Memasuki pekan pertama bulan Ramadan 1447 H, umat Islam mulai menyesuaikan ritme ibadah harian mereka dengan penuh semangat. Hitungan hari puasa menjadi informasi yang paling banyak dicari untuk memastikan agenda buka puasa bersama hingga rencana mudik tetap sesuai jadwal. Perbedaan awal penetapan Ramadan tahun ini membuat banyak orang kembali mengecek kalender untuk menyelaraskan waktu.
Adanya dua versi penanggalan menuntut setiap individu untuk lebih teliti dalam memantau urutan hari ibadah yang mereka jalani. Meski demikian, perbedaan tersebut tidak menyurutkan kekhusyukan umat dalam menjalankan rukun Islam keempat ini secara serentak di berbagai wilayah. Setiap harinya tetap membawa keberkahan tersendiri, mulai dari nikmatnya sahur hingga syahdunya pelaksanaan sholat Tarawih.
Sudahkah detikers memastikan hari ini merupakan puasa ke berapa? Jangan sampai keliru menentukan jadwal penting atau momen sakral seperti malam Nuzulul Quran yang segera tiba. Cek daftar lengkap kalender Ramadan 2026 versi Pemerintah dan Muhammadiyah melalui ulasan mendalam di bawah ini, detikers!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Poin utamanya:
- Pemerintah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada 19 Februari 2026, sementara Muhammadiyah memulainya pada 18 Februari 2026.
- Berdasarkan tanggal 23 Februari 2026, penganut versi Pemerintah menjalankan puasa ke-5, sedangkan versi Muhammadiyah menjalankan puasa ke-6.
- Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada 20 Maret (Muhammadiyah) atau 21 Maret (Pemerintah/NU), tergantung hasil sidang isbat akhir Ramadan.
Sekarang Puasa Hari ke Berapa?
Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan awal puasa melalui mekanisme Sidang Isbat yang menggabungkan metode perhitungan astronomi dengan pengamatan hilal secara langsung di lapangan. Hasilnya, pemerintah memutuskan bahwa awal Ramadan tahun ini jatuh satu hari lebih lambat dibandingkan dengan penetapan sejumlah organisasi keagamaan.
Penetapan ini didasarkan pada hasil Sidang Isbat (penetapan) 1 Ramadan 1447 H yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).
"Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026," ujar Menag dalam konferensi pers usai Sidang Isbat, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag RI.
Bagi detikers yang mengikuti keputusan ini, Anda bisa melihat urutan hari puasa dan jadwal ibadah lainnya melalui daftar di bawah ini. Pastikan kamu menyimak kalender Ramadan 2026 selengkapnya agar tidak terlewat momen-momen penting sepanjang bulan suci.
Berikut adalah jadwal kalender Ramadan 1447 H versi Pemerintah yang dimulai satu hari lebih lambat dari versi Muhammadiyah, yakni pada Kamis, 19 Februari 2026:
- 1 Ramadan 1447 H: Kamis, 19 Februari 2026
- 2 Ramadan 1447 H: Jumat, 20 Februari 2026
- 3 Ramadan 1447 H: Sabtu, 21 Februari 2026
- 4 Ramadan 1447 H: Minggu, 22 Februari 2026
- 5 Ramadan 1447 H: Senin, 23 Februari 2026
- 6 Ramadan 1447 H: Selasa, 24 Februari 2026
- 7 Ramadan 1447 H: Rabu, 25 Februari 2026
- 8 Ramadan 1447 H: Kamis, 26 Februari 2026
- 9 Ramadan 1447 H: Jumat, 27 Februari 2026
- 10 Ramadan 1447 H: Sabtu, 28 Februari 2026
- 11 Ramadan 1447 H: Minggu, 1 Maret 2026
- 12 Ramadan 1447 H: Senin, 2 Maret 2026
- 13 Ramadan 1447 H: Selasa, 3 Maret 2026
- 14 Ramadan 1447 H: Rabu, 4 Maret 2026
- 15 Ramadan 1447 H: Kamis, 5 Maret 2026
- 16 Ramadan 1447 H: Jumat, 6 Maret 2026
- 17 Ramadan 1447 H: Sabtu, 7 Maret 2026
- 18 Ramadan 1447 H: Minggu, 8 Maret 2026
- 19 Ramadan 1447 H: Senin, 9 Maret 2026
- 20 Ramadan 1447 H: Selasa, 10 Maret 2026
- 21 Ramadan 1447 H: Rabu, 11 Maret 2026
- 22 Ramadan 1447 H: Kamis, 12 Maret 2026
- 23 Ramadan 1447 H: Jumat, 13 Maret 2026
- 24 Ramadan 1447 H: Sabtu, 14 Maret 2026
- 25 Ramadan 1447 H: Minggu, 15 Maret 2026
- 26 Ramadan 1447 H: Senin, 16 Maret 2026
- 27 Ramadan 1447 H: Selasa, 17 Maret 2026
- 28 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Maret 2026
- 29 Ramadan 1447 H: Kamis, 19 Maret 2026
- 30 Ramadan 1447 H: Jumat, 20 Maret 2026 (Prediksi)
Kalender Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah
Bagi detikers yang mengikuti penetapan dari Muhammadiyah, jadwal awal puasa tahun ini memang dimulai lebih awal dibandingkan dengan prediksi pemerintah. Keputusan ini didasarkan pada metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang menetapkan awal bulan kamariah tanpa harus menunggu visibilitas hilal secara mata telanjang.
