Respons Jokowi Diminta JK Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik

Respons Jokowi Diminta JK Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik

Tara Wahyu NV - detikJateng
Jumat, 10 Apr 2026 13:47 WIB
Potret teman seangkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan jumpa pers, Jumat (21/10/2022)
Ilustrasi ijazah Jokowi. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng
Solo -

Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi) emoh menunjukkan ijazah aslinya ke hadapan publik seperti yang diminta oleh mantan wakilnya, Jusuf Kalla (JK). Jokowi tetap keukeuh menunjukkan ijazahnya di hadapan pengadilan.

"Mestinya yang menuduh itu yang membuktikan, bukan saya disuruh menunjukkan, nanti semua orang bisa menuduh dan suruh menunjukkan buktinya yang dituduh, kebalik-balik itu," katanya ditemui di kediaman Sumber, Banjarsari, Jumat (10/4/2026).

Jokowi meminta agar menunggu proses hukum yang berlanjut. Apalagi, laporannya ke Polda Metro Jaya terkait pencemaran nama baik sudah berjalan hampir satu tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu juga serahkan pada proses hukum yang ada. Ya pengin saya seperti itu (naik ke pengadilan) secepat-cepatnya. Ini kan sudah hampir satu tahun," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Jokowi akan kooperatif dalam menunjukkan ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Bukan hanya ijazah S1, Jokowi juga ingin menunjukkan ijazahnya dari SD.

"Ini kan sudah hampir satu tahun. Segera P21 dan segera diserahkan pada pengadilan untuk nanti kita bisa menunjukkan mana yang benar, mana yang enggak benar. Kalau diminta hakim untuk menunjukkan ijazah asli, ya akan saya tunjukkan. Baik SD, SMP, SMA, S1, semuanya akan saya tunjukkan," terangnya.

Dirinya memilih untuk menunjukkan ijazahnya di pengadilan karena dinilai sebagai forum hukum yang jelas.

"Iya, forumnya jelas. Forum hukumnya ada di pengadilan," ucap Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo itu membantah bahwa kasus ijazahnya memecah belah masyarakat. Terkait tudingan ijazah palsu, Jokowi merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya.

"Enggak, ini kan hanya urusan sebetulnya urusan pribadi saya karena saya merasa difitnah dan dicemarkan nama saya, itu aja," pungkasnya.

Dilansir dari detikNews, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menilai kasus ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sudah berlarut-larut. Dia menyebut kasus tersebut kini juga merugikan dirinya.

JK juga menilai kasus ijazah Jokowi telah berlarut-larut. Dia menyebut kasus ini merugikan Jokowi dan memicu perpecahan di tengah-tengah masyarakat.

"Sebenarnya kasus ini kan sudah 2 tahun, 3 tahun. Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua, puluhan miliar uang habis untuk apakah itu pengacara, apakah itu seperti saya ini, waktu saya hilang, dilibatkan," ucapnya.

JK berpandangan persoalan tersebut dapat diselesaikan secara sederhana. Dia meyakini Jokowi memiliki ijazah asli.

"Sebenarnya sederhana persoalannya, karena saya yakin Pak Jokowi bahwa punya ijazah asli. Ya sebenarnya kita setop lah ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli," tuturnya.

"Saya yakin Pak Jokowi mengerti bagaimana kerugian sosial kita, masalah 2-3 tahun ini. Tinggal dikasih lihat (ke) masyarakat saja selesai. Saya yakin itu Pak Jokowi akan begitu karena daripada kita berseteru, ada kelompok berseteru bertahun-tahun, hilang waktu, hilang harkat sosial, itulah kita harapkan," imbuh JK.



(par/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads