SPPG Gagaksipat 2 Boyolali Minta Maaf Buntut Menu MBG Dikembalikan

SPPG Gagaksipat 2 Boyolali Minta Maaf Buntut Menu MBG Dikembalikan

Jarmaji - detikJateng
Jumat, 27 Feb 2026 20:56 WIB
Pihak SPPG memberikan penjelasan terkait tanggal kedaluwarsa pada menu sosis oven isi daging ayam tersebut.
Ilustrasi MBG. Foto: Getty Images/iStockphoto/Dariia Havriusieva.
Boyolali -

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gagaksipat 2 menyampaikan klarifikasi terkait adanya PAUD yang mengembalikan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) hari ini. Pihak SPPG juga memberi penjelasan terkait tanggal kedaluwarsa pada menu sosis oven isi daging ayam tersebut.

PAUD/KB Kids Fun Edication di Gagapsipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, tadi mengembalikan paket MBG ke SPPG Gagaksipat 2. Pihak pengelola sekolah meminta paket MBG yang diberikan untuk 2 hari itu diganti. Hal ini dikarenakan menu sosis oven isi daging itu kedaluwarsanya tertanggal 27 Februari 2026 atau Jumat hari ini. Kemudian juga terjadi perbedaan isi paket MBG antara satu dengan lainnya.

"Kami pihak SPPG mengakui adanya ketidaktelitian dalam melakukan pengecekan awal, seperti pencantuman informasi tanggal dan produk yang tidak sesuai," kata Kepala SPPG Gagaksipat 2,Yuwida Salma Lova, dalam keterangan tertulis kepada detikJateng, Jumat (27/2/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disampaikan Salma bahwa pihak SPPG Gagaksipat 2 langsung melakukan konfirmasi kepada pihak supplier produk sosis oven isi daging ayam, yakni Avenida Bakery. Produk sosis oven isi ayam tercantum tanggal produksi 25 Februari 2026 dan tanggal expired pada tanggal 27 Februari 2026.

"Kemudian pihak supplier (Avenida Bakery) mengkonfirmasi apabila terjadi kesalahan cetak tanggal yang seharusnya tanggal produksi 26 Februari 2026 dan tanggal expired 28 Februari 2026, serta pihak supplier (Avenida Bakery) juga menyampaikan bahwa produk tersebut masih aman untuk dikonsumsi," jelas Salma.

ADVERTISEMENT

Salma menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah atas kesalahan yang telah terjadi. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi dan perbaikan proses agar kesalahan serupa tak terulang lagi.

"Dari kami sudah menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah atas kesalahan yang telah terjadi. Kami akan melakukan evaluasi dan perbaikan proses untuk mencegah kesalahan serupa di masa depan," ucap dia.

"InsyaAllah, kami pihak SPPG dalam memilih supplier ada kriteria seperti punya izin minimal PIRT, BPOM, dan halal," tegas Salma.

Salma juga menyampaikan rilis dari pihak supplier sosis oven isi ayam itu, yakni Avenida Bakery. Juga disampaikan sertifikat baik izin usaha maupun sertifikat halal supplier tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, pihak Avenida Bakery menyatakan bahwa proses produksi sosis oven isi ayam pesanan SPPG Gagaksipat 1 dan 2 dibuat pada tanggal 26 Februari 2026, tanggal yang sama dengan tanggal pengiriman. Estimasi masa expired pada tanggal 28 Februari 2026.

"Dengan ditemukannya menu sosis oven isi ayam dari produk kami yang untuk pengemasannya ditemukan kesalahan cetak kode produksi di dapur SPPG GAGAK SIPAT dapur 1 dan 2 menyatakan sebagai berikut : 1. Untuk proses produksi kami dapat pastikan bahwa pesanan untuk SPPG GAGAK SIPAT dapur 1 dan 2 kami buat di tanggal 26 Februari 2026, tanggal sama dengan tanggal pengiriman dengan estimasi masa expired ditanggal 28 Februari 2026 sesuai dengan standar produk kami," tulis pihak Avenida Bakery.

Diberitakan sebelumnya, PAUD/KB Kids Fun Education di Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, mengembalikan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan hari ini. Sebanyak 46 paket MBG itu dikembalikan ke dapur SPPG.

"Ini tadi saya kembalikan ke SPPG-nya," kata pengelola PAUD/KB Kids Fun Education Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali, Dewi Ritaningsih, Jumat (27/2).

Hari ini tadi siswa di sekolahnya tersebut mendapat paket MBG untuk dua hari. Yakni hari ini dan besok. Ia mengecek isi paket MBG tersebut dan mendapati adanya ketidakseragaman isinya. Ada yang ada susunya, ada yang tidak. Buahnya ada yang pakai jeruk, ada yang pakai apel.

Kemudian menu sosis oven isi daging, tanggal produksi 25 Februari 2026 dan expired pada Jumat, 27 Februari 2026 hari ini. Ini juga yang menjadi alasan paket MBG itu dia kembalikan.

"Saya melihatnya dari tulisan yang ada. Disitu ditulis tanggal 27 (Februari 2026) expired-nya. Lha hari ini, itu tanggal 27. Saya nggak mau berisiko terhadap anak-anak, karena ini PAUD sehingga daya tahan tubuh mereka itu kan masih belum sangat kuat. Ya kalau dia tahan perutnya, kalau nggak tahan," ungkap dia.

Pihaknya pun menyayangkan. Apalagi, lanjut dia, antara kemasan atau paket yang satu dengan yang lain ada yang beda isinya.

"Kaya sisa-sisa mana yang ada dimasukkan. Misalkan, ini susunya habis terus yang lainnya didobeli sosis 2. Terus antara buah pun beda-beda, satunya ada apel, satunya ada jeruk. Lha ini anak-anak misalkan do meri (iri) gimana," tambahnya.


Paket MBG Diganti

Pihaknya kemudian membawa kembali paket MBG tersebut ke SPPG. Menurut Dewi, pihak SPPG sudah mengganti paket MBG ke sekolahnya. Pada menu sosis yang baru, tanggal kedaluwarsa tertulis 28 Februari 2026.

Hanya saja, kata dia, tanggal kedaluwarsa pada menu sosis, yang tadinya ketikan komputer, di menu yang baru tulisan tangan.

Dewi meminta petugas SPPG untuk lebih teliti memasukkan makanan baik dari segi keamanan dan keseragaman. Karena ketika makanan berisi beda, dikhawatirkan timbul kecemburuan diantara siswa PAUD.


Dinkes Boyolali Cek ke SPPG

Ketua Satgas MBG yang juga Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, mengatakan sudah memerintahkan Dinas Kesehatan untuk menindaklanjutinya.

"Hari ini Dinas Kesehatan langsung TL (tindak lanjut)," kata dia kepada wartawan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, FX. Kristandyoko, menyatakan pihaknya sudah turun ke SPPG Gagaksipat 2 untuk melakukan pengecekan. Dia juga membagikan foto saat dirinya mendatangi SPPG itu.

"Sampun... Menunya sampun diganti...kita benahi bersama-sama," kata Kristandyoko kepada detikJateng.

"(Apakah benar sosis sudah kedaluwarsa?) Belum mas...kita harus hati-hati," ucap dia.

Dijelaskan dia, bahwa expired atau kedaluwarsa merupakan istilah yang merujuk pada tanggal terakhir suatu produk layak digunakan atau dikonsumsi. Melewati tanggal itu, maka kualitas, efektivitas dan keamanan produk menurun secara signifikan.

Halaman 2 dari 2
(apl/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads