Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil menaklukkan Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (23-25, 25-21, 25-23, 25-20), dalam lanjutan Putaran Final Four Kedua Proliga 2026 di GOR Sritex Arena, Kota Solo.
Popsivo Polwan yang sebelumnya berhasil mengalahkan Electric PLN Mobile, berhasil unggul pada set pertama, atas Phonska Plus yang pada hari pertama Putaran Kedua dikalahkan Pertamina Enduro.
Namun Phonska Plus bangkit. Mereka mampu memanfaatkan kelemahan Popsivo Polwan, hingga menyapu bersih set kedua, ketiga, dan keempat.
Laga berjalan cukup ketat, dengan kedua tim terus saling mencuri poin. Namun Phonska Plus yang bermain dengan kedalaman skuad yang lebih matang, mampu memenangi laga.
Pelatih Phonska Plus Pupuk Indonesia, Alessandro Lodi, mengatakan laga di Putaran Final Four sudah sangat sulit. Namun mereka belajar dari kekalahan sebelumnya saat bertemu Pertamina Enduro.
"Kekalahan kemarin untuk pembelajaran, dan kita harus bangkit, kita tunjukan kekuatan kami hari ini. Pada laga pertama kita bermain tidak begitu bagus, tapi kita bisa membalikkan keadaan. Kita masih melakukan recovery, dan kita mulai temukan ritme pertandingan," kata Alessandro, saat konferensi pers di GOR Sritex Arena, Kota Solo, Sabtu (11/4/2025).
Diakuinya, Popsivo memiliki pertahanan yang cukup bagus, dan terus menekan lewat servis. Namun Phonska mampu bangkit dan memenangi laga.
Hasil ini membuat Phonska menempati urutan pertama klasemen sementara di Final Four. Mereka kembali menggeser Bhayangkara Presisi yang keluar sebagai juara Putaran Pertama. Sementara Popsivo Polwan berada diurutan ketiga, dan Electric PLN Mobile berada diurutan keempat.
Dalam laga terakhir Putaran Final Four Kedua tim putri, akan mempertemukan Bhayangkara Presisi melawan Electric PLN Mobile pada Minggu (12/4/2026).
Alessandro menuturkan, Phonska akan berusaha terus meraih poin untuk mengamankan tiket ke final Proliga 2026.
"Kita senang dengan hasil pertandingan ini. Kita akan lihat, perlu beberapa poin lagi untuk ke final," ucapnya.
Sementara itu, Pelatih Popsivo Polwan, Darko Dobreskov mengatakan, absennya sejumlah pemain senior sangat mempengaruhi performa tim. Skuadnya bermain dengan komposisi yang baru.
"Final Four ini harusnya bisa tampil lebih stabil, tapi kita harus banyak melakukan adaptasi di lapangan terkait persoalan teknis," kata Darko.
Simak Video "Video Api Abadi Mrapen Padam, Kenapa?"
(alg/alg)