Rangkaian Kegiatan MAJT Semarang Saat Ramadan, Ada Pesantren Nasional

Rangkaian Kegiatan MAJT Semarang Saat Ramadan, Ada Pesantren Nasional

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Rabu, 18 Feb 2026 21:59 WIB
Suasana Masjid Agung Jawa Tengah, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (18/2/2026).
Suasana Masjid Agung Jawa Tengah, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (18/2/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) menyiapkan berbagai kegiatan selama bulan Ramadan 1447 H. Tak hanya salat tarawih, berbagai agenda keagamaan, sosial, hingga edukasi digelar untuk menyemarakkan bulan suci.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Humas MAJT, Benny Arief Hidayat. Ia mengatakan, persiapan telah dilakukan dari jauh-jauh hari. Salah satu agenda utama MAJT di Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, adalah tarawih dengan tradisi satu malam satu juz.

"Insyaallah tarawih satu malam satu juz akan terus berlangsung, dan bahkan nanti dari Masjid Sheikh Zayed (Solo) juga akan mengirimkan beberapa imamnya untuk menjadi imam di Masjid Agung Jawa Tengah," kata Benny kepada detikJateng di MAJT, Rabu (18/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salat tarawih akan digelar 20 rakaat dengan jeda pembacaan Asmaul Husna setelah delapan rakaat pertama, kemudian ditutup witir tiga rakaat. Selain imam lokal, sejumlah imam internasional juga dijadwalkan mengimami tarawih.

ADVERTISEMENT

"Untuk kegiatan-kegiatan yang khas seperti tarawih insyaallah kita lakukan mulai hari ini dengan dipimpin oleh imam-imam internasional, salah satunya ada untuk nanti malam ada Kiai Ulil Abshor, Al-Hafidz," ungkapnya.

Kepala Bagian Humas Masjid Agung Jawa Tengah, Benny Arief Hidayat di MAJT, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (18/2/2026).Kepala Bagian Humas Masjid Agung Jawa Tengah, Benny Arief Hidayat di MAJT, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (18/2/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Selain itu, setiap bakda (setelah) Subuh akan digelar kajian rutin. Sementara bakda Zuhur diisi pengajian dengan mengulas kitab Nasaihul Ibad. Pada sore hari, santri tahfidz MAJT melaksanakan khataman 30 juz.

"Jelang buka puasa, kita ada talkshow Ramadan yang akan mengundang berbagai tokoh di Jawa Tengah untuk membahas terkait Ramadan, keagamaan, maupun isu-isu di sekitar umat Muslim di Jawa Tengah," urainya.

Tak hanya itu, MAJT turut menyiapkan 700-1.000 paket buka puasa gratis setiap hari bagi jemaah dan masyarakat umum di MAJT.

"Setiap hari kami menyiapkan ratusan paket buka puasa. Bagi masyarakat yang ingin berkontribusi juga kami persilakan melalui Sekretariat Masjid Agung Jawa Tengah," jelasnya.

Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, lanjut Benny, MAJT akan menggelar program iktikaf likuran. Setiap malam ganjil, akan diisi salat tahajud berjemaah dan salat tasbih empat rakaat yang dipimpin ulama secara bergantian.

"Biasanya di malam ganjil insyaallah banyak jemaah yang hadir di MAJT, untuk melaksanakan kegiatan tarawih maupun iktikaf. Untuk iktikaf insyaallah kami juga sediakan penginapan di Hotel Graha Agung," ucapnya.

"Dan juga bagi jemaah yang ingin iktikaf sejak awal, Masjid Agung Jawa Tengah utamanya di ruang utama salat ini, kita buka selama 24 jam," lanjut Benny.

Selain itu, digelar Pesantren Ramadan Anak yang terbuka untuk umum serta Pesantren Pelajar yang melibatkan perwakilan pelajar dari berbagai daerah di Jateng.

"Pelajar nanti untuk pembukaannya akan mengundang seluruh pelajar di Kota Semarang dan sekitarnya, di Jawa Tengah secara perwakilan," jelasnya.

"Untuk yang program menginapnya nanti terbatas sesuai dengan kuota yang ada gitu. Ada yang perwakilan, maupun ada yang mendaftar secara mandiri," sambungnya.

Benny pun mengimbau jemaah tetap menjaga ketertiban dan mengenakan pakaian yang sopan selama berada di kawasan MAJT.



(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads