Kapan Ziarah Kubur Menjelang Ramadan? Ini Waktu dan Tata Caranya

Kapan Ziarah Kubur Menjelang Ramadan? Ini Waktu dan Tata Caranya

Nur Umar Akashi - detikJateng
Minggu, 15 Feb 2026 10:21 WIB
Ziarah kubur menjadi salah satu amalan yang bisa dikerjakan umat Islam, terutama menjelang Ramadhan. TPU di Jakarta mulai didatangi peziarah.
Ziarah kubur menjelang Ramadan. (Foto: A.Prasetia/detikcom)
Solo -

Tradisi ziarah kubur menjelang Ramadan secara rutin dilangsungkan masyarakat Indonesia setiap tahun. Biasanya, tradisi ini dilakukan beberapa saat sebelum masuk Ramadan. Kapan tepatnya?

Dalam syariat Islam, ziarah kubur pernah dilarang oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Namun dalam perkembangannya, Rasulullah membolehkan. Diambil dari buku Ensiklopedia Hadis Sahih tulisan Muhammad Shidiq Hasan Khan, dasarnya adalah:

وَعَنْ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ((قَدْ كُنْتُ نهيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ ، فَقَدْ أَذِنَ لِمُحَمَّدٍ فِي زِيَارَةِ قَبْرِ أُمِّهِ ، فَرُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الآخرة))

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Buraidah dari ayahnya menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, 'Sungguh aku dulu melarang kalian berziarah kubur. Sekarang, Muhammad telah diizinkan untuk berziarah ke kuburan ibundanya. Maka, berziarahlah ke kubur karena berziarah kubur dapat mengingatkan pada akhirat.'" (HR at-Tirmidzi)

Berhubung Ramadan 1447 H kian dekat, tidak ada salahnya bagi detikers untuk mengetahui waktu ziarah kubur yang tepat. Tentunya, juga bersama tata caranya sesuai ajaran Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Berikut penjelasannya.

ADVERTISEMENT

Poin Utamanya:

  • Tidak ada waktu yang dikhususkan untuk ziarah kubur. Umat Islam boleh melakukannya kapan saja.
  • Tradisi ziarah kubur menjelang Ramadan biasa dilakukan pada 1-2 minggu sebelum bulan puasa. Namun, waktunya mungkin berbeda-beda antardaerah.
  • Tata cara ziarah kubur meliputi meluruskan niat, mengucapkan salam, dan mendoakan penghuni kubur.

Kapan Ziarah Kubur Menjelang Ramadan?

Menurut keterangan dari buku Agar Ziarah Kubur Membawa Berkah oleh Abu Ubaidah Yusuf dan Abu Abdillah Syahrul Fatwa, ahli fikih dari mazhab Syafi'i dan Hanafi menegaskan bahwa ziarah kubur tidak memiliki waktu khusus. Artinya: bebas kapan saja.

Oleh karena itu, tidak ada ketentuan waktu khusus berziarah kubur sebelum Ramadan tiba. Hanya saja, berdasar tradisi setempat, bulan Syaban dimanfaatkan untuk melakukannya. Tanggal di setiap daerah bisa berbeda-beda, begitu pula penyebutannya.

Sebagai contoh, dikutip dari jurnal Humanis Vol 15 No 1 bertajuk 'Nyadran: Bentuk Akulturasi Agama dengan Budaya Jawa' oleh Wildan Novia Rosydiana, nyadran adalah tradisi ziarah kubur di Jawa, khususnya Jawa Tengah. Tradisi ini melibatkan pembersihan makam, penanaman bunga, dan acara kenduri yang dilaksanakan pada bulan Syaban.

Berbeda dengan Jawa Tengah, di Jawa Barat, tradisinya bernama Munggahan. Alam Tarlam dkk dalam jurnal Urwatul Wutsqo berjudul 'Budaya Unik Munggahan Menjelang Bulan Ramadan di Kabupaten Subang Jawa Barat: Studi Antropologi Al-Qur'an', Munggahan tidak hanya berisi ziarah kubur saja, tetapi juga prosesi membersihkan diri di pemandian dan makan bersama.

Akhir kata, tidak ada waktu khusus ziarah kubur menjelang Ramadan. Namun biasanya, tradisi ziarah kubur digelar satu atau dua minggu sebelum bulan puasa benar-benar dimulai.

Tata Cara Ziarah Kubur Menjelang Ramadan

Agar terhindar dari perilaku syirik dan hal-hal yang tak dibenarkan secara agama, umat Islam sudah semestinya mengikuti teladan Rasulullah SAW dalam berziarah kubur. Berikut tata caranya:

1. Meluruskan Niat

Niat adalah pondasi setiap amal. Sebab seperti sabda Nabi SAW, 'Setiap orang mendapat yang diniatkannya'. Bila ziarah kubur, niatkan untuk mendoakan orang yang diziarahi agar amal-amalnya diterima, agar dijauhkan dari siksa kubur, dan agar diterangkan jalannya.

Bisa pula diniatkan membersihkan makam yang telah ditumbuhi semak belukar sehingga berpotensi merusak makam. Yang pasti, jangan meniatkannya untuk mencari berkah atau semisal. Sebab, hanya Allah-lah yang bisa memberi berkah dan rezeki.

2. Mengucapkan Salam

Ketika mendekati atau memasuki kompleks pekuburan, ucapkanlah salam. Hal ini adalah sunnah dari Rasulullah SAW. Lafal salamnya diriwayatkan oleh Imam Muslim, sebagai berikut:

السَّلامُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَلْأَحِقُونَ

Arab Latin: Assalāmu 'alā ahlid-diyāri minal-mu'minīna wal-muslimīn, wa yarḥamullāhul-mustaqdimīna minnā wal-musta'khirīn, wa innā in syā'allāhu bikum lalāḥiqūn.

Artinya: "Keselamatan atas kalian wahai para penghuni kampung ini. Dari kalangan orang-orang mukmin dan muslim. Semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan belakangan. Dan kami insya Allah nanti akan menyusul kalian juga." (HR Muslim no 975)

3. Mendoakan Penghuni Kubur

Usai mengucap salam, selanjutnya, kaum muslim dapat mendoakan penghuni kubur. Tentunya, doa yang diucapkan berisi kebaikan maupun permohonan pengampunan. Jangan sekali-kali mendoakan penghuni kubur dengan doa jelek.

Imam asy-Syafi'i berkata:

"Tidak mengapa berziarah kubur karena Rasulullah pernah bersabda, 'Dahulu aku pernah melarang kalian ziarah kubur, sekarang berziarahlah kalian, akan tetapi jangan berkata hujran.' Jangan berkata di sisi kuburan perkataan hujran, yaitu mendoakan kebinasaan, ucapan jelek atau niyahah (ratapan). Adapun bila engkau ziarah kubur, engkau memohonkan ampun untuk yang telah meninggal, kemudian hatimu jadi lembut, dan teringat perkara akhirat, maka hal ini tidak aku benci." (Al-Umm 1/278)

Saat mendoakan mayit, seorang muslim seyogianya menghadap kiblat. Di samping itu, juga disunnahkan mengangkat tangan sebagaimana yang dahulu dilakukan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.

Nah, itulah pembahasan ringkas mengenai waktu ziarah kubur jelang Ramadan dan tata caranya. Semoga menjawab rasa ingin tahumu, ya, detikers!

FAQ

1. Hal apa saja yang dilarang ketika ziarah kubur?

Antara lain menginjak kuburan, berjalan di atas kuburan, duduk di atas kuburan, memakai sandal di kuburan tanpa kepentingan khusus, buang hajat, bersolek bagi wanita, dan menangis meraung-raung (berlebihan).

2. Apakah harus wudhu sebelum ziarah kubur?

Berwudhu sebelum ziarah kubur dianjurkan, tetapi bukan sebuah kewajiban. Wudhu termasuk salah satu adab sebelum memanjatkan doa nantinya untuk si penghuni kubur.

3. Bacaan apa saja yang harus dibaca saat ziarah kubur?

Disunnahkan mengucapkan salam ketika mendekati pekuburan. Kemudian, mendoakan makam yang diziarahi secara khusus. Doanya mencakup permohonan agar penghuni kubur diampuni dan diberi kebaikan.



(sto/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads