Pendaftaran UM PTKIN 2026 menjadi salah satu jalur seleksi yang banyak diminati calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia. Karena itu, informasi mengenai jadwal pendaftaran, syarat, hingga alur seleksi selalu dinantikan setiap tahunnya agar peserta dapat mempersiapkan diri dengan lebih matang.
Secara regulasi, pelaksanaan seleksi ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa pola penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri dilakukan secara nasional maupun melalui mekanisme lainnya.
Namun, untuk perguruan tinggi keagamaan Islam seperti UIN, IAIN, dan STAIN, salah satu jalur nasional yang digunakan adalah UM-PTKIN yang diselenggarakan secara terpadu dan serentak oleh panitia yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 2026, ujian dilaksanakan secara luring di lokasi PTKIN yang dipilih peserta dengan memanfaatkan aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Sistem ini menggunakan perangkat komputer atau laptop dan bersifat paperless, sehingga seluruh proses ujian, baik soal maupun jawaban, dilakukan secara digital.
Sebagai panduan bagi kalian yang berminat mendaftar UM PTKIN 2026, berikut informasi lengkap terkait jadwal pendaftaran UM PTKIN 2026 beserta ketentuan lainnya yang dikutip dari laman resmi PTKIN. Simak, yuk!
Jadwal Pelaksanaan UM PTKIN 2026
Mengetahui jadwal pendaftaran UM PTKIN 2026 menjadi langkah awal yang sangat penting bagi calon peserta agar tidak melewatkan setiap tahapan seleksi. Oleh karena itu, berikut rincian lengkapnya:
- Pendaftaran: 13 April 2026 pukul 08.00 WIB - 30 Mei 2026 pukul 15.00 WIB
- Pembayaran: 13 April 2026 pukul 08.00 WIB - 30 Mei 2026 pukul 23.59 WIB
- Finalisasi Pendaftaran: 13 April 2026 pukul 08.00 WIB - 03 Juni 2026 pukul 15.00 WIB
- Cetak Kartu Peserta Ujian: Mulai 14 April 2026 pukul 08.00 WIB
- Pelaksanaan Ujian SSE UM PTKIN: 08 Juni - 14 Juni 2026
- Pengumuman: 30 Juni 2026
Syarat Pendaftaran UM PTKIN 2026
Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan. Ketentuan ini menjadi dasar penilaian kelayakan dalam mengikuti seleksi UM PTKIN 2026. Berikut adalah syarat umum pendaftaran UM PTKIN 2026, di antaranya:
- Peserta merupakan lulusan dari satuan pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/SPM/PDF/PKPPS atau yang setara pada tahun 2024, 2025, atau 2026.
- Lulusan tahun 2024 dan 2025 diwajibkan memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL). Sementara itu, lulusan tahun 2026 wajib memiliki salah satu dokumen seperti SKL, pengumuman kelulusan, KTP, atau kartu pelajar.
- Peserta harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), alamat email yang aktif, serta nomor WhatsApp yang masih digunakan.
- Proses pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui situs resmi UM-PTKIN.
- Peserta diwajibkan membayar biaya pendaftaran melalui bank yang telah ditentukan, dan biaya tersebut tidak dapat dikembalikan dengan alasan apa pun.
- Peserta diperbolehkan memilih hingga tiga program studi.
- Peserta menentukan lokasi ujian di PTKIN atau PTN yang dipilih.
- Pendaftaran dianggap selesai setelah peserta melakukan tahap finalisasi.
Alur Pendaftaran UM PTKIN 2026
Setelah memahami jadwal pelaksanaan, hal penting berikutnya adalah mengetahui tahapan pendaftaran. Pemahaman alur ini sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahan atau tahapan yang terlewat. Berikut langkah-langkah pendaftaran UM PTKIN 2026:
- Buka laman resmi UM PTKIN dengan mengunjungi tautan https://um.ptkin.ac.id.
- Calon peserta membuat akun UM-PTKIN dengan memilih menu "Daftar" bagi yang belum memiliki akun SPAN-PTKIN. Username dan password akan dikirim melalui email yang didaftarkan.
- Peserta login menggunakan username atau NISN serta password yang telah dibuat.
