- Hari Ini Puasa ke Berapa?
- Kalender Ramadan 1447 H dalam Dua Versi 1. Kalender Ramadan 1447 H Versi Muhammadiyah 2. Kalender Ramadan 1447 H Versi Pemerintah dan NU
- Tiga Fase Bulan Ramadan
- FAQ Hari ini puasa ke berapa? Apa makna tiga babak Ramadan yang sering disebut-sebut? Dari mana tiga fase Ramadan muncul?
Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan setiap harinya terkadang membuat kaum muslim sejenak lupa akan hari-hari yang telah dilaluinya. Hal ini lantas memunculkan pertanyaan di benak tidak sedikit muslim mengenai, "Hari ini 11 Maret 2026 puasa ke berapa ya?"
Untuk mengetahui jawabannya, perlu mengacu kembali pada kalender Hijriah yang selama ini dijadikan sebagai pedoman. Terlebih lagi di Indonesia sendiri terdapat dua waktu berbeda di kalangan umat Islam dalam mengawali puasa Ramadan tahun ini.
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I0.E/2025, Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadan tahun 1447 H atau 2026 M jatuh pada 18 Februari 2026 lalu. "Di seluruh dunia tanggal 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M," bunyi dari maklumat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Nahdlatul Ulama (NU) memiliki penetapan berbeda. Pemerintah melalui Sidang Isbat Awal Ramadan resmi menetapkan awal puasa berlangsung sehari setelahnya, yaitu 19 Februari 2026. Dikutip dari laman resmi Kemenag RI disampaikan, "Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H/2026 M jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026."
Hal senada juga disampaikan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PNBU) yang turut menetapkan awal puasa di tanggal yang sama seperti pemerintah, yaitu 19 Februari 2026. Sebagaimana dijelaskan dalam laman resmi NU Online yang menyatakan, "Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengikhbarkan awal Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026."
Mengingat adanya dua waktu berbeda dalam mengawali puasa lantas membuat perhitungan puasa juga memiliki perbedaan pula. Untuk memahaminya secara lebih jelas, simak rangkuman informasinya.
Poin Utamanya:
- Terdapat dua versi penetapan 1 Ramadan 1447 H, yakni Rabu, 18 Februari 2026 versi Muhammadiyah dan Kamis, 19 Februari 2026 versi pemerintah melalui Kementerian Agama RI bersama Nahdlatul Ulama.
- Pada 11 Maret 2026 ada yang menjalani puasa hari ke-22 dan ada yang hari ke-21, dapat disesuaikan dengan awal dimulainya puasa Ramadan.
- Ramadan terbagi dalam tiga babak: 10 hari pertama penuh rahmat, 10 hari kedua maghfirah (ampunan), dan 10 hari terakhir pembebasan dari api neraka, yang menjadi momentum umat Islam meningkatkan amalan.
Hari Ini Puasa ke Berapa?
Hari ini Sabtu, 11 Maret 2026 memiliki perhitungan puasa berbeda antara kaum muslim yang sudah mulai mengerjakan puasa di hari Rabu, 18 Februari 2026 maupun yang baru menunaikannya pada Kamis, 19 Februari 2026. Kendati berbeda, hal tersebut tidak perlu dijadikan persoalan karena bagaimana pun kedua versi dimulainya puasa memiliki landasan kuat masing-masing.
Apabila seorang muslim mengerjakan puasanya sejak tanggal 1 Ramadan 1447 H yang jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, maka hari ini 11 Maret 2026 adalah hari ke-22 puasa Ramadan. Sebab, hari ini Rabu, 11 Maret 2026 bertepatan dengan tanggal 22 Ramadan 1447 H.
Sebagaimana mengutip dari Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) 1447 H yang dirilis oleh Muhammadiyah, menunjukkan Rabu, 11 Maret 2026 adalah 22 Ramadan 1477 H. Ini berarti kaum muslim yang mengikuti penetapan ini, maka sudah berpuasa sebanyak 22 hari lamanya.
Lain halnya dengan kaum muslim yang mengerjakan puasa mulai tanggal 1 Ramadan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026 sesuai penetapan pemerintah dan NU. Dalam hal ini, hari ini 11 Maret 2026 menunjukkan puasa hari ke-21.
Mengacu Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 dari Kemenag RI dan Almanak 2026: 12 Rajab 1447 H-22 Rajab 1447 H NU, menerangkan 11 Maret 2026 bertepatan dengan 21 Ramadan 1447 H. Hal ini menjadi jelas, bahwa kaum muslim yang berpedoman pada penatapan ini sudah menjalankan puasa selama 22 hari lamanya.
Kalender Ramadan 1447 H dalam Dua Versi
Nah, untuk semakin memudahkan dalam memahami hari ini puasa ke berapa, ada kalender Ramadan 1447 H yang bisa dijadikan sebagai acuan. Kalender yang akan diuraikan nantinya akan fokus terbagi pada dua versi, yaitu berdasarkan KHGT Muhammadiyah dan juga ada versi yang dilandaskan pada Kalender Hijriah Kemenag RI bersama Almanak NU. Sebagai acuan, mari simak uraian lengkapnya.
1. Kalender Ramadan 1447 H Versi Muhammadiyah
- Puasa hari ke-1 (1 Ramadan 1447 H): Rabu, 18 Februari 2026
- Puasa hari ke-2 (2 Ramadan 1447 H): Kamis, 19 Februari 2026
- Puasa hari ke-3 (3 Ramadan 1447 H): Jumat, 20 Februari 2026
- Puasa hari ke-4 (3 Ramadan 1447 H): Sabtu, 21 Februari 2026
- Puasa hari ke-5 (5 Ramadan 1447 H): Minggu, 22 Februari 2026
- Puasa hari ke-6 (6 Ramadan 1447 H): Senin, 23 Februari 2026
- Puasa hari ke-7 (7 Ramadan 1447 H): Selasa, 24 Februari 2026
- Puasa hari ke-8 (8 Ramadan 1447 H): Rabu, 25 Februari 2026
- Puasa hari ke-9 (9 Ramadan 1447 H): Kamis, 26 Februari 2026
- Puasa hari ke-10 (10 Ramadan 1447 H): Jumat, 27 Februari 2026
- Puasa hari ke-11 (11 Ramadan 1447 H): Sabtu, 28 Februari 2026
- Puasa hari ke-12 (12 Ramadan 1447 H): Minggu, 1 Maret 2026
- Puasa hari ke-13 (13 Ramadan 1447 H): Senin, 2 Maret 2026
- Puasa hari ke-14 (14 Ramadan 1447 H): Selasa, 3 Maret 2026
- Puasa hari ke-15 (15 Ramadan 1447 H): Rabu, 4 Maret 2026
- Puasa hari ke-16 (16 Ramadan 1447 H): Kamis, 5 Maret 2026
- Puasa hari ke-17 (17 Ramadan 1447 H): Jumat, 6 Maret 2026
- Puasa hari ke-18 (18 Ramadan 1447 H): Sabtu, 7 Maret 2026
- Puasa hari ke-19 (19 Ramadan 1447 H): Minggu, 8 Maret 2026
- Puasa hari ke-20 (20 Ramadan 1447 H): Senin, 9 Maret 2026
- Puasa hari ke-21 (21 Ramadan 1447 H): Selasa, 10 Maret 2026
- Puasa hari ke-22 (22 Ramadan 1447 H): Rabu, 11 Maret 2026
- Puasa hari ke-23 (23 Ramadan 1447 H): Kamis, 12 Maret 2026
- Puasa hari ke-24 (24 Ramadan 1447 H): Jumat, 13 Maret 2026
- Puasa hari ke-25 (25 Ramadan 1447 H): Sabtu, 14 Maret 2026
- Puasa hari ke-26 (26 Ramadan 1447 H): Minggu, 15 Maret 2026
- Puasa hari ke-27 (27 Ramadan 1447 H): Senin, 16 Maret 2026
- Puasa hari ke-28 (28 Ramadan 1447 H): Selasa, 17 Maret 2026
- Puasa hari ke-29 (29 Ramadan 1447 H): Rabu, 18 Maret 2026
- Puasa hari ke-30 (30 Ramadan 1447 H): Kamis, 19 Maret 2026
2. Kalender Ramadan 1447 H Versi Pemerintah dan NU
- Puasa hari ke-1 (1 Ramadan 1447 H): Kamis, 19 Februari 2026
- Puasa hari ke-2 (2 Ramadan 1447 H): Jumat, 20 Februari 2026
- Puasa hari ke-3 (3 Ramadan 1447 H): Sabtu, 21 Februari 2026
- Puasa hari ke-4 (4 Ramadan 1447 H): Minggu, 22 Februari 2026
- Puasa hari ke-5 (5 Ramadan 1447 H): Senin, 23 Februari 2026
- Puasa hari ke-6 (6 Ramadan 1447 H): Selasa, 24 Februari 2026
- Puasa hari ke-7 (7 Ramadan 1447 H): Rabu, 25 Februari 2026
- Puasa hari ke-8 (8 Ramadan 1447 H): Kamis, 26 Februari 2026
- Puasa hari ke-9 (9 Ramadan 1447 H): Jumat, 27 Februari 2026
- Puasa hari ke-10 (10 Ramadan 1447 H): Sabtu, 28 Februari 2026
- Puasa hari ke-11 (11 Ramadan 1447 H): Minggu, 1 Maret 2026
- Puasa hari ke-12 (12 Ramadan 1447 H): Senin, 2 Maret 2026
- Puasa hari ke-13 (13 Ramadan 1447 H): Selasa, 3 Maret 2026
- Puasa hari ke-14 (14 Ramadan 1447 H): Rabu, 4 Maret 2026
- Puasa hari ke-15 (15 Ramadan 1447 H): Kamis, 5 Maret 2026
- Puasa hari ke-16 (16 Ramadan 1447 H): Jumat, 6 Maret 2026
- Puasa hari ke-17 (17 Ramadan 1447 H): Sabtu, 7 Maret 2026
- Puasa hari ke-18 (18 Ramadan 1447 H): Minggu, 8 Maret 2026
- Puasa hari ke-19 (19 Ramadan 1447 H): Senin, 9 Maret 2026
- Puasa hari ke-20 (20 Ramadan 1447 H): Selasa, 10 Maret 2026
- Puasa hari ke-21 (21 Ramadan 1447 H): Rabu, 11 Maret 2026
- Puasa hari ke-22 (22 Ramadan 1447 H): Kamis, 12 Maret 2026
- Puasa hari ke-23 (23 Ramadan 1447 H): Jumat, 13 Maret 2026
- Puasa hari ke-24 (24 Ramadan 1447 H): Sabtu, 14 Maret 2026
- Puasa hari ke-25 (25 Ramadan 1447 H): Minggu, 15 Maret 2026
- Puasa hari ke-26 (26 Ramadan 1447 H): Senin, 16 Maret 2026
- Puasa hari ke-27 (27 Ramadan 1447 H): Selasa, 17 Maret 2026
- Puasa hari ke-28 (28 Ramadan 1447 H): Rabu, 18 Maret 2026
- Puasa hari ke-29 (29 Ramadan 1447 H): Kamis, 19 Maret 2026
- Puasa hari ke-30 (30 Ramadan 1447 H): Jumat, 20 Maret 2026
Tiga Fase Bulan Ramadan
Sementara itu, di dalam bulan Ramadan terdapat tiga fase yang mungkin saja selama ini juga cukup familiar di telinga kaum muslim. Tiga fase yang dimaksud adalah sepuluh hari pertama, sepuluh hari kedua, dan sepuluh hari ketiga. Di dalamnya terdapat berbagai keutamaan yang bisa diraih oleh muslim.
Tak heran, kaum muslim biasanya berlomba-lomba mengerjakan amalan baik di setiap babak dari bulan Ramadan tersebut. Menukil dari buku 'Mengenal Islam: Pengantar Sederhana Menuju Agama Rahmatan lil 'Alamin' tulisan Agusta Konsti Embly, tiga babak atau fase Ramadan memiliki julukan tersendiri. Pada 10 hari pertama Ramadan disebut sebagai rahmat.
Kemudian 10 hari kedua adalah maghfirah atau ampunan. Sementara itu, 10 hari ketiga atau terakhir dikenal sebagai Itqun Minan-naar atau terbebas dari api neraka.
Dalam buku 'Apakah Amalan Kita Diterima Allah SWT?' karya Alexander Zulkarnaen, SPdI, terdapat keterangan yang bisa dijadikan sebagai landasan untuk lebih memahami tiga babak di bulan Ramadan ini. Sebagaimana diterangkan dalam kitab shahih Syu'ab Al-Iman dari Ibnu Khuzaimah dan Baihaqi dari Salman Al-Farisi bahwa:
"Inilah bulan yang permulaannya (10 hari pertama) penuh dengan rahmat, yang pertengahannya (10 hari pertengahan) penuh dengan ampunan, dan yang terakhirnya (10 hari terakhir) Allah membebaskannya dari api neraka."
Senada dalam riwayat hadits lain yang turut menerangkan perihal tiga fase di bulan Ramadan. Sebagaimana dijelaskan dalam buku 'Kumpulan Artikel Sya'ban dan Ramadhan' karya Ammi Nur Baits, ST, BA, yang mana terdapat hadits dari Abu Hurairah r.a. menuturkan:
أول شهر رمضان رحمة وأوسطه مغفرة وآخره عتق من النار
"Awal bulan Ramadan adalah rahmah, pertengahannya maghfirah, dan akhirnya 'itqun minan nar (pembebasan dari neraka)."
Dalam keterangan dari Salman Al-Farisi r.a. menyampaikan khutbah:
من فطر صائما على مذقة لبن، أو تمرة، أو شربة من ماء، ومن أشبع صائما سقاه الله من الحوض شربة لا يظمأ حتى يدخل الجنة، وهو شهر أوله رحمة، ووسطه مغفرة، وآخره عتق من النار، فاستكثروا فيه من أربع خصال
"Siapa saja yang memberi buka kepada orang yang puasa dengan seteguk susu, sebiji kurma, atau seteguk air, dan siapa yang mengenyangkan orang puasa maka Allah akan memberi minum dari telaga dengan satu tegukan, yang menyebabkan tidak haus sampai masuk surga. Inilah bulan, yang awalnya adalah rahmah, pertengahannya maghfirah, dan akhirnya 'itqun minan nar (pembebasan dari neraka)."
Dengan memahami kalender Ramadan di tahun ini secara lebih jelas, kaum muslim memiliki acuan dalam mengerjakan berbagai amalan baik di bulan penuh kemuliaan dan ganjaran pahala berlipat ganda. Semoga penjelasan mengenai hari ini puasa ke berapa di atas bermanfaat!
FAQ
Hari ini puasa ke berapa?
Hari ini Rabu, 11 Maret 2026 merupakan hari ke-22 puasa Ramadan menurut perhitungan Muhammadiyah. Sementara menurut pemerintah, hari ini adalah puasa ke-21.
Apa makna tiga babak Ramadan yang sering disebut-sebut?
Ramadan dibagi menjadi tiga fase sebagai 10 hari pertama atau rahmat, 10 hari kedua yang berarti maghfirah (ampunan), sedangkan 10 hari terakhir adalah 'itqun minan nar (pembebasan dari api neraka).
Dari mana tiga fase Ramadan muncul?
Pembagian ini bersumber dari riwayat hadits yang menyebut Ramadan sebagai bulan penuh tahapan keberkahan. Karena itu, banyak umat Islam meningkatkan kualitas ibadahnya dari awal hingga akhir Ramadan.
(sto/dil)
