Ornamen Gunungan dan Tiang Lampu Jembatan Kabanaran Rusak

Ornamen Gunungan dan Tiang Lampu Jembatan Kabanaran Rusak

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Rabu, 11 Mar 2026 12:34 WIB
Penampakan bagian Jembatan Kabanaran yang keropos dan lampu PJU yang rusak, Senin (9/3/2026).
Penampakan bagian Jembatan Kabanaran yang keropos dan lampu PJU yang rusak, Senin (9/3/2026). Foto: dok. detikJogja
Semarang -

Sejumlah fasilitas Jembatan Kabanaran di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang berupa ornamen gunungan hingga penerangan jalan umum (PJU) mengalami kerusakan. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY menyatakan tengah memperbaikinya dan menargetkan rampung sebelum Lebaran.

"Kerusakan hanya terjadi pada fasilitas pelengkap jembatan, yaitu empat unit lampu penerangan jalan umum serta panel penutup dekoratif pada ornamen gunungan yang terlepas dari posisinya," ujar Kepala Satker PJN DIY, Tisara Sita, dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Rabu (11/3).

Tisara menyebut kerusakan fasilitas Jembatan Kabanaran tersebut tidak berpengaruh terhadap struktur utama jembatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tangani dengan perbaikan serta penguatan pada tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami kerusakan, lalu kami juga perbaiki penutup ornamen dekoratif yang terlepas." imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Dalam rilis tersebut dijelaskan, Jembatan Kabanaran masih dalam masa pemeliharaan. Dengan begitu, penanganan kerusakan merupakan tanggung jawab penyedia jasa sesuai dengan ketentuan kontrak yang berlaku.

Tisara menuturkan, pihaknya menargetkan perbaikan bisa dirampungkan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Proses perbaikan Jembatan Kabanaran, DIY, yang mengalami kerusakan. Foto diunggah Rabu (11/3/2026).Proses perbaikan Jembatan Kabanaran, DIY, yang mengalami kerusakan. Foto diunggah Rabu (11/3/2026). Foto: dok. BBPJN

"Ditargetkan seluruh pekerjaan perbaikan ini dapat selesai sebelum Hari Raya Idul fitri paling lambat pada 19 Maret 2026," jelas Tisara dalam rilisnya.

Untuk mencegah kerusakan serupa, BBPJN melakukan evaluasi terhadap konstruksi tiang lampu PJU dan melakukan penguatan struktur tiang agar lebih tahan terhadap kondisi lingkungan di kawasan pantai.

Selama proses perbaikan, dipasang rambu-rambu peringatan dan petugas pengatur lalu lintas ditugaskan agar mengganggu kelancaran lalu lintas di Jembatan Kabanaran.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya lima lampu penerangan jalan umum (PJU) yang terpasang di Jembatan Kabanaran patah. Pantauan detikJogja, Senin (9/3), tampak satu PJU di sisi selatan Jembatan Kabanaran patah. Selanjutnya, satu PJU di sisi utara jembatan juga tampak patah.

Di sisi barat ornamen gunungan juga tampak dua PJU di sisi utara jembatan juga patah. Hal yang sama juga terlihat di sisi barat ornamen tersebut, di mana ada satu lagi PJU yang patah.

Tak hanya itu, bagian dari ornamen gunungan di sisi selatan Jembatan Kabanaran, yakni besi yang menempel juga hampir terlepas. Sedangkan pada bagian bawah ornamen gunungan juga tampak ada salah satu bagian besi yang diikat dengan tali plastik agar tidak terlepas dari tempatnya.

Tampak pula beberapa petugas berbaju hijau bersiaga di sekitar Jembatan Kabanaran. Mereka tampak melakukan pemeliharaan jembatan yang berada di perbatasan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo tersebut.

Salah satu pedagang cilok yang sedang berhenti di bawah ornamen gunungan, Yayak (50), mengatakan patahnya PJU dan mengelupasnya besi pada ornamen gunungan terjadi hari Rabu (4/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Dia menyebut saat itu terjadi hujan deras disertai angin kencang.

"Patahnya lampu-lampu itu hari Rabu siang, kok saya tahu? Karena saat itu saya sedang berteduh dari hujan dan lihat tiang lampu itu patah," kata Yayak kepada detikJogja di Srandakan, Bantul, siang ini.




(apu/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads