Sholat Tarawih Pertama Ramadan 2026 Dimulai Kapan? Ini Jadwal dan Tata Caranya

Sholat Tarawih Pertama Ramadan 2026 Dimulai Kapan? Ini Jadwal dan Tata Caranya

Ulvia Nur Azizah - detikJateng
Selasa, 17 Feb 2026 14:06 WIB
Salat Tarawih pertama untuk Ramadan 2024 digelar malam ini, Senin (11/3/2024). Di Masjid Islamic Center Surabaya, berikut ini sederet potretnya.
Sholat tarawih. (Foto: Rifki Afifan Pridiasto)
Solo -

Awal Ramadan selalu ditandai dengan satu momen yang paling ditunggu umat Islam, yaitu dimulainya sholat tarawih. Tahun 2026 kembali menghadirkan perbedaan prediksi antara Muhammadiyah, NU, dan pemerintah dalam menentukan kapan ibadah malam pertama tersebut dimulai.

Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1447 H jatuh lebih cepat, sementara NU dan pemerintah memprediksi satu hari setelahnya. Perbedaan ini wajar terjadi dan tidak mengurangi nilai ibadah, sehingga umat dapat mengikuti otoritas yang mereka anut. Informasi ini menjadi penting agar persiapan ibadah malam pertama Ramadan 2026 bisa dilakukan secara tepat.

Nah, untuk mengetahui jadwal sholat tarawih pertama Ramadhan 2026 dimulai kapan, jangan lewatkan penjelasan lengkap berikut ini, detikers!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin utamanya:

  • Muhammadiyah menetapkan tarawih pertama jatuh pada Selasa malam, 17 Februari 2026.
  • NU dan pemerintah memprediksi tarawih pertama Rabu malam, 18 Februari 2026.
  • Tata cara tarawih beragam, dapat dikerjakan 8 rakaat + witir atau 20 rakaat + witir, sesuai mazhab dan kebiasaan.

ADVERTISEMENT

Sholat Tarawih Pertama Ramadan 2026 Dimulai Kapan?

Pelaksanaan sholat tarawih selalu menjadi penanda utama dimulainya semarak bulan suci Ramadan. Sholat tarawih dilakukan pada malam hari sebelum memulai ibadah puasa keesokan harinya. Karena terdapat perbedaan metode dalam menentukan hilal, waktu dimulainya tarawih pada tahun 2026 pun diprediksi akan mengalami perbedaan antar organisasi Islam dan pemerintah.

1. Jadwal Tarawih Pertama Menurut Muhammadiyah

Berdasarkan parameter Kalender Global (PKG), Muhammadiyah telah menetapkan bahwa tanggal 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026. Hal ini didasari atas terpenuhinya parameter tinggi bulan dan elongasi di wilayah daratan Amerika setelah terjadinya ijtimak pada Selasa Kliwon, 17 Februari 2026.

Dengan ketetapan ini, warga Muhammadiyah akan melaksanakan sholat tarawih pertama pada Selasa malam, 17 Februari 2026. Hal ini ditetapkan melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

2. Prediksi Tarawih Pertama Menurut Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama mencatat bahwa ijtimak akhir Syakban 1447 H terjadi pada Selasa Kliwon, 17 Februari 2026 pukul 19:01:07 WIB. Karena saat matahari terbenam (ghurub) ijtimak belum terjadi dan posisi hilal masih di bawah ufuk (belum memenuhi kriteria Imakanurrukyah), maka 1 Ramadan diprediksi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.

Berdasarkan prediksi tersebut, warga NU kemungkinan besar baru akan melaksanakan sholat tarawih pertama pada Rabu malam, 18 Februari 2026. Meski hal ini sudah tercantum dalam kalender terbitan Lembaga Falakiyah NU, keputusan final mengenai awal Ramadan dan sholat tarawih pertama tetap menunggu sidang isbat.

3. Perkiraan Tarawih Pertama Menurut Pemerintah

Dalam kalender Hijriyah Indonesia Tahun 2026, pemerintah memprediksi bahwa 1 Ramadan 2026 jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Sejalan dengan prediksi NU, penetapan ini mengisyaratkan bahwa pemerintah belum melihat posisi hilal yang cukup pada hari Selasa.

Oleh karena itu, secara nasional pemerintah diperkirakan akan mengimbau umat Islam untuk memulai sholat tarawih pertama pada Rabu malam, 18 Februari 2026. Meski demikian, kepastian resmi tetap akan diumumkan melalui sidang isbat.

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Tarawih

A. Niat Sholat Tarawih

Dalam buku Sempurnakan Shalat Fardhu dengan Shalat Sunah yang ditulis oleh Khalifa Zain Nasrullah, dijelaskan bahwa bacaan niat sholat tarawih dapat disesuaikan dengan peran seseorang dalam sholat, baik sebagai imam, makmum, maupun saat sholat sendiri (munfarid). Berikut adalah bacaan niat sholat tarawih sesuai dengan posisinya:

Niat Sebagai Imam

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى.
Ushallii sunnatat-Taraawihi rak'ataini imaaman lillaahi Ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat mengerjakan sholat sunnah tarawih sebanyak dua raka'at, sebagai imam, karena Allah Ta'ala."

Niat Sebagai Makmum

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى.
Ushallii sunnatat-Taraawihi rak'ataini makmuuman lillaahi Ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat mengerjakan sholat sunnah tarawih sebanyak dua raka'at, sebagai makmum, karena Allah Ta'ala."