- Peserta mengisi data diri secara online melalui situs resmi atau aplikasi UM-PTKIN 2026 hingga mendapatkan invoice dan nomor Virtual Account (VA) beserta informasi pembayaran.
- Selanjutnya, peserta melakukan pembayaran sebesar Rp200.000 melalui Bank Mandiri (teller, ATM, atau Livin' by Mandiri) maupun bank lain yang mendukung transfer antar bank ke VA tersebut. Perlu diperhatikan adanya kemungkinan biaya tambahan sesuai kebijakan bank.
- Setelah pembayaran berhasil dilakukan, peserta akan memperoleh bukti pembayaran, dan biaya tersebut tidak dapat dikembalikan.
- Peserta melanjutkan proses dengan melakukan verifikasi pembayaran, memilih program studi dan lokasi ujian, kemudian mencetak kartu peserta di https://um.ptkin.ac.id/.
- Peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pendaftaran hingga tuntas sesuai prosedur yang berlaku, Selanjutnya akan mengikuti ujian SSE UM PTKIN di lokasi yang telah dipilih sebelumnya.
Cara Cek NISN
NISN berupa 10 digit angka unik yang umumnya tercantum di rapor, tepatnya pada sampul depan atau halaman biodata siswa. Kendati demikian, NISN juga dapat dicek dengan mudah dan cepat dengan HP melalui laman Kemendikbudristek, berikut langkah-langkah untuk mengeceknya:
- Buka situs resmi NISN di https://nisn.data.kemdikbud.go.id/.
- Pilih menu "Pencarian Nama" di bagian kanan atas.
- Masukkan nama siswa, tempat dan tanggal lahir, serta nama ibu.
- Ketik kode captcha yang muncul.
- Klik tombol "Cari Data".
- Sistem akan menampilkan data siswa, termasuk NISN.
Materi Ujian UM PTKIN 2026
Dalam ujian UM PTKIN, peserta akan dihadapkan dengan beberapa materi ujian. Melalui ujian ini, peserta diharapkan dapat menunjukkan potensinya di berbagai konteks keilmuan. Adapun materi ujiannya antara lain:
1. Penalaran Akademik (PA)
PA bertujuan untuk mengukur potensi kemampuan calon mahasiswa yang dapat mendukung keberhasilan serta penyelesaian studi pada jenjang strata satu. TPA mencakup beberapa komponen berikut:
Penalaran Verbal, yaitu kemampuan memahami bahasa tulis serta keterampilan berbahasa yang didasarkan pada struktur dan kaidah bahasa, baik pada tingkat kata, kalimat, maupun wacana.
Penalaran Gambar, yaitu kemampuan dalam memvisualisasikan serta memahami objek atau simbol yang bersifat abstrak. Jenis penalaran ini efektif untuk memprediksi tingkat kreativitas calon mahasiswa.
Penalaran Kuantitatif, yaitu kemampuan menerapkan konsep perhitungan, logika angka, serta simbol numerik dalam berpikir sistematis dan menyelesaikan masalah.
2. Penalaran Matematika
Penalaran Matematika bertujuan mengukur kemampuan peserta dalam memahami dan menganalisis bacaan sederhana dengan memanfaatkan penalaran untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari melalui penerapan konsep, prosedur, dan fakta matematika. Bacaan tersebut disajikan dalam berbagai bentuk representasi, seperti grafik, tabel, bagan, atau bentuk lainnya, guna membantu memprediksi dan/atau mengambil keputusan sebagai bekal menghadapi tuntutan kehidupan abad ke-21.
3. Literasi Membaca
Ujian ini digunakan untuk menilai kemampuan dalam memahami, menggunakan, mengevaluasi, serta merefleksikan berbagai jenis teks berbahasa Indonesia dan Inggris dalam konteks sosial-humaniora maupun sains, serta teks berbahasa Arab.
4. Literasi Ajaran Islam
Materi ujian ini bertujuan mengukur kemampuan dalam memahami, menerapkan, dan menganalisis materi ajaran Islam yang meliputi Al-Quran, Hadits, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam dalam konteks sosial dan global.
Demikianlah penjelasan lengkap mengenai informasi UM PTKIN 2026, mulai dari syarat, alur, biaya, hingga materi ujiannya. Semoga membantu, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
