- Materi IPS Kelas 7 SMP Semester 2 Materi Tema 3: Potensi Ekonomi Lingkungan A. Pemanfaatan dan Pelestarian Potensi Sumber Daya Alam B. Potensi Indonesia menjadi Negara Maju C. Toponimi D. Ekonomi di Lingkungan Sekitar E. Interaksi Sosial Materi Tema 4: Pemberdayaan Masyarakat A. Keragaman Sosial Budaya di Masyarakat B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya C. Pemberdayaan Masyarakat D. Peranan Komunitas dalam Kehidupan Masyarakat
Aktivitas pembelajaran semester dua kini telah dimulai. Oleh karena itu, para siswa dan guru membutuhkan pemahaman mengenai materi yang dipelajari di semester dua ini. Sebagai bahan belajar, berikut terdapat rangkuman materi IPS kelas 7 SMP semester 2.
Mengutip dari buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Sosial Edisi Revisi untuk SMP/Mts Kelas VII oleh Muhammad Nursa'ban dan Supardi, materi IPS kelas 7 SMP mencakup empat tema, yakni tema kehidupan sosial dan kondisi lingkungan sekitar, tema keberagaman lingkungan sekitar, tema potensi ekonomi lingkungan, dan tema pemberdayaan masyarakat.
Tema pertama dan tema kedua tersebut telah dipelajari di semester satu. Sementara tema ketiga dan keempat dipelajari di semester dua. Bagi detikers yang membutuhkan rangkuman materinya, di bawah ini telah tersaji rangkuman materinya secara lengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Materi IPS Kelas 7 SMP Semester 2
Materi IPS kelas 7 SMP semester 2 mencakup tema ketiga dan tema keempat. Berikut rangkuman materinya yang dihimpun dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial Edisi Revisi untuk SMP/MTs Kelas VII oleh Muhammad Nursa'ban dan Supardi.
Materi Tema 3: Potensi Ekonomi Lingkungan
A. Pemanfaatan dan Pelestarian Potensi Sumber Daya Alam
1. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia
Jenis sumber daya alam berdasarkan kelestariannya:
- Sumber daya alam dapat diperbarui : air, tanah, dan hutan.
- Sumber daya alam tidak dapat diperbarui: minyak bumi dan batu bara.
Jenis potensi sumber daya alam di Indonesia:
a) Sumber daya alam hutan
Hutan adalah lahan lebih dari 6,25 hektare yang terdiri dari pohon setinggi 5 meter dan 30% tutupan kanopi. Kawasan hutan di Indonesia memiliki tiga fungsi, yakni:
- Sebagai hutan produksi yang berfungsi untuk menghasilkan bahan baku produksi.
- Sebagai hutan lindung yang berfungsi untuk melindungi sistem daya dukung lingkungan hidup.
- Sebagai hutan konservasi yang berfungsi untuk melindungi dan melestarikan alam melalui kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam.
b) Sumber daya alam tambang
Barang tambang adalah sumber daya alam yang berasal dari perut bumi. Terdapat tiga golongan tambang, yakni sebagai berikut.
- Bahan galian golongan A (bahan galian strategis): dikelola pemerintah untuk kepentingan negara, misalnya minyak bumi dan gas.
- Bahan galian golongan B (bahan galian vital): untuk memenuhi hajat hidup orang banyak, misalnya perak, emas, dan tembaga.
- Bahan galian golongan C (bahan galian industri): untuk digunakan dalam kegiatan industri, misalnya batu, pasir, dan batu kapur.
c) Sumber daya alam kemaritiman
- Potensi perikanan: usaha penangkapan ikan di laut yang dilakukan di pantai atau tengah laut.
- Energi kelautan: energi gelombang, energi pasang surut, energi arus laut, dan energi panas laut.
- Wisata bahari: pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil.
2. Penyebab Perubahan Potensi Sumber Daya Alam
Perubahan potensi sumber daya alam di Indonesia disebabkan oleh faktor-faktor berikut:
- Populasi manusia semakin bertambah
- Peningkatan konsumsi
- Eksploitasi sumber daya alam secara berlebih
- Pemikiran mengenai teknologi yang dapat memecahkan segala masalah
- Pencemaran dan kerusakan lingkungan
3. Pengaruh Sumber Daya Alam terhadap Kehidupan Penduduk
Sumber daya alam berpengaruh terhadap kehidupan penduduk suatu wilayah karena menjadi sumber kehidupan bagi manusia. Sumber daya alam dimanfaatkan untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti makan, minum, tempat tinggal, sumber energi, dan pembangkit listrik.