"Di seluruh dunia tanggal 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M," tulis keterangan dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.
Agar kita dapat memantau hitungan hari dan mempersiapkan agenda ibadah dengan tepat, silakan cek kalender Ramadan 2026 versi Muhammadiyah selengkapnya di bawah ini.
- 1 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Februari 2026
- 2 Ramadan 1447 H: Kamis, 19 Februari 2026
- 3 Ramadan 1447 H: Jumat, 20 Februari 2026
- 4 Ramadan 1447 H: Sabtu, 21 Februari 2026
- 5 Ramadan 1447 H: Minggu, 22 Februari 2026
- 6 Ramadan 1447 H: Senin, 23 Februari 2026
- 7 Ramadan 1447 H: Selasa, 24 Februari 2026
- 8 Ramadan 1447 H: Rabu, 25 Februari 2026
- 9 Ramadan 1447 H: Kamis, 26 Februari 2026
- 10 Ramadan 1447 H: Jumat, 27 Februari 2026
- 11 Ramadan 1447 H: Sabtu, 28 Februari 2026
- 12 Ramadan 1447 H: Minggu, 1 Maret 2026
- 13 Ramadan 1447 H: Senin, 2 Maret 2026
- 14 Ramadan 1447 H: Selasa, 3 Maret 2026
- 15 Ramadan 1447 H: Rabu, 4 Maret 2026
- 16 Ramadan 1447 H: Kamis, 5 Maret 2026
- 17 Ramadan 1447 H: Jumat, 6 Maret 2026
- 18 Ramadan 1447 H: Sabtu, 7 Maret 2026
- 19 Ramadan 1447 H: Minggu, 8 Maret 2026
- 20 Ramadan 1447 H: Senin, 9 Maret 2026
- 21 Ramadan 1447 H: Selasa, 10 Maret 2026
- 22 Ramadan 1447 H: Rabu, 11 Maret 2026
- 23 Ramadan 1447 H: Kamis, 12 Maret 2026
- 24 Ramadan 1447 H: Jumat, 13 Maret 2026
- 25 Ramadan 1447 H: Sabtu, 14 Maret 2026
- 26 Ramadan 1447 H: Minggu, 15 Maret 2026
- 27 Ramadan 1447 H: Senin, 16 Maret 2026
- 28 Ramadan 1447 H: Selasa, 17 Maret 2026
- 29 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Maret 2026
- 30 Ramadan 1447 H: Kamis, 19 Maret 2026
Kapan Idul Fitri 2026?
Setelah mengetahui kalender lengkap Ramadan 1447 H, pertanyaan yang kini paling banyak muncul di benak masyarakat tentu saja adalah kapan Idul Fitri 2026 akan dirayakan? Mengingat adanya perbedaan awal puasa, potensi perbedaan tanggal Lebaran pun menjadi hal yang patut diperhatikan agar masyarakat bisa mempersiapkan rencana mudik dan silaturahmi dengan lebih matang.
Berikut adalah penjelasan mengenai prediksi tanggal Idul Fitri 2026 berdasarkan data dari Pemerintah dan Muhammadiyah.
1. Versi Muhammadiyah
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, bulan Ramadan tahun ini digenapkan menjadi 30 hari karena posisi hilal sudah terpenuhi pada tanggal 19 Maret. Oleh karena itu, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
2. Versi Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU)
Pemerintah melalui Kementerian Agama baru akan menetapkan tanggal pasti Idul Fitri setelah melaksanakan Sidang Isbat di akhir Ramadan nanti. Namun, jika melihat data astronomi dan kriteria MABIMS yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat, ada potensi besar Ramadan bagi versi Pemerintah akan berlangsung selama 30 hari. Jika prediksi ini akurat, maka Idul Fitri versi pemerintah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Meskipun terdapat potensi perbedaan, pemerintah biasanya tetap memfasilitasi seluruh umat Islam agar dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kedamaian. Pastikan Anda terus memantau informasi resmi menjelang akhir bulan suci nanti.
Sudah tahu sekarang puasa hari ke berapa, detikers? Semoga penjelasan di atas bermanfaat!
FAQ
1. Puasa 1447 H tanggal berapa?
Tahun ini, awal puasa 1447 H terbagi dalam dua versi. Berdasarkan ketetapan Sidang Isbat Kementerian Agama, awal Ramadan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026. Di sisi lain, sesuai Maklumat PP Muhammadiyah, 1 Ramadan dimulai lebih awal yaitu pada tanggal 18 Februari 2026.
2. 17 Maret hari puasa ke berapa?
Jika merujuk pada kalender Ramadan 2026 versi pemerintah, tanggal 17 Maret 2026 merupakan puasa ke-27. Sementara itu, versi Muhammadiyah tanggal 17 Maret 2026 merupakan puasa ke-28.
3. Kapan 1 Ramadhan 2026 versi pemerintah?
Berdasarkan hasil Sidang Isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Selasa (17/2/2026), pemerintah secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil karena pada saat pengamatan, posisi hilal belum memenuhi kriteria MABIMS sehingga umur bulan Syaban disempurnakan menjadi 30 hari.
(anm/apl)











































