Bacaan Doa Semoga Lolos SNBP dan Keterima di Prodi PTN Impian

Bacaan Doa Semoga Lolos SNBP dan Keterima di Prodi PTN Impian

Nur Umar Akashi - detikJateng
Selasa, 31 Mar 2026 14:48 WIB
Bacaan Doa Semoga Lolos SNBP dan Keterima di Prodi PTN Impian
Membaca doa sempoga lolos SNBP. (Foto: Timur Weber/Pexels)
Solo -

Pengumuman jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) akhirnya tiba. Meski begitu, detikers dianjurkan tetap memperbanyak doa.

Tanpa pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, semua usaha yang kita lakukan bakal sia-sia saja. Namun, jika dibarengi doa, seizin Tuhan, keinginan kita bakal terkabul, termasuk lolos SNBP dan masuk program studi (prodi) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian.

Bagi umat Islam, janji Allah SWT untuk mengijabah doa yang kita panjatkan salah satunya tertera dalam surat Ghafir ayat 60:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

Artinya: "Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina." (QS Ghafir: 60)

ADVERTISEMENT

Lalu, bagaimana bacaan doanya? Simak bacaan doa semoga lolos SNBP di bawah ini!

Bacaan Doa Semoga Lolos SNBP

Untuk permohonan lulus SNBP, tidak ada doa yang dikhususkan. Artinya, kita bisa membuat lafal sendiri selama tidak berisikan hal-hal buruk. Begini contoh bacaannya:

1. Doa Permohonan Lolos SNBP

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Segala puji bagi-Mu atas kesempatan belajar hingga detik ini.

Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui setiap tetes keringat dan lelahku, Engkau Maha Mendengar setiap harapan yang terselip dalam sujudku.

Di hadapan-Mu, aku memohon dengan penuh kerendahan hati, Lancarkanlah jalanku menuju pendidikan yang lebih tinggi.

Ya Allah, berikanlah ketetapan terbaik-Mu untuk pengumuman SNBP nanti, Lembutkanlah hati para penguji dan sistem yang menyeleksi, Hingga namaku tercantum sebagai salah satu siswa yang lolos seleksi.

Tempatkanlah aku di jurusan dan perguruan tinggi yang paling tepat, Tempat di mana aku bisa berkembang, bermanfaat, dan menjaga amanah-Mu.

Jika ini adalah jalan yang baik untuk masa depanku, mudahkanlah, Namun jika Engkau memiliki rencana lain, kuatkanlah hatiku untuk menerimanya.

Aku berserah diri atas segala hasil yang Engkau tetapkan, Karena hanya Engkaulah sebaik-baiknya perencana urusan hamba-Nya.

Aamiin Ya Rabbal Alamin.

2. Doa agar Masuk Prodi Impian Lewat SNBP 2026

Wahai Penguasa Takdir dan Pemilik Segala Kemudahan, Di hadapan-Mu aku sampaikan harapan yang paling tulus. Aku telah menitipkan seluruh ikhtiar dan nilai-nilaiku dalam sistem ini, Maka aku memohon, sertailah perjalananku dengan keajaiban-Mu.

Ketuklah pintu kelulusanku di SNBP tahun ini, Izinkan namaku bersanding dengan prodi impian yang aku tuju. Jadikanlah bangku di universitas tersebut sebagai tempatku bertumbuh, Mudahkanlah segala proses seleksi yang sedang berjalan, Dan berikanlah kabar bahagia yang menenangkan hatiku serta keluargaku.

Aku percaya bahwa kerja keras dan doa tidak akan mengkhianati hasil. Penuhi dadaku dengan rasa syukur saat melihat pengumuman nanti, Dan jadikanlah impian ini sebagai kenyataan yang nyata bagiku. Kabulkan permohonan ini wahai Rabb Semesta Alam. Aamiin.

3. Doa Dilancarkan Proses SNBP

Ya Tuhan Yang Maha Esa,
Pada hari ini kami mengangkat doa dan harap kepada-Mu.
Kami mohon limpahan rahmat, bimbingan, dan pertolongan-Mu.
Dalam setiap ikhtiar yang sedang dan akan kami tempuh.
Khususnya dalam mengikuti seluruh proses (SNBP)

Ya Tuhan Yang Maha Pengasih,
Anugerahkanlah kepada kami kejernihan hati dan ketenangan jiwa.
Lapangkanlah langkah kami dalam menyiapkan diri dengan sungguh-sungguh.
Jauhkan kami dari rasa ragu, takut, dan putus asa.
Tumbuhkan keyakinan bahwa setiap usaha yang baik akan Engkau nilai dengan adil.

Ya Tuhan Yang Maha Bijaksana,
Jika jalan ini adalah yang terbaik bagi masa depan kami,
Maka mudahkanlah setiap tahapan yang kami lalui.
Satukan hasil usaha, doa, dan restu orang tua serta guru-guru kami.
Jadikan proses ini sebagai sarana pembelajaran, kedewasaan, dan pembentukan karakter.

Ya Tuhan Yang Maha Penentu Segala Ketetapan,
Kami serahkan seluruh hasil dan keputusan hanya kepada-Mu.
Terimalah segala ikhtiar kami sebagai amal yang bernilai kebaikan.
Apa pun hasil yang kami peroleh,
Jadikanlah kami pribadi yang lapang dada, bersyukur, dan terus bersemangat menatap masa depan.

Aamiin.

Adab Berdoa agar Mustajab Sesuai Syariat Islam

Terkhusus umat Islam, terdapat sejumlah adab berdoa yang bisa diterapkan agar Allah SWT mengabulkan permohonan lolos SNBP. Begini poin-poin penting dan dalilnya:

1. Panjatkan pada Waktu-waktu Mustajab

Dilansir laman resmi Kementerian Agama, terdapat sejumlah waktu mustajab dalam syariat Islam yang bisa dimanfaatkan. Di antaranya adalah sepertiga malam terakhir. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

يَنْزِلُ اللَّهُ تَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْأَخِيرِ، فَيَقُولُ عَزَّ وَجَلَّ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ، مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: "Allah Swt turun setiap malam ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku beri. Dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni." (HR. Bukhari Muslim)

2. Hadap Kiblat

Sudah semestinya kita berdoa dalam kondisi menghadap kiblat. Kesunnahan adab ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam shahih-nya:

لَمَّا كَانَ يَوْمُ بَدْرٍ نَظَرَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْمُشْرِكِينَ وَهُمْ أَلْفُ وَأَصْحَابُهُ ثَلَاثَمِائَةٍ تِسْعَةَ عَشَرَ رَجُلًا فَاسْتَقْبَلَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقِبْلَةَ ثُمَّ مَدَّ يَدَيْهِ فَجَعَلَ يَهْتِفُ بِرَبِّهِ: اللَّهُمَّ أَنْجِزْ لِي مَا وَعَدْتَنِي

Artinya: "Pada waktu hari perang Badar Rasulullah melihat ke arah orang-orang musyrik yang berjumlah 1.000 orang sementara Sahabatnya berjumlah 319 orang. Kemudian Nabiyullah menghadap ke arah kiblat, lalu membentangkan tangannya dan mulai berdoa (kepada) Rabb-nya. (Beliau mengatakan), "Ya Allah, penuhilah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku." (HR Muslim no 1763)

3. Angkat Kedua Tangan

Mengangkat kedua tangan saat berdoa bukan sekadar tradisi, tetapi tuntunan syariat dari Nabi Muhammad SAW. Usai menghadap kiblat, angkat kedua tangan dengan posisi sebaik mungkin. Sabda Rasulullah:

إِنَّ رَبَّكُمْ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَبِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِ مِنْ عَبْدِهِ إِذَا رَفَعَ يَدَيْهِ إِلَيْهِ أَنْ يُرَدَّهُمَا صِفْرًا.

Artinya: "Sesungguhnya Rabb kalian Tabaraka wa Ta'ala Pemalu lagi Pemurah. Dia malu dari hamba-Nya, jika (hamba-Nya) mengangkat kedua tangannya kemudian Dia mengembalikannya dalam keadaan hampa." (HR Abu Dawud no 1488. Menurut Syaikh al-Albani, hadits ini shahih)

4. Awali dengan Memuji Allah SWT dan Bersholawat

Umat Islam berdoa memohon Allah SWT mengabulkannya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita memuji Dzat Yang Maha Kuasa dengan sebaik-baik pujian. Selepas memuji Allah SWT, jangan terburu-buru berdoa, akan tetapi, bersholawatlah dahulu kepada Nabi SAW.

Dirujuk dari Kumpulan Doa-Doa oleh Dr Abu Hafizhah Irfan MSI, dasarnya adalah hadits:

سَمِعَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يَدْعُوْ فِي صَلَاتِهِ لَمْ يُمَجِدِ اللَّهَ تَعَالَى وَلَمْ يُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: عَجِلَ هَذَا، ثُمَّ دَعَاهُ فَقَالَ لَهُ أَوْ لِغَيْرِهِ: إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَحْمِيدِ رَبِّهِ جَلَّ وَعَزَّ وَالثَّنَاءِ عَلَيْهِ، ثُمَّ يُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ثُمَّ ادْعُوْ بَعْدُ بِمَا شَاءَ.

Artinya: "Rasulullah mendengar seorang laki-laki berdoa dalam sholatnya, tetapi tidak memuji Allah dan tidak bersholawat kepada Nabi. Maka beliau bersabda, '(Orang) ini terburu-buru.' Lalu beliau memanggil orang tersebut dan bersabda kepadanya atau kepada yang lainnya, 'Apabila seorang di antara kalian berdoa, hendaklah ia memulai dengan memuliakan Rabb-nya dan memuji kepada-Nya. Lalu bersholawat untuk Nabi, kemudian berdoalah sekehendaknya.'" (HR Abu Dawud no 1481. Menurut Syaikh al-Albani, hadits ini shahih)

5. Buka Doa dengan Doa Nabi Yunus

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda mengenai doa Nabi Yunus:

دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

Artinya: "Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya." (HR Tirmidzi no 3505)

Bacaan doa Nabi Yunus tercantum di surat al-Anbiya ayat 87, sebagai berikut:

لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ

Arab Latin: Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.

Artinya: "Tidak ada tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim."

6. Pakai Suara Lirih

Tidak semestinya seorang muslim berdoa sembari berteriak-teriak. Alih-alih, pakai suara lirih saja. Hal ini sebagaimana difirmankan oleh-Nya dalam Al-Quran surat al-A'raf ayat 55:

"Berdoalah kepada Rabb kalian dengan merendahkan diri dan suara yang lirih. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."

7. Tanamkan Keyakinan Doa Akan Terkabul

Bagaimana bisa doa dikabulkan, jika dalam hati kita masih ada keraguan? Oleh karena itu, yakinlah bahwasanya doa detikers bakal dipenuhi Allah SWT sesuai dengan hikmah-Nya yang kita tidak ketahui. Nabi SAW bersabda:

إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلْيَعْزِمِ الْمَسْأَلَةَ وَلَا يَقُوْلَنَّ: اللَّهُمَّ إِنْ شِئْتَ فَأَعْطِنِي فَإِنَّهُ لَا مُسْتَكْرِهَ لَهُ.

Artinya: "Jika salah seorang di antara kalian berdoa, maka bersungguh-sungguhlah (dalam) meminta. Janganlah ia mengatakan, 'Ya Allah, jika Engkau bersedia, maka berilah aku.' Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya." (HR Bukhari no 6338)

Nah, itulah bacaan doa memohon Tuhan Yang Maha Kuasa agar lolos SNBP sehingga dapat berkuliah di prodi impian. Semoga bermanfaat!




(sto/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads