Kalender Hijriah Hari Ini 2 Maret 2026 dan Jadwal Nuzulul Quran 1447 H

Kalender Hijriah Hari Ini 2 Maret 2026 dan Jadwal Nuzulul Quran 1447 H

Nur Umar Akashi - detikJateng
Senin, 02 Mar 2026 08:59 WIB
Memasuki 10 hari terakhir bulan suci ramadan, banyak orang berlomba-lomba mengejar pahala. Salah satunya kala ia menyambut Nuzulul Quran. Inilah potretnya. 

Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Al-Quran dalam menyempurnakan ajaran Islam sebagai petunjuk umat manusia. Momen ini diperingati saat memasuki hari ke -17 Bulan Suci Ramadan.
Ilustrasi nuzulul quran. Foto: Pradita Utama
Solo -

Tanggal kalender Hijriah hari ini harus diketahui setiap muslim karena dipergunakan sebagai patokan ibadah, terlebih pada bulan Ramadan yang mulia. Apabila tak diperhatikan, maka Ramadan bakal lenyap begitu saja, menghilangkan kesempatan panen pahala.

Perlu diketahui, kalender Hijriah berbeda dengan kalender Masehi dalam berbagai aspek. Dirujuk dari laman resmi SMA Negeri 1 Kutowinangun, kalender Hijriah berpatokan pada peredaran Bulan terhadap Bumi. Di sisi lain, kalender Masehi menggunakan pergerakan Matahari.

Perbedaan lainnya terletak dalam jumlah hari tiap bulan. Terdapat 29 atau 30 hari dalam 1 bulan kalender Hijriah. Sementara itu, jumlah hari per bulan Masehi mencapai 31. Alhasil, total hari dalam setahun penanggalan pun berlainan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak mau sampai melewatkan tanggal-tanggal penting Ramadan, seperti momen Lailatul Qadr dan Nuzulul Quran? Yuk, simak konversi Senin, 2 Maret 2026, versi pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah di bawah ini!

ADVERTISEMENT

Kalender Hijriah Hari Ini 2 Maret 2026

Kalender Hijriah 2 Maret 2026 Menurut Pemerintah

Pemerintah melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama pada Selasa, 17 Februari 2026 menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Pasalnya, hilal tidak memenuhi kriteria dari MABIMS.

"Dengan demikian, bukan hanya belum memenuhi kriteria imkan rukyat, tetapi secara astronomis hilal belum mungkin terlihat, sehingga secara hisab data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS," bunyi keterangan di laman resmi Kementerian Agama.

Berhubung hilal tidak nampak, umur bulan berjalan (dalam hal ini Syaban) digenapkan menjadi 30 hari. Baru setelahnya, Ramadan dimulai. Penggenapan ini dikenal sebagai metode istikmal.

"Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh hari Kamis, 19 Februari 2026," ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Bimas Islam TV.

Alhasil, 2 Maret 2026 dikonversi pemerintah menjadi 12 Ramadan 1447 H

Kalender Hijriah 2 Maret 2026 Menurut NU

Dilihat dari Instagram Lembaga Falakiyah NU, @falakiyahnu, NU menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Ketetapan itu tercantum dalam Surat Nomor 39/PB.01/A.I.01.47/99/02/2026 tentang Ikhbar/Pemberitahuan Hasil Rukyatul Hilal bil Fi'li Awal Ramadhan 1447 H.

"Berdasarkan laporan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, tidak terdapat lokasi yang berhasil melihat hilal dikarenakan hilal masih di bawah ufuk. Dengan demikian umur bulan Sya'ban 1447 H adalah 30 hari," bunyi keterangan di surat itu.

Dengan demikian, NU mengonversi 2 Maret 2026 menjadi 12 Ramadhan 1447 H.

Kalender Hijriah 2 Maret 2026 Menurut Muhammadiyah

Dilihat dari Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah, 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), yakni 1 hari 1 tanggal di seluruh bagian Bumi.

Sederhananya, bila suatu wilayah sudah memenuhi ketinggian hilal 5 derajat dan elongasi 8 derajat, maka bulan baru dianggap sudah dimulai. Dalam konteks Ramadan 1447 H, wilayah Alaska di Amerika sudah memenuhinya pada Selasa, 17 Februari 2026. Alhasil, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026.

Dengan demikian, Muhammadiyah mengonversi 2 Maret 2026 menjadi 13 Ramadan 1447 H.

Jadwal Nuzulul Quran 1447 H/2026 M

Sebelum mengetahui jadwalnya, detikers mesti paham dahulu apa itu Nuzulul Quran. Dirujuk dari laman resmi Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Walisongo Semarang, secara bahasa, 'nuzul' berasal dari kata Arab 'nazala' yang berarti 'turun. Sementara itu, 'Quran' berakar dari kata 'qara'a' yang artinya 'membaca' atau 'bacaan'.

Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa Nuzulul Quran adalah turunnya bacaan. Istilah ini merujuk pada turunnya firman Allah SWT kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, terkhusus yang pertama. Lokasinya di Gua Hira.

Lantas, kapan Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama berupa surat al-Alaq ayat 1-5 itu? Sejatinya, para ulama berbeda pendapat. Namun, di Indonesia, tanggal yang dipedomani adalah 17 Ramadan.

Menurut penjelasan Ayi Yunus R di buku Ajaibnya Puasa: Fasting is Amazing, dasar pemilihan 17 Ramadan adalah firman Allah SWT:

وَاعْلَمُوْٓا اَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِّنْ شَيْءٍ فَاَنَّ لِلّٰهِ خُمُسَهٗ وَلِلرَّسُوْلِ وَلِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِ اِنْ كُنْتُمْ اٰمَنْتُمْ بِاللّٰهِ وَمَآ اَنْزَلْنَا عَلٰى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعٰنِۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya: "Ketahuilah, sesungguhnya apa pun yang kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka seperlimanya untuk Allah, Rasul, kerabat (Rasul), anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan ibnu sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Nabi Muhammad) pada hari al-furqān (pembeda), yaitu pada hari bertemunya dua pasukan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS al-Anfal: 41)

Melalui catatan kaki di Quran online-nya, Kementerian Agama menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan hari al-furqan adalah Perang Badar. Perang ini terjadi pada Jumat, 17 Ramadan 2 Hijriah. Alhasil, sebagian ahli tafsir memakai ayat ke-41 surat al-Anfal sebagai dalil Al-Quran turun pada malam 17 Ramadan.

Lantas kapan 17 Ramadan 1447 H/2026 M? Perlu diketahui bahwasanya pemerintah dan NU memulai puasa pada Kamis, 19 Februari 2026. Sementara itu, Muhammadiyah mengawali puasa sehari lebih cepat, yakni pada Rabu, 18 Februari 2026.

Artinya, ada 2 versi 17 Ramadan, yakni:

  • Jumat, 6 Maret 2026: 17 Ramadan 1447 H versi Muhammadiyah. Malam 17-nya pada Kamis, 5 Maret 2026 setelah Matahari terbenam.
  • Sabtu, 7 Maret 2026: 17 Ramadan 1447 H versi pemerintah dan NU. Malam 17-nya pada Jumat, 6 Maret 2026 setelah Matahari terbenam.

Pendapat Lain Mengatakan Nuzulul Quran pada 24 Ramadan

Sebagai catatan, para ulama berselisih pendapat mengenai tanggal Nuzulul Quran yang benar. Pendapat lain justru mengatakan malam turunnya wahyu pertama itu terjadi pada malam ke-24 Ramadan. Dasarnya adalah hadits:

عَنْ وَاثِلَةَ بن الأَسْقَعِ، عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: أُنْزِلَتْ صُحُفُ اِبْرَاهِيْمَ أَوَّلَ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ، وَأُنْزِلَتِ التَّوْرَاةُ لِسِتٍّ مَضَيْنَ مِنْ رَمَضَانَ، وَأُنْزِلَ الزَّبُوْرُ لاِثْنَتَي عَشْرَةَ مِنْ رَمَضَانَ، وَأُنْزِلَ الاِنْجِيْلُ لِثَمَانِ عَشْرَةَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَ اْلقُرْاَنُ لِأَرْبَعٍ وَعِشْرِيْنَ مَضَتْ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: "Dari Wāṡilah bin al-Asqa' bahwa Rasulullah SAW bersabda, 'Ṣuḥuf Ibrahim diurunkan pada malam pertama bulan Ramadan, Taurat diturunkan pada tanggal 6 Ramadan, Zabur pada malam 12 Ramadan, Injil pada malam 18 Ramadan dan Al-Qur'an diturunkan pada malam 24 Ramadan.'" (HR Ahmad, Ath-Thabrani, dan Al-Baihaqi)

Menurut keterangan dari laman NU Online, pendapat Nuzulul Quran pada malam ke-24 Ramadan ini dianggap ulama lebih masuk akal. Mengingat, Allah SWT berfirman bahwasanya Al-Quran turun pada Lailatul Qadar dan malam penuh kemuliaan itu disabdakan Nabi SAW datang pada malam 10 hari terakhir Ramadan.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Demikian kalender Hijriah hari ini 2 Maret 2026 dan jadwal Nuzulul Quran 1447 H. Semoga penjelasannya bermanfaat, ya!



(par/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads