Perjalanan kereta api di jalur Prupuk-Linggapura sempat terganggu akibat kerusakan jembatan. Namun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto memastikan jalur tersebut kini sudah bisa dilalui kembali.
Jalur hulu Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) No 1109 dilaporkan kembali operasional mulai pukul 16.20 WIB. Kereta pertama yang melintas adalah KA Bangunkarta.
"Kereta api pertama yang melintas di jalur tersebut adalah KA Bangunkarta dengan kecepatan terbatas 20 km/jam setelah dilakukan perbaikan intensif," kata Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As'ad Habibuddin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2026) petang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
As'ad menjelaskan, KAI masih menerapkan peningkatan kecepatan secara bertahap sambil memastikan kondisi jembatan benar-benar aman. Petugas juga masih disiagakan di lokasi untuk melakukan proses normalisasi lanjutan.
Struktur Hidraulika Rusak
Operasional sempat terganggu setelah KAI memberlakukan Semboyan 3 atau penghentian sementara pada jalur hulu sejak pukul 12.58 WIB. Langkah ini diambil menyusul adanya kerusakan pada struktur hidraulika jembatan.
Kerusakan tersebut meliputi area drempel, pilar, hingga talud yang dinilai berpotensi membahayakan perjalanan kereta. Akibatnya, sedikitnya 13 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan, di antaranya:
1. KA 282 (Bengawan) lambat 18 menit
2. KA Plb 7006 (Batavia) lambat 19 menit
3. KA Plb 61B (Manahan) lambat 19 menit
4. KA Plb 62B (Manahan) lambat 12 menit
5. KA 161 (Bangunkarta) lambat 16 menit
6. KA 184 (Kamandaka) lambat 28 menit
7. Ka 89 (Gayabaru Malam Selatan) lambat 17 menit
8. Ka 90 (Gayabaru Malam Selatan) lambat 13 menit
9. Ka 195 (Kamandaka) lambat 7 menit
10. Plb 256B (Jaka Tingkir) lambat 29 menit
11. Ka 5 (Argo Semeru) lambat 14 menit
12. Plb 115B (Sawunggalih) lambat 9 menit
13. Ka 162 (Bangunkarta) lambat 18 menit
KAI memastikan penanganan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar normal. "Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, termasuk keterlambatan perjalanan. Namun demikian, keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan tetap menjadi prioritas utama," tutup As'ad.
Diberitakan sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menghentikan sementara operasional satu jalur di lintas Prupuk-Linggapura, Jumat (10/4). Kebijakan ini diambil menyusul adanya potensi bahaya pada Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) No. 1109.
Penghentian dilakukan pada jalur hulu dengan pemberlakuan Semboyan 3, yakni tanda bahwa jalur di depan tidak aman untuk dilintasi kereta api.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As'ad Habibuddin, menjelaskan kerusakan terjadi pada struktur hidraulika jembatan, meliputi drempel, pilar, hingga talud.
"Kondisi pondasi jembatan terkikis banjir. Kerusakan dipicu tingginya debit air sungai, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi," ujar As'ad dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Jumat (10/4).
(aku/dil)
