Wali Kota Solo, Respati Ardi merespons penangguhan pembayaran listrik Keraton Solo oleh Pemkot Solo. Respati menyebut bahwa tidak ada penghentian pembayaran listrik Keraton Solo.
Respati mengatakan bahwa untuk menggunakan anggaran Pemerintah harus mengajukan surat permohonan terlebih dahulu. Untuk itu, pihaknya menunggu adanya permohonan dari Keraton Solo.
"Bukan dihentikan, bukan dihentikan. Kami menunggu yang memohon. Kan kalau pakai anggaran itu harus ada permohonan untuk penggunaan, sebelumnya belum ada. Seperti itu," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Respati sendiri juga mempersilahkan Keraton Solo untuk memasukkan permohonan anggaran pembayaran tagihan listrik Keraton Solo.
"Bukan tidak bisa dianggarkan, ada anggarannya. Silakan dimohon jika memang dibutuhkan," terangnya.
Sebelumnya, Keraton Solo sempat gelap gulita karena pembayaran listrik ditangguhkan Pemkot Solo. Pihak Paku Buwono XIV Mangkubumi sendiri mengambil langkah membayar tagihan listrik untuk bulan Februari.
Langkah tersebut diambil oleh pihak PB XIV Mangkubumi lantaran dari pihak Sri Susuhunan Empat Belas atau PB XIV Purbaya sempat mematikan beberapa aliran listrik. Untuk itu, pihak PB XIV Mangkubumi atau dari Lembaga Dewan Adat (LDA) memutuskan untuk membayar tagihan listrik di bulan Februari 2026.
"Lalu kami kemarin rapat juga dengan Panembahan Agung Tedjowulan, dengan Gusti Moeng, lalu kita bahas juga masalah ini, di mana kemudian kita putuskan kita akan lakukan pembayaran untuk bulan Februari dan Alhamdulillah per pagi ini sudah kita bayarkan, sudah selesai," kata Ketua Eksekutif LDA, KPH Edy Wirabhumi ditemui awak media di Kawasan Keraton Solo, Selasa (3/3).
Edy mengatakan, listrik sempat dimatikan selama dua hari yakni Senin (2/3) malam dan Minggu (28/2) malam. Untuk itu, pihaknya memilih untuk membayar tagihan listrik bulan Februari 2026.
"Cuman kemarin kita juga agak kaget ada pemadaman setempat oleh orang-orang tertentu yang mengatakan 'karena ini listrik saya yang bayar jadi jangan pakai listrik berlebihan' gitu, sehingga halaman Keraton sempat gelap dua hari kemarin gitu. Oleh karena itu, untungnya tidak sampai tiga hari karena hari ini sudah kita bayar gitu," terangnya.
"(Yang mati bagian mana?) Kalau masuk halaman utama ada pohon-pohon sawo kecik itu kan, pinggir timur yang biasanya terang itu gelap gulita sudah dua malam kemarin," lanjutnya.
