Jalan Rusak di Pati Belum Bisa Diperbaiki Jelang Lebaran, Ini Penyebabnya

Jalan Rusak di Pati Belum Bisa Diperbaiki Jelang Lebaran, Ini Penyebabnya

Dian Utoro Aji - detikJateng
Selasa, 17 Mar 2026 15:34 WIB
Ruas jalan Prawoto-Sukolilo Pati rusak bak jalan offroad. Foto diunggah Selasa (15/4/2025).
Jalan rusak di Pati. Foto: dok. warga Prawoto Sukolilo/Beni
Pati -

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, meminta maaf karena belum bisa mengerjakan perbaikan jalan rusak menjelang Lebaran 2026 ini. Hal ini dikarenakan adanya asistensi dari KPK terkait dengan pembangunan di Pati.

"Mohon maaf masyarakat Kabupaten Pati untuk jalan rusak, baru bisa kita selesaikan setelah Lebaran," kata Chandra kepada wartawan ditemui di kantor Bupati Pati, Selasa (17/3/2026).

Chandra mengatakan, KPK saat ini tengah melakukan asistensi terhadap pengadaan barang dan jasa. Termasuk pembangunan dan perbaikan jalan di Pati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena kita masih menunggu asistensi dari KPK. Jadi ada asistensi dari KPK terkait dengan pengadaan barang dan jasa," terang dia.

ADVERTISEMENT

Chandra menyebutkan ada 10 proyek terbesar di Pati yang menjadi perhatian dari KPK. Chandra tidak menjelaskan secara detail proyek itu. Meski demikian, salah satu proyek itu adalah perbaikan jalan di Pati.

"Termasuk 10 proyek terbesar yang menjadi perhatian dari KPK. Proyek ini akan kami jalannya namun masih menunggu asistensi dari KPK yang nanti akan hadir setelah lebaran di Pati," kata Chandra.

"Jadi mohon maaf memang kami masih menunggu karena keberadaan penanganan jalan ini harus kita asistensi kepada pihak KPK," lanjut dia.

Chandra mengatakan terkait dengan perbaikan infrastruktur, pemerintah sebenarnya telah menganggarkan tahun ini senilai Rp 230 miliar. Akan tetapi belum bisa dikerjakan karena terkendala dengan adanya asistensi dari KPK.

"Kita tetap ada anggaran tahun 2025 ke 2026 ada anggaran Rp 230 miliar yang diperuntukkan untuk penanganan infrastruktur cuma kami masih berhenti masih menunggu asistensi dengan KPK," jelas dia.

Terpisah, Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, menjelaskan ada beberapa ruas jalan di Pati yang kondisinya rusak. Kerusakan itu seperti berlubang dan aspalnya mengelupas.

Jalan yang rusak itu meliputi ruas jalan Guyangan-Runting, Juwana-Guyangan, Tlogowungu-Bapoh, Boloagung-Trimulyo, Prawoto batas Kudus.

"Kemudian ada ruas jalan Dukuhseti-Tayu dan Jenggolo Pegandan. Itu anggaran rehabilitasi jalan dan jembatan tahun 2026 kurang lebih Rp 200 miliar," kata Hasto saat dihubungi.



(apl/dil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads