Bocah 10 Tahun di Blora Tewas Akibat Main Mercon Temuan

Bocah 10 Tahun di Blora Tewas Akibat Main Mercon Temuan

Achmad Niam Jamil - detikJateng
Rabu, 25 Mar 2026 10:34 WIB
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi kejadian di Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Blora.
Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi kejadian di Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Blora. Foto: Dok. Humas Polres Blora
Blora -

Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar berinisial MA (10) warga Dukuh Ngapus, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Korban tewas akibat bermain mercon yang dia temukan.

"Korban dinyatakan meninggal dunia setelah terkena ledakan petasan berukuran besar di halaman rumahnya," jelas Kapolsek Jiken, AKP Sulbekti kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).

Dia mengatakan peristiwa ledakan tersebut terjadi pada Selasa (24/3) sekira pukul 16.00 WIB. Insiden berawal saat petasan itu diperoleh korban dan kedua temannya dari selokan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban bersama temannya menemukan satu buah petasan berdiameter 10 cm dengan panjang 15 cm di sebuah selokan bawah tower air pada Senin (23/3). Petasan temuan tersebut kemudian disimpan di rumah korban," terang Sulbekti.

ADVERTISEMENT

Keesokan harinya korban mengajak kedua temannya, MAA (7) dan FA (9), untuk menyalakan petasan tersebut di halaman rumah. Saat sumbu mulai disulut menggunakan korek api, kedua saksi sempat menjauh sekitar dua meter. Namun, korban tetap berada di lokasi karena mengira petasan tersebut tidak akan meledak.

"Tak berselang lama, petasan justru meledak dengan daya ledak cukup kuat hingga mengenai tubuh korban," ucapnya.

Mendapati laporan adanya insiden maut tersebut, Sulbekti mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Blora untuk melakukan olah TKP. Dia menyebut korban mengalami luka bakar di tubuh.

"Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar di bagian dagu, dada sebelah kiri, dan kaki kanan. Penyebab utama kematian adalah rusaknya organ dalam di bagian dada akibat daya ledak petasan tersebut," ucap dia.

Sulbekti menambahkan, selain menyebabkan satu korban jiwa, dua rekan korban juga mengalami luka ringan pada bagian kaki dan paha akibat percikan serta hempasan ledakan.

"Keduanya saat ini tengah menjalani perawatan jalan," bebernya.

Petugas telah mengamankan barang bukti berupa sisa-sisa kertas bekas ledakan petasan di lokasi kejadian. Mengingat bahaya petasan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat terutama orang tua dan anak agar tidak bermain petasan.

"Kami dari pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain petasan, terutama yang memiliki daya ledak tinggi, demi mencegah terulangnya kejadian serupa," bebernya.

Seorang tetangga, Tamsir, mengatakan korban seorang pelajar yang masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar. Dia mengatakan MA meninggal karena terkena ledakan mercon.

"Katanya mercon temuan, Mas. Korban masih kelas 4 SD. Saya juga kurang tahu detail, saya dengar kabar pas tidak di rumah," jelas dia.




(alg/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads