Sekeluarga Pemudik Korban Calya Vs Bus Dimakamkan di Pemalang

Sekeluarga Pemudik Korban Calya Vs Bus Dimakamkan di Pemalang

Robby Bernardi - detikJateng
Kamis, 19 Mar 2026 16:10 WIB
Penampakan ringseknya mobil Calya Vs Bus di Tol Tegal yang meenewaskan 4 orang pemudik, Kamis (19/3/2026).
Penampakan ringseknya mobil Calya Vs Bus di Tol Tegal yang meenewaskan 4 orang pemudik, Kamis (19/3/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Pemalang -

Empat jenazah dari satu keluarga yang menjadi korban kecelakaan maut antara mobil Calya vs bus Agra Mas di tol KM 290+700 wilayah Tegal akan dimakamkan di kampung halamannya di Petarukan, Pemalang.

Adapun satu korban yang kritis saat ini masih dirawat di RS Siaga Medika Pemalang. Humas RS Siaga Medika Pemalang, Indra Setiawan, mengatakan empat jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dibawa ke kampungnya di Petarukan, Pemalang.

"Empat jenazah sudah dibawa keluarga ke Petarukan. Rencananya akan dimakamkan di Dusun Peron," ujar Indra saat dihubungi detikJateng, Kamis (19/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan satu korban selamat, yaitu seorang balita, saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Hingga kini korban belum sadar.

"Kondisinya masih dalam perawatan di ruang PICU dan belum sadar," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, mayoritas korban kecelakaan itu mengalami luka berat di bagian kepala akibat benturan keras.

"Rata-rata korban mengalami cedera kepala akibat benturan keras," pungkasnya.

Diduga Microsleep

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan di tol Tegal yang menyebabkan empat orang tewas diduga disebabkan oleh sopir mobil Toyota Calya yang mengalami microsleep atau mengantuk. Para korban merupakan pemudik yang hendak pulang ke Pemalang.

Peristiwa itu melibatkan mobil Toyota Calya bernomor polisi B 2399 FFR dan satu unit bus Agra Mas bernomor polisi T 7622 DA. Kecelakaan terjadi pukul 05.33 WIB di ruas jalan tol KM 290+700 Jalur B, Desa Harjasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, pagi ini, Kamis (19/3/2026).

Kecelakaan bermula saat mobil Toyota Calya melaju dari arah barat ke arah timur di Km 290 Jalur B saat diberlakukan one way. Sesampai lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak Bus Agra Mas yang berhenti di bahu jalan dan telah menyalakan lampu darurat sebagai tanda.

"Diduga pengemudi mobil Toyota Calya microsleep, mengantuk, kemudian oleng ke kanan menabrak bagian belakang dari Bus Agra Mas pada saat itu sedang berhenti di bahu jalan dan sudah menyalakan lampu darurat sebagai tanda," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

Dari kejadian tersebut, empat orang meninggal dunia, termasuk pengemudi. Sementara itu, satu orang di dalam mobil mengalami luka-luka.

Adapun pengemudi mobil, Gunawan (43), warga asal Sukajaya, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meninggal di RS Siaga Medika, Pemalang. Korban mengalami luka fraktur kaki kanan dan kiri, serta robek di kaki kanan dan di kepala.

Sementara itu, korban bernama Devi Agustina (34) mengalami luka fraktur kaki kanan dan kiri, serta cedera kepala. Devi dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Adapun korban ketiga bocah laki-laki bernama Narendra Dewan Gaozan (9) mengalami cedera kepala dan meninggal di tempat kejadian. Sementara korban keempat merupakan bocah perempuan bernama Nafisah Maisaroh (12) mengalami cedera kepala dan meninggal di lokasi kejadian.

Sementara itu, korban kelima merupakan bocah laki-laki bernama Nuriel Arshaka Sachio (3), mengalami cedera kepala dan tengah menjalani perawatan di RS Siaga Medika, Pemalang.

"Korban meninggal di TKP 3 orang, dan satu orang meninggal di rumah sakit, pengemudi. Korban luka-luka satu orang," jelas Artanto.




(dil/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads