Apakah Hari Ini Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan? Cek Doa dan Keutamaannya!

Apakah Hari Ini Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan? Cek Doa dan Keutamaannya!

Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy - detikJateng
Jumat, 06 Mar 2026 17:05 WIB
Ilustrasi iktikaf di masjid saat malam Nuzulul Quran.
Ilustrasi Malam Nuzulul Quran (Foto: ChatGPT)
Solo -

Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Di dalamnya terdapat berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam, salah satunya adalah turunnya Al-Quran sebagai kitab suci yang menjadi pedoman hidup umat manusia. Peristiwa turunnya Al-Quran inilah yang dikenal sebagai Nuzulul Quran.

Nuzulul Quran diyakini sebagai peristiwa ketika wahyu pertama Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Peristiwa ini menjadi awal dari proses turunnya Al-Quran secara bertahap selama kurang lebih 23 tahun sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Karena itu, malam Nuzulul Quran dipandang sebagai malam yang penuh kemuliaan. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Quran, berzikir, serta memanjatkan doa agar mendapatkan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertanyaannya, benarkah hari ini malam Nuzulul Quran 17 Ramadan 1447 H? Jawabannya bisa detikers peroleh lewat uraian di bawah ini. Simak sampai tuntas agar tidak terlewat informasi pentingnya, ya!

Kapan Malam Nuzulul Quran 2026?

Tanggal malam Nuzulul Quran 17 Ramadan 1447 H pada tahun 2026 memiliki sedikit perbedaan karena adanya perbedaan penetapan awal Ramadan di Indonesia. Jadi, kapan malam Nuzulul Quran 2026?

ADVERTISEMENT

Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, awal Ramadan ditetapkan pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan perhitungan tersebut, 17 Ramadan 1447 H jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026. Namun, malam ke-17 alias malam Nuzulul Quran-nya sendiri bertepatan dengan Kamis malam, 5 Maret 2026.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan awal Ramadan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026 melalui sidang isbat. Dengan keputusan tersebut, 17 Ramadan 1447 H versi pemerintah jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026. Otomatis, malam Nuzulul Quran-nya dimulai malam ini, Jumat, 6 Maret 2026, setelah Matahari terbenam.

Hal yang sama juga dijelaskan oleh NU Online bahwa jika mengikuti penetapan awal Ramadan oleh pemerintah dan Nahdlatul Ulama, maka tanggal 17 Ramadan jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026, sedangkan malam peringatannya dimulai pada Jumat malam, 6 Maret 2026.

Perbedaan satu hari ini merupakan hal yang biasa terjadi dalam penentuan kalender Hijriah karena adanya perbedaan metode penetapan awal bulan.

Keutamaan Malam Nuzulul Quran

Malam Nuzulul Quran memiliki kedudukan yang sangat istimewa karena menjadi awal turunnya Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa tersebut menandai dimulainya wahyu yang menjadi pedoman hidup bagi umat manusia.

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 185, Allah SWT berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ

Artinya:"Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang benar dan yang batil."

Selain itu, Allah SWT juga menegaskan dalam Surah Al-Qadr ayat 1:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan."

Ayat tersebut menunjukkan bahwa turunnya Al-Quran merupakan peristiwa yang sangat agung. Oleh karena itu, malam Nuzulul Quran menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Doa dan Amalan Malam Nuzulul Quran

Menurut keterangan di laman NU Online, malam Nuzulul Quran dianjurkan untuk diisi dengan berbagai ibadah seperti membaca Al-Quran, memperbanyak doa, serta melaksanakan ibadah lainnya. Beberapa amalan yang dapat dilakukan meliputi:

1. Membaca Al-Quran

Cara terbaik mengisi malam Nuzulul Quran adalah dengan memperbanyak membaca Al-Quran. Hal ini karena malam tersebut berkaitan langsung dengan peristiwa turunnya kitab suci Al-Quran.

2. Melakukan I'tikaf

Umat Islam juga dianjurkan melakukan i'tikaf di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selama i'tikaf, seseorang dapat memperbanyak membaca Al-Quran, berzikir, dan berdoa.

Niat i'tikaf:

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ للهِ تَعَالَى

Artinya: "Aku berniat i'tikaf di masjid ini karena Allah."

3. Melaksanakan Sholat Malam

Amalan lainnya adalah memperbanyak sholat malam seperti Tahajud dan sholat sunnah lainnya. Sholat malam merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan setelah sholat wajib.

4. Memanjatkan Doa

Selain itu, menurut laman BAZNAS, malam Nuzulul Quran juga dapat diisi dengan memperbanyak doa. Contohnya, ada doa memohon cahaya Al-Quran yang bacaan lengkapnya:

اللَّهُمَّ نَوِّرْ قُلُوبَنَا بِتِلَاوَةِ الْقُرْآنِ، وَزَيِّنْ أَخْلَاقَنَا بِجَاهِ الْقُرْآنِ، وَحَسِّنْ أَعْمَالَنَا بِذِكْرِ الْقُرْآنِ، وَنَجِّنَا مِنَ النَّارِ بِكَرَامَةِ الْقُرْآنِ، وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ بِشَفَاعَةِ الْقُرْآنِ

Artinya: "Ya Allah, sinari hati kami dengan membaca Al-Quran. Hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Quran. Baguskan amalan kami dengan dzikir melalui Al-Quran. Selamatkan kami dari api neraka dengan kemuliaan Al-Quran dan masukkan kami ke dalam surga dengan syafaat Al-Quran."

umat Islam juga bisa mengisi malam bersejarah itu dengan memanjatkan doa permohonan ampun. Salah satu lafal yang dapat dibaca adalah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku."

Mendoakan diri sendiri dan orang tua termasuk amalan yang dianjurkan pada hari-hari Ramadan. Doa ini sudah diajarkan kepada penganut agama Islam Indonesia sejak belia, baik di bangku pendidikan formal maupun nonformal. Lafal Arab dan artinya:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Artinya: "Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta kasihanilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sejak kecil."

Malam Nuzulul Quran identik dengan kegiatan khataman Al-Quran. Biasanya, hadirin akan dibagi ke dalam beberapa kelompok, kemudian ditugaskan membaca ayat atau surat tertentu. Dengan demikian, dalam waktu beberapa jam saja, Al-Quran tuntas dibaca.

Usai menyelesaikan ibadah membaca Al-Quran, biasanya doa khataman akan dibaca bersama-sama. Teks doanya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ، وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نَسِيتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ، وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ، وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Artinya: "Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Quran. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ingatkanlah aku terhadap ayat-ayat yang terlupakan dan ajarkan aku apa yang belum aku ketahui. Berikan aku kemampuan untuk membacanya sepanjang malam dan siang hari, serta jadikanlah ia sebagai pembelaku di hadapan-Mu."

Malam Nuzulul Quran menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memperbanyak membaca Al-Quran, melaksanakan salat malam, berzikir, serta memanjatkan berbagai doa, diharapkan setiap Muslim dapat meraih ampunan, pahala, dan keberkahan yang berlipat ganda pada bulan suci Ramadan.

Artikel ini ditulis oleh Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(num/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads