Jenazah survivor Bukit Mongkrang, Yazid Firdaus tiba di rumah duka di Gawanan, Colomadu, Karanganyar. Jenazah Yasid langsung disalatkan oleh keluarga dan para pelayat.
Dari pantauan detikJateng, jenazah Yasid tiba di rumah duka sekira pukul 20.00 WIB. Tiba di rumah duka, jenazah Yasid tidak diturunkan dari ambulans.
Shalat jenazah dilakukan di depan rumah Yazid. Sedangkan para pelayat menyalatkan dalam posisi jenazah berada di dalam ambulans.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlihat ayah Yazid, Sapto Mulyono, tegar melepas kepergian putranya. Sekda Jawa Tengah, Sumarno, juga terlihat melayat di rumah duka.
Usai disalatkan, jenazah Yasid dimakamkan di TPU yang tak jauh dari rumahnya. Sejumlah pelayat mengantar Yasid dengan berjalan kaki.
Ketua RT 03/12, Muhammad Yusuf, mengatakan di lingkungan rumah, Yasid dikenal masyarakat sebagai sosok yang baik. Yasid, kata dia, juga suka berbaur melalui kegiatan yang ada di kampung.
Yazid Firdaus pendaki yang tewas di Bukit Mongkrang Foto: Tara Wahyu/detikJateng |
"Baik sekali, taat sama orang tua. Terakhir ketemu di peringatan pas 17 Agustus, Mas Yasid menjadi salah satu panitia," katanya kepada awak media di rumah duka, Selasa (10/2/2026).
Ia menyebut bahwa generasi anak muda di perumahan tersebut sangat sedikit. Sehingga, Yasid menjadi salah satu generasi yang ada di sana yang bisa menjadi penerus.
"Ya kita merasa kehilangan, karena di perumahan ini generasi muda sedikit. Mas Yasid ini salah satu anak muda yang ada di sini, ya saya merasa kehilangan," katanya.
Diberitakan sebelumnya, tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Yazid adalah pendaki yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu.
Kepala Basarnas Solo, Kamal Riswandi, mengatakan korban ditemukan di 7°41'00.0"S 111°10'30.0"E atau selatan Bukit Mongkrang.
"Alhamdulillah pagi ini kami diinfokan oleh tim SAR gabungan yang menemukan Mas Yasid di wilayah Bukit Mongkrang. Tadi pukul 08.45 WIB, infonya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kamal kepada awak media di Kawasan Wisata Bukit Mitis, Tawangmangu, Selasa (10/2/2026).
Yasid ditemukan di aliran sungai tempuran tebing Mitis dan Mongkrang. Meski sudah ditemukan, tim SAR gabungan terkendala dengan proses evakuasi jasad korban. Sebab, medannya sangat ekstrem.
Kamal mengatakan, dari hasil analisa, diputuskan jasad korban dibawa ke Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso yang jalur evakuasinya lebih landai.
"Proses evakuasi akan dibawa ke wilayah Beruk. Posisinya (korban) ada di bawahnya Mongkrang mengikuti jalur sungai yang agak sedikit landai. Selanjutnya dibawa ke RSUD Karanganyar untuk dilakukan proses lebih lanjut dari tim kesehatan dan kepolisian," jelasnya.
"Karena kondisi di lapangan untuk naik ke atas wilayah jalur Mongkrang cukup curam, sehingga diambil jalur yang lebih landai mengikuti jalur sungai. Kami lihat di peta sama, jalurnya cukup terjal di jalur tersebut," tambahnya.
Dijelaskan, korban ditemukan oleh tim Wanadri (Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung). Setelah korban ditemukan oleh tim Wanadri, evakuasi korban dilakukan oleh tim SAR gabungan.