Niat Munfarid atau Sholat Sendiri

نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat-tarāwīḥi rak'ataini lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta'ala."

B. Tata Cara Pelaksanaan Tarawih 8 Rakaat

H Ahmad Zacky SAg MA dalam buku Panduan Ibadah Salat Wajib dan Sunah Terlengkap menjelaskan mengenai tata cara pelaksanaan sholat tarawih baik 8. Berikut detailnya:

Metode Pertama (11 Rakaat dengan 8 Tarawih + 3 Witir)

  • Sholat 2 rakaat, kemudian salam.
  • Sholat 2 rakaat, kemudian salam.
  • Sholat 2 rakaat, kemudian salam.
  • Sholat 2 rakaat, kemudian salam.
  • Sholat Witir 3 rakaat (bisa dilakukan dengan 2 rakaat salam, lalu 1 rakaat salam, atau langsung 3 rakaat sekaligus).

Metode Kedua (4 Rakaat Sekali Salam)

  • Sholat 4 rakaat, kemudian salam.
  • Sholat 4 rakaat, kemudian salam.
  • Sholat Witir 3 rakaat, kemudian salam.

C. Tata Cara Pelaksanaan Tarawih 20 Rakaat

Masih dikutip dari buku Panduan Ibadah Salat Wajib dan Sunah Terlengkap, berikut adalah tata cara melaksanakan sholat tarawih 20 rakaat:

  • Sholat dilakukan dengan dua rakaat, kemudian salam, dan diulangi hingga mencapai total 20 rakaat.
  • Setiap rakaat harus diawali dengan membaca Surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan surat lain dari Al-Quran. Dalam praktiknya, surat-surat yang dibaca dalam sholat tarawih 20 rakaat umumnya adalah surat-surat pendek, mulai dari Surat At-Takatsur hingga Surat Al-Lahab.
  • Tidak dianjurkan melaksanakan empat rakaat sekaligus dengan satu salam, kecuali menurut mazhab Hanafi. Dalam mazhab Syafi'i, tarawih harus dilakukan dalam dua rakaat satu salam, sebagaimana disebutkan dalam kitab Kifayatul Akhyar. Jika seseorang melakukan 20 rakaat dengan satu salam saja, maka sholatnya dianggap tidak sah.

D. Doa Setelah Sholat Tarawih

Setelah melaksanakan sholat tarawih, kita dianjurkan membaca doa berikut ini:

'اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِينَ، وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدَيْنَ. وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِينَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِينَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِينَ وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِينَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِينَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِي الْآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِينَ، وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِينَ. وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِينَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِينَ، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنِ، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِينَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِينَ، وَعَلَى سَرِيرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِينَ، وَبِحُوْرِ عِيْنِ مُتَزَوَجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِينَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِينَ بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصَّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا ، ذَلِكَ
الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًا

Allaahumaj'alnaa bil iimaani kaamiliin. Wa lil faraaidhi muaddiin. Wa 'alash shalawaati muhaafidziin. Wa lizzakaati faa'iliin. Wa limaa 'indaka thaalibiin. Wa li'afwika raajiin. Wa bilhudaa mutamassikiin. Wa 'anil laghwi mu'ridhiin. Wa fid-dunyaa zaahidiin. Wa fil aakhirati raaghibiin. Wa bilqadhaa-i raadhiin. Wa bin na'maa-i syaakiriin. Wa 'alal balaa-i shaabiriin. Wa tahta liwaa-i sayyidina muhammadin shallallaahu 'alaihi wasallama yaumal qiyaamati saa-iriin. Wa 'alal haudhi waaridiin. Wa fil jannati daakhiliin. Wa 'alaa sariiratil karaamati qaa'idiin. Wa bihuurin 'iin mutazawwijiin. Wa min sundusin wa istabraqin wa diibaajin mutalabbisiin. Wa min tha'aamil jannati aakiliin. wa min labanin wa 'asalin mushaffaini syaaribiin. Bi akwaabin wa abaariqa wa ka'sin min ma'iin. Ma'alladziina an'amta 'alaihim minan nabiyyiin, washshidiqiin, wasysyuhadaa-i washshaalihiin, wa hasuna ulaaika rafiiqaa, dzaalikal fadhlu minallaahi wakafaa billaahi 'aliimin.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara sholat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qada-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang salih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan sahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Demikian penjelasan lengkap mengenai prediksi jadwal sholat tarawih pertama Ramadan 2026 beserta tata caranya. Semoga bermanfaat!

FAQ

Kapan Tarawih pertama 2026?

Menurut Muhammadiyah, tarawih pertama dilaksanakan 17 Februari 2026 malam. Prediksi NU dan pemerintah menunjukkan tarawih pertama jatuh 18 Februari 2026 malam, dan keputusan final menunggu sidang isbat.

Puasa 2026 Muhammadiyah tanggal berapa?

Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026, sehingga puasa pertama berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026.

Sholat tarawih berapa rakaat?

Sholat tarawih dapat dikerjakan 8 rakaat + 3 rakaat witir atau 20 rakaat + witir, sesuai mazhab dan tradisi setempat. Selama dilakukan dengan tertib, keduanya sah dan memiliki dasar masing-masing dalam praktik ulama.



(sto/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads