Video yang merekam satu unit truk boks menghalangi laju truk trailer menjadi viral di media sosial. Endingnya, truk trailer itu menabrak pemotor yang melaju dari lawan arah. Peristiwa itu terjadi di jalan wilayah Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang.
Video itu salah satunya diunggah akun Instagram @tubenawawi. Dalam video itu terlihat satu truk boks berada di depan truk trailer di jalan raya Simpang Tiga Jembatan Karang Geneng atau Tugu Ikan, Rembang.
Truk boks itu tampak sengaja menghalangi laju truk trailer di belakangnya sehingga menutup sebagian jalur. Dalam keterangan unggahan disebutkan kejadian itu berujung pada senggolan dengan pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Video itu pun menuai beragam komentar dari warganet yang menyoroti perilaku pengemudi kendaraan besar di jalan raya serta potensi bahaya yang dapat ditimbulkan bagi pengguna jalan lainnya.
Penjelasan Polres Rembang
Kanit Gakkum Satlantas Polres Rembang Iptu Bhakti Satria membenarkan ada kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan umum wilayah Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang.
"Kecelakaan lalu lintas terjadi antara kendaraan tractor head (truk trailer) FAW H-9038-OF dengan sepeda motor Yamaha Fazzio K-3695-AD," kata Bhakti saat dimintai konfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Bhakti menjelaskan, peristiwa itu diawali oleh perselisihan antara sopir tractor head atau truk trailer dengan sopir truk boks atau Mitsubishi Colt Diesel H-8978-FA di jalan wilayah Desa Dresikulon, Kecamatan Kaliori, pada sekitar pukul 16.30 WIB.
Menurutnya, truk trailer yang dikemudikan M Kumaidi (60), warga Desa Selopuro, Kecamatan Lasem, itu melaju dari arah barat menuju timur atau dari Kaliori ke Rembang. Di belakangnya melaju truk boks atau Colt Diesel yang dikemudikan Aditya Tito Yulian (22), warga Semarang.
"Saat di lokasi, kendaraan Colt Diesel mendahului dari sisi kiri. Namun karena di bahu jalan ada kendaraan lain yang parkir, kendaraan tersebut kembali ke jalur kanan secara tiba-tiba," jelas Bhakti soal awal perselisihan itu.
"Saat kendaraan Colt Diesel kembali ke jalur kanan secara tiba-tiba, pengemudi tractor head membunyikan klakson keras. Diduga pengemudi Colt Diesel tidak terima sehingga terjadi aksi saling pepet antara kedua kendaraan di jalan," sambungnya.
Setiba di wilayah Desa Tasikagung, truk boks kembali mendahului dari kiri lalu secara tiba-tiba masuk ke jalur kanan. Pengemudi truk trailer yang kaget kemudian menghindar ke kanan hingga melewati marka tengah jalan.
"Karena menghindar ke kanan, kendaraan tractor head (truk trailer) menabrak sepeda motor Yamaha Fazzio yang datang dari arah berlawanan," ujar Bhakti.
Sepeda motor tersebut dikendarai Karman (45), PNS asal Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp 1 juta.
Bhakti menambahkan, permasalahan kecelakaan tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan atas permintaan korban. Pengendara sepeda motor akhirnya menerima ganti rugi dari sopir truk trailer dan sopir truk boks.
Keributan antara kedua sopir truk itu juga diselesaikan secara damai. Sopir truk boks mengganti kerusakan kaca variasi pada truk trailer yang pecah akibat insiden sebelumnya.
"Semua pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan permasalahan dinyatakan selesai," pungkas Bhakti.
(dil/dil)
