Paket makanan bergizi gratis (MBG) di SMPN 1 Delanggu ditemukan roti tawar yang berjamur. Polisi turun tangan ke lokasi guna memastikan kondisi para penerimanya.
Pantauan detikJateng, sekitar pukul 11.00 WIB satu mobil Polsek Delanggu, mobil Sat Reskrim Polres Klaten, mobil boks MBG dan ambulans puskesmas diparkir di depan SMP. Sedangkan mobil Sabhara dan Inafis masuk ke halaman tengah sekolah.
Beberapa anggota polisi berseragam berjaga di lokasi. Siswa tampak beraktivitas seperti biasa, tetapi ada beberapa orang tua terlihat di pintu masuk sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tampak seorang anggota polisi yang membawa sebungkus roti tawar sedikit berwarna kebiruan dimasukkan mobil. Beberapa orang tua murid yang ditemui membenarkan ada roti tawar berjamur.
"Yang menjamur roti dibagikan kemarin. Ada sebagian dikembalikan ada sebagian sudah dibuang," kata beberapa ibu-ibu di kompleks sekolah kepada detikJateng, Jumat (27/2/2026) siang.
"Cuma roti, telur tidak masalah. Yang jamur juga tidak semua," imbuhnya.
Orang tua berinisial D, mengatakan MBG yang berjamur diterima anaknya pada Kamis (26/2). Jamur itu ditemukan pada roti tawar saja tapi sudah langsung dibuang.
"Roti anak saya jamuran tapi langsung saya buang, sudah tengik. Infonya diminta kembalikan mau diganti, ya cuma roti dan lainnya aman," kata D.
Kasi Humas Polres Klaten, AKP Suwoto, mengonfirmasi ada kejadian tersebut. Polres sempat mengecek ke lokasi.
"Betul (Polres ke lokasi). Tapi tidak ada korban yang keracunan," jawab Suwoto kepada detikJateng.
Terpisah Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Klaten, Yoga Angga Pratama, membenarkan adanya temuan tersebut. Roti akan ditukar dengan yang bagus.
"Ya betul. Infonya mau segera ditukar dengan yang bagus," jelas Yoga.
Salah seorang siswa SMP lain di Delanggu mengatakan rotinya tidak berjamur. Padahal dibagikan juga hari Kamis.
"Dibagikan Kamis tapi roti bagus semua, tidak jamuran. Punya adik saya juga tidak berjamur padahal SPPG juga sama dengan SMPN 1," ungkap Kiki kepada detikJateng.
(apl/ams)
