Syaban. Detikers bisa menjalankan puasa Senin-Kamis, puasa ayyamul bidh (tanggal 13, 14, 15 Hijriah), atau puasa sunnah lainnya sesuai kemampuan.

2. Melaksanakan Umroh

Bulan Zulkaidah juga dikenal sebagai waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan umroh, khususnya bagi yang sudah mampu secara finansial dan fisik. Hal ini meneladani Nabi Muhammad yang dalam hidupnya tercatat melakukan umroh sebanyak empat kali, dan dilaksanakan pada bulan Zulkaidah. Selain bernilai ibadah, umroh di bulan ini juga menjadi bentuk persiapan spiritual menjelang musim haji di bulan berikutnya

3. Tidak Melakukan Perbuatan Zalim

Karena termasuk bulan suci, umat Islam dianjurkan untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertindak. Segala bentuk kezaliman, baik kepada diri sendiri maupun orang lain, sebaiknya dihindari.

Contohnya seperti berkata kasar, menyakiti orang lain, berbuat curang, hingga melakukan tindakan yang merugikan sesama. Di bulan ini, menjaga lisan dan perilaku menjadi bagian penting dari ibadah.

4. Memperbanyak Amalan Kebaikan Sehari-hari

Selain ibadah khusus, detikers juga bisa memperbanyak amalan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan bersedekah, membantu orang lain, menjaga silaturahmi, hingga memperbanyak dzikir dan doa. Amalan kecil yang dilakukan secara konsisten justru bisa memberikan dampak besar, apalagi jika dilakukan di bulan yang dimuliakan seperti Zulkaidah.

Demikian penjelasan mengenai kapan datangnya bulan Zulkaidah tahun 2026 beserta kalender lengkap, peristiwa penting, dan amalan yang bisa dilakukan. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menjadi panduan bagi detikers dalam menyambut bulan Zulkaidah 1447 H dengan lebih siap dan penuh keberkahan.

Artikel ini ditulis oleh Sri Wahyuni Oktafia peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(sto/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads