Seorang pria asal Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Mahmud Zaini (37), tewas tertabrak kereta.
Hal itu disampaikan Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar. Ia mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 02.23 WIB dini hari tadi.
"TKP di jalur hilir KM. 3+100 petak SNC, di bawah jembatan flyover Cakrawala, Semarang Barat. Korban meninggal dunia di TKP," kata Andre saat dihubungi detikJateng, Minggu (15/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebut, peristiwa itu diketahui pertama kali oleh seorang satpam yang dihubungi Pemimpin Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Jerakah.
"Saksi Badruz dihubungi oleh PPKA stasiun Jerakah, bahwa pada pukul 02.23 WIB, KA.145 Blambangan ekpres dari Surabaya ke arah Jakarta, Pasar Senin, tertemper orang di petak jalan jalur hilir Semarang Poncol-Jerakah," jelasnya.
Sekitar pukul 03.00 WIB, saksi tiba di TKP bersama Kepala Resort Jalan Rel, dan menyisir lokasi. Jenazah korban ditemukan berada di KM. 3+100 petak SNC Semarang Poncol-Jerakah.
"Selanjutnya Kepala Resort melaporkan kepada Pusdal 4 Semarang bahwa korban sudah ditemukan. Pukul 03.30 WIB, Polsuska Semarang-Poncol tiba di TKP dan menghubungi Polsek Semarang Barat," tuturnya.
Sekitar pukul 05.00 WIB, Inafis Polrestabes Semarang pun tiba di TKP dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban yang kemudian dibawa ke RSUP Kariadi.
"Korban MD di TKP ciri-cirinya kulit sawo matang, rambut pendek ikal warna hitam, tinggi kurang lebih 160 cm, menggunakan kaos lengan pendek warna hijau dan celana pendek warna hitam," ungkapnya.
Hal itu dibenarkan Manager Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif. Ia mengatakan, perjalanan KA Blambangan ekspres relasi Surabaya Pasarturi-Pasar senen Jakarta tertemper orang di KM 3+2 di jalur hilir antara Stasiun Semarang Poncol-Stasiun Jerakah dini hari tadi.
"Akibat kejadian temperan tersebut, KA Blambangan Ekspres berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jerakah guna pemeriksaan kondisi sarana," jelasnya.
Usai ada pemeriksaan dan Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) menyatakan aman, KA Blambangan Ekspres berangkat kembali dari Stasiun Jerekah pada pukul 02.32 WIB.
"PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut," kata Luqman.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tak berkegiatan di jalur kereta api. Terlebih, pada masa Lebaran ini, frekuensi perjalanan KA semakin banyak dengan dioperasikannya 134 perjalanan KA.
"KAI Daop 4 Semarang terus melakukan penyampaian imbauan keselamatan baik di internal maupun eksternal sebagai upaya preventif dalam rangka menekan angka kecelakaan," tuturnya.
(afn/afn)











