Sumber daya pertanian dimanfaatkan sebagai lahan pertanian untuk menanam gandum, padi, jagung, dan tanaman hortikultura sebagai tanaman pangan. Sumber daya alam perairan dimanfaatkan untuk menangkap ikan dan organisme air lainnya sebagai sumber makanan. Sumber daya alam seperti air, tanah, dan matahari dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
3. Perbedaan Sumber Daya Alam dalam Perdagangan Internasional
Perbedaan sumber daya alam setiap negara menyebabkan adanya kegiatan ekspor dan impor. Ekspor adalah kegiatan menjual produk ke luar luar negeri, sedangkan impor adalah kegiatan membeli produk dari luar negeri.
Kegiatan perdagangan internasional dapat dilakukan dengan berbagai cara, yakni sebagai berikut.
- Perdagangan antarindividu
- Perdagangan antarindividu dengan pemerintah
- Perdagangan antarpemerintah
B. Potensi Indonesia menjadi Negara Maju
Beberapa potensi yang dimiliki Indonesia untuk menjadi negara maju adalah sebagai berikut.
a. Potensi Sumber Daya Alam
Beberapa potensi sumber daya alam Indonesia yang dapat dimanfaatkan mencakup berikut.
- Keanekaragaman hayati: flora dan fauna.
- Pertanian dan perkebunan: kelapa sawit, karet, kopi, dan kakao.
- Tambang dan energi: batu bara, minyak bumi, gas alam, timah, nikel, dan tembaga.
- Energi terbarukan: panas bumi, air, dan surya.
- Perikanan dan kelautan: hasil sumber daya ikan.
- Kehutanan dan industri kayu.
- Industri pangan dan bioteknologi.
- Bahan baku industri: nikel, timah, dan bauksit.
- Industri sawit dan bioenergi.
b. Potensi Bonus Demografi
Bonus demografi adalah kondisi ketika sebagian besar penduduk Indonesia dalam usia produktif (usia kerja). Manfaat bonus demografi antara lain:
- Peningkatan produktivitas ekonomi
- Peningkatan jumlah konsumsi
- Peningkatan inovasi dan teknologi
- Peluang investasi
C. Toponimi
Toponimi adalah studi tentang nama-nama tempat yang disematkan melalui penamaan pada penampakan fisik dan kultural. Toponimi suatu tempat diturunkan turun-temurun dan berasal dari hasil budaya dalam segi sejarah serta simbolis.
D. Ekonomi di Lingkungan Sekitar
1. Pelaku ekonomi
Bentuk pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi:
- Konsumsi: membeli atau menikmati barang atau jasa.
- Produksi: memproduksi barang atau jasa.
- Distribusi: melakukan distribusi barang atau jasa.
Jenis pelaku ekonomi:
- Rumah tangga konsumen (RTK): sekelompok masyarakat baik individu maupun kelompok yang melaksanakan konsumsi atas hasil produksi berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan.
- Rumah tangga produsen: pelaku kegiatan ekonomi yang menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
- Rumah tangga pemerintahan: melakukan pembelanjaan untuk kepentingan masyarakat umum.
- Masyarakat luar negeri: menyediakan tenaga kerja ahli dan menjadi investor untuk pembangunan dalam negeri.
2. Pasar
Pasar adalah sarana bertemunya pembeli dan penjual yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan transaksi jual beli. Pasar juga sarana kegiatan distribusi barang dan jasa. Pelaku ekonomi di pasar adalah produsen dan konsumen.
Produsen sebagai pihak yang menawarkan hasil produk atau jasa, sedangkan konsumen sebagai pihak yang mencari barang yang dibutuhkan di pasar. Pasar memiliki fungsi berikut.
a) Fungsi distribusi: sarana produsen mendistribusikan barang kepada konsumen.
b) Fungsi pembentuk harga: sarana produsen dan konsumen menetapkan harga barang.
c) Fungsi promosi: sarana promosi produk dan jasa kepada konsumen.
3. Harga
Harga adalah jumlah uang yang harus dibayarkan untuk mendapatkan suatu barang atau jasa. Harga juga diartikan sebagai nilai tukar barang dan jasa yang dinyatakan dalam bentuk uang.
Fungsi dari harga:
- Menjadi dasar untuk menentukan nilai suatu barang atau jasa yang akan dijual;
- Memudahkan penjual dan pembeli dalam melaksanakan transaksi;
- Menjadi dasar untuk menentukan kualitas barang maupun jasa yang akan dibeli;
- Menjadi dasar bagi produsen untuk menentukan harga jual dan mendapatkan laba; dan
- Menjadi acuan konsumen untuk menentukan apakah akan membeli atau tidak suatu barang.
E. Interaksi Sosial
Interaksi sosial manusia menyebabkan adanya status sosial dan peran sosial.
1. Status sosial
Status sosial adalah posisi sosial yang definitif yang dibagi menjadi tiga:
a) Assigned status: status sosial yang diberikan oleh masyarakat.
b) Achieved status: status yang diperoleh melalui usaha seseorang.
c) Ascribed status: status yang diperoleh melalui kelahiran.
2. Peran sosial
Peran sosial adalah perilaku yang diharapkan dari seseorang dalam status tertentu. Masing-masing peran menggambarkan peran yang berjalan dengan status. Misalnya, status kepala sekolah yang berperan untuk memberikan arahan dan motivasi bagi guru.
Materi Tema 4: Pemberdayaan Masyarakat
Materi IPS kelas 7 SMP semester 2 dilanjutkan dengan materi yang dipaparkan dalam tema 4 yang membahas mengenai pemberdayaan masyarakat. Berikut uraian materinya.
A. Keragaman Sosial Budaya di Masyarakat
Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang tinggi. Keragaman budaya tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut.
1. Pengaruh faktor geografis terhadap keragaman budaya
Keragaman budaya dipengaruhi faktor geografis yang mencakup:
a) Pengaruh isolasi geografis
Indonesia terdiri dari setiap pulau yang dipisahkan oleh lautan. Lautan inilah yang menjadi isolasi alamiah di antara kelompok masyarakat sehingga berkembang menjadi satu kesatuan suku bangsa.
b) Pengaruh letak geografis
Indonesia terletak pada persilangan antara Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Kondisi ini menyebabkan Indonesia banyak dikunjungi bangsa asing sehingga meningkatkan peluang terjadinya pertukaran kebudayaan.
c) Pengaruh kondisi iklim
Indonesia terdiri dari wilayah yang memiliki perbedaan iklim. Perbedaan antarwilayah ini menyebabkan perbedaan pola perilaku, seperti bahasa, sistem mata pencaharian, dan sistem ekonomi.
2. Jenis-jenis keragaman budaya
Keragaman budaya di Indonesia mencakup hal berikut.
- Bahasa
- Sistem pengetahuan
- Sistem organisasi kemasyarakatan
- Sistem peralatan hidup dan teknologi
- Sistem mata pencaharian dan sistem ekonomi
- Sistem religi
- kesenian
B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya
1. Sejarah lokal
Sejarah di Indonesia tidak hanya mencakup sejarah nasional, tetapi juga sejarah tingkat lokal. Beberapa sejarah tingkat lokal adalah sebagai berikut.
- Sejarah Sultan Nuku: pembawa persatuan multikultural Maluku dan Papua.
- Sejarah Ratu Kalinyamat.
- Sejarah Laksamana Malahayati.
2. Permasalahan sosial budaya
Permasalahan sosial budaya yang sering terjadi di masyarakat sebagai berikut.
- Eksploitasi pembangunan berlebihan: alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan industri dan pemukiman.
- Kesenjangan sosial dan kemiskinan: muncul akibat perbedaan tingkat pendapatan individu dan erat kaitannya dengan kemiskinan.
- Ketimpangan gender: ketidaksetaraan gender atau diskriminasi antara laki-laki dan perempuan dalam memperoleh kesempatan yang sama dalam kehidupan sosial.
- Kenakalan remaja: vandalisme, tawuran antarpelajar, dan penyalahgunaan narkoba.
C. Pemberdayaan Masyarakat
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, masyarakat membutuhkan pengorbanan ekonomi berupa uang. Oleh karena itu, masyarakat harus bekerja untuk mendapatkan pendapatan. Dalam mengelola keuangan, dikenal beberapa konsep, yakni sebagai berikut.
1. Uang
Uang adalah alat pembayaran yang sah dan diterima secara umum. Terdapat dua jenis uang di Indonesia, yakni
- Uang kartal: uang yang diterbitkan oleh pemerintah berupa uang logam dan uang kertas.
- Uang giral: simpanan pada bank yang dapat diambil menggunakan cek, giro, atau surat perintah pembayaran lain yang sah.
2. Pendapatan
Pendapatan adalah hasil dalam satuan uang yang diperoleh setiap manusia atau perusahaan atas kegiatan yang dilakukan. Besar kecilnya pendapatan memengaruhi perilaku konsumsi seseorang.
3. Tabungan
Tabungan adalah simpanan berupa uang yang berasal dari pendapatan yang tidak digunakan untuk keperluan sehari-hari atau kepentingan lain.
4. Investasi
Investasi merupakan simpanan uang yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah uang yang dimiliki. Hasil dari investasi dapat berupa laba, dividen, atau bunga. Investasi dapat dilakukan dalam bentuk saham, obligasi, dan reksa dana.
5. Literasi keuangan
Literasi keuangan adalah pengetahuan keuangan yang berperan sebagai pembuat keputusan untuk memenuhi kebutuhan, seperti dalam hal pembelian, penjualan, tabungan, investasi, maupun pekerjaan lainnya.
6. Pengelolaan keuangan keluarga
Pengelolaan keuangan adalah kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, dan mengendalikan keuangan untuk kegiatan konsumsi, tabungan, serta investasi.
Tujuan pengelolaan keuangan:
- Meminimalkan pengeluaran dana yang tidak diinginkan pada masa mendatang,
- Mengalokasikan dana yang tersedia secara efisien dan efektif,
- Mencapai target perencanaan keuangan jangka panjang,
- Melindungi dan meningkatkan kekayaan yang dimiliki,
- Mengatur pemasukan dan pengeluaran kas,
- Mengelola utang dan piutang
- Mencegah pemborosan
Langkah-langkah pengelolaan keuangan:
- Menyusun tujuan keuangan
- Menyusun rencana pendapatan
- Menyusun rencana pengeluaran
- Melakukan review
Mode pengelolaan keuangan:
- Sistem amplop: amplop sebagai tempat menyimpan uang sementara untuk digunakan sesuai dengan rencana kebutuhan.
- Sistem buku kas harian: mencatat pemasukan dan pengeluaran selama 1 bulan.
- Sistem kas keluarga: pembagian pengeluaran menjadi beberapa kelompok.
7. Lembaga keuangan
Lembaga keuangan adalah lembaga yang memberikan kemudahan dan keamanan dalam transaksi keuangan.
Jenis lembaga keuangan:
- Lembaga keuangan bank: memiliki wewenang untuk menerima dan menghimpun uang dalam bentuk tabungan serta meminjamkan uang kepada masyarakat.
- Lembaga keuangan nonbank: menghimpun dana dari masyarakat dengan cara mengeluarkan surat-surat berharga untuk disalurkan kepada perusahaan.
8. Peran masyarakat dan negara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pada era digital
Peran masyarakat:
- Menyesuaikan diri dengan belajar teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam kehidupan sehari-hari.
- Meningkatkan literasi digital sehingga dapat mengakses dan memanfaatkan era digital.
- Meningkatkan keterampilan teknologi agar dapat mengakses dan memanfaatkan inovasi digital.
Peran pemerintah:
- Pemerintah meningkatkan dan memperluas akses internet baik di perkotaan maupun di perdesaan.
- Pemerintah meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat di bidang teknologi.
- Pemerintah memberikan modal usaha bagi usaha kecil yang akan memasuki pasar digital.
- Pemerintah pusat dan pemerintah daerah bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk memberikan pelatihan ekonomi digital.
D. Peranan Komunitas dalam Kehidupan Masyarakat
Berikut peran komunitas dalam pembangunan berkelanjutan:
- Memberikan pengaruh agar individu memiliki pemikiran (mindset) ramah lingkungan dengan menyadari adanya hubungan timbal balik dengan alam.
- Berlaku aktif melalui berbagai dimensi pembangunan yang tercermin pada tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
- Berperan aktif dalam menjaga alam dan melakukan kegiatan sosial dan ekonomi secara bertanggung jawab.
Demikian rangkuman materi IPS untuk kelas 7 SMP semester 2 Kurikulum Merdeka. Semoga bermanfaat, ya!
Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(sto/apu)











































