Universitas Negeri Semarang (Unnes) menjadi salah satu destinasi favorit lulusan SMA/SMK sederajat untuk mengarungi dunia perkuliahan. Jurusan sepi peminat jadi incaran karena kesempatan tembusnya tinggi.
Menurut informasi dari laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), UNNES menyediakan total 77 jurusan untuk dimasuki. 75 di antaranya adalah pendidikan sarjana alias S1. 2 sisanya, yakni Desain Komunikasi Visual dan Statistika Terapan dan Komputasi, berjenjang D3.
Mengetahui jurusan tujuan semakin mendesak dengan terus menipisnya waktu pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan semakin dekatnya pendaftaran SNBT. Sebagai referensi, di bawah ini detikJateng himpunkan 10 jurusan Unnes yang sepi peminat, tetapi prospek kerjanya menjanjikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jurusan Unnes yang Sepi Peminat
Pemilihan jurusan di bawah ini didasarkan data daya tampung dan jumlah pendaftar SNBP 2025 yang tersedia di laman SNPMB.
1. Sastra Prancis
Sejak 2021, peluang lolos SNBP jurusan Sastra Prancis di Unnes terbilang tinggi. Paling rendah 23,29% pada 2023, dan tertingginya 43,55% tahun 2024. Adapun 2025, dengan jumlah peminat 89 dan daya tampung 27, rasionya 1:3. Artinya, detikers perlu mengalahkan 2 orang lain jika ingin lolos.
Lulusan Sastra Prancis memiliki scope karier yang luas. Kamu bisa mencoba melamar pekerjaan sebagai interpreter di perusahaan Prancis yang ingin memperluas pangsa pasar ke Indonesia. Dapat pula menekuni jalan akademisi, menjadi dosen atau peneliti. Profesi staf relasi publik maupun tour guide pun terbuka untuk dijajaki.
2. Pendidikan Teknik Bangunan
Tahun 2025, pendaftar SNBP S1 Pendidikan Teknik Bangunan Unnes berjumlah 130 orang dengan daya tampung 27. Itu berarti, peluang seseorang diterima sekitar 20,77%. Apabila dihitung dengan rasio, maka diperoleh perbandingan 1:4,8 atau 1:5.
Karena mengusung nama 'pendidikan', peluang kerja paling cocok untuk lulusan jurusan ini adalah menjadi guru atau dosen kejuruan. Namun, tidak juga menutup kemungkinan berkarier sebagai konsultan teknis, drafter, peneliti, pengawas proyek, hingga quantity surveyor.
3. Pendidikan Seni Musik
Meski persentase kelulusannya terus menurun dari tahun ke tahun, angkanya masih cukup besar dibanding jurusan lain. Tahun 2025, jumlah pendaftar Pendidikan Seni Musik Unnes sebanyak 133 orang. Dari angka itu, 30 diterima. Artinya, rasio untuk lolos masuk jurusan ini adalah 1:4 orang.
Lulusan Pendidikan Seni Musik punya prospek kerja fleksibel. Tidak melulu jadi guru, tapi juga bisa berkiprah sebagai pelatih musik, pengelola kegiatan seni, arranger, hingga konten kreator edukasi musik. Dunia industri kreatif, sekolah, sanggar, hingga platform digital sangat membutuhkan SDM yang paham musik sekaligus mampu mengajarkannya dengan cara menarik dan relevan. Terlebih, saat ini geliat industri digital terus bergerak signifikan.
4. Pendidikan Fisika
Satu kursi di S1 Pendidikan Fisika Unnes tahun 2025 diperebutkan oleh enam orang. Angka ini didapat dari hitungan jumlah pendaftar 182 dengan daya tampung 31. Persentase 17,03% menjadikan Pendidikan Fisika salah satu jurusan yang tingkat keberhasilan tembusnya cukup tinggi.
Sesuai namanya, alumni Pendidikan Fisika bakal berkutat di bidang pendidikan maupun penelitian. Berbekal ilmu pengetahuan dan pemahaman teknologi, lulusan Pendidikan Fisika dapat merambah dunia digital, mengajarkan fisika dengan menyenangkan. Pekerjaan sebagai analis data maupun science communicator pun bisa dicoba.
5. Pendidikan Non Formal
Jurusan S1 Pendidikan Non Formal di Unnes mendapat 100 peminat SNBP 2025. Dengan daya tampung sejumlah 20, peluang lolosnya mencapai 20 persen. Rasio keberhasilan para pendaftar mencapai 1 banding 5 orang.
Usai menyelesaikan studi di Pendidikan Non Formal, detikers berkesempatan bekerja di pemerintahan, misalnya sebagai penyusun program pembinaan masyarakat, analis pendampingan belajar, dan analis mutu pendidikan. Profesi lainnya pun berlimpah, seperti instruktur, penyuluh keluarga, dan staf kesekretariatan. Lulusan Pendidikan Non Formal juga bisa meniti jalur sebagai HRD perusahaan maupun pengelola homeschooling.
6. Seni Rupa
Dengan 190 peminat dan 30 daya tampung pada SNBP 2025, prodi Seni Rupa Unnes menjadi salah satu jurusan yang persaingannya tidak terlalu ketat. Peluang kelulusan bila mendaftar jurusan ini mencapai 15,79% atau rasio 1:6.
Di Indonesia yang kaya akan kebudayaan, lulusan Seni Rupa tidak akan pernah kehilangan pekerjaan. Kiprah sebagai seniman, desainer grafis, kurator pameran, ilustrator, hingga pengelola galeri terbuka lebar. Karier di bidang penelitian maupun pengembangan pendidikan seni juga ada, lho!
7. Pendidikan Bahasa Prancis
SNBP 2025 hanya mencatatkan 48 peminat jurusan Pendidikan Bahasa Prancis dengan total daya tampung 20. Artinya, kemungkinan lolos mencapai 41,67%! Dalam hitungan rasio, seorang pendaftar 'hanya' harus mengalahkan 2-3 orang saja.
Alumni Pendidikan Bahasa Prancis dapat memasuki dunia wirausaha sebagai entrepreneur, memanfaatkan keahlian bahasanya. Dapat pula bekerja di bidang pariwisata, kesekretariatan, perhotelan, dan jurnalistik. Pekerjaan macam guru dan dosen tentu tetap masuk radar.
8. Pendidikan Seni Tari
Persaingan untuk masuk jurusan Pendidikan Seni Tari Unnes terbilang lebih longgar ketimbang jurusan-jurusan lain. Terbukti dengan data SNBP 2025 yang mencatatkan 147 pendaftar dengan daya tampung 30. Peluang untuk menembusnya mencapai 20,41% atau 1:5 orang.
Tidak perlu khawatir mengenai masalah pekerjaan, mahasiswa Pendidikan Seni Tari dapat menekuni pekerjaan koreografer setelah lulus. Lebih suka terjun langsung? Menjadi penari itu sendiri pun bisa. Karier lainnya meliputi pendidik, manajer seni pertunjukan, dan pengelola sanggar tari.
9. Ilmu Politik
Tahun lalu, jurusan Ilmu Politik Unnes menerima 50 orang dari total 325 pendaftar jalur SNBP. Jika dihitung, muncul persentase lolos sebesar 15,38% atau rasio 1:6 atau 1:7. Persentase kelulusan ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Bisa jadi, dalam SNBP 2026, potensinya lebih besar lagi.
Lulusan Ilmu Politik Unnes yang menyandang gelar SIPol dapat berkiprah sebagai komunikator politik, mediator, konsultan politik, jurnalis, hingga entrepreneur. Masuk pemerintahan sebagai peneliti sosial politik maupun analis kebijakan pembangunan juga menjadi opsi lain yang menarik.
10. Fisika
Jurusan kesepuluh di Unnes yang bisa dikatakan sepi peminat jika dibandingkan jurusan lain adalah Fisika. Tercatat, jumlah pendaftar SNBP-nya untuk 2025 berjumlah 137 orang dengan daya tampung 28. Alhasil, 1 kursi di jurusan Fisika diperebutkan 5 orang. Peluangnya sebesar 20,44%.
detikers tidak perlu merasa ragu untuk mendaftar di jurusan Fisika Unnes. Lulusannya diketahui memiliki variasi profesi yang menjanjikan, seperti peneliti, ahli fisika medis, ahli energi terbarukan, ahli geofisika, konsultan keamanan nuklir, dan pengembang perangkat elektronik.
Nah, itulah 10 jurusan di Unnes yang sepi peminat, tetapi prospek kerjanya menjanjikan. Semoga membantu detikers mempertimbangkan pilihan, ya!
