4 Orang Luka Serius Akibat Tersetrum saat Pasang Tiang Bendera di Blora

4 Orang Luka Serius Akibat Tersetrum saat Pasang Tiang Bendera di Blora

Achmad Niam Jamil - detikJateng
Senin, 09 Feb 2026 23:15 WIB
4 Orang Luka Serius Akibat Tersetrum saat Pasang Tiang Bendera di Blora
Tiang listrik di lokasi 4 karyawan tersengat listrik bertegangan tinggi di halaman Kantor BPR BKK Cabang Kedungtuban, Blora. Foto: Dok. Polres Blora
Blora -

Sebanyak empat orang karyawan tersengat listrik bertegangan tinggi saat memasang tiang bendera di halaman Kantor BPR BKK Cabang Kedungtuban, Kabupaten Blora. Keempat korban mengalami luka cukup serius.

"Keempat korban terpental dan mengalami luka bakar serius setelah tiang bendera besi yang mereka dirikan oleng dan mengenai kabel jaringan listrik tegangan tinggi milik PLN," ungkap Kapolsek Kedungtuban, Hadi Setyo melalui keterangan tertulisnya, Senin (9/2/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Para korban yaitu berinisial RDY (39) warga Kecamatan Kradenan, PRA (26) warga Kecamatan Blora, N (53) warga Kecamatan Cepu. Selain itu ada juga seorang warga sipil berinisial CB (40) asal Kecamatan Kedungtuban, yang saat itu berada di lokasi untuk menjemput istrinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Insiden bermula saat para korban berupaya mendirikan kembali tiang bendera setinggi 15 meter yang sebelumnya diturunkan karena tali nilonnya putus," ucap Hadi.

ADVERTISEMENT

Kecelakaan kerja ini bermula dua orang karyawan berusaha menaikkan tiang bendera tersebut. Kemudian dua orang lainnya datang membantu karena tiang pipa besi itu cukup berat.

"Namun, saat proses menaikkan, tiang tersebut oleng dan menempel pada kabel PLN tegangan tinggi yang melintas di depan kantor," terangnya.

Seketika, arus listrik berkekuatan besar merambat melalui pipa besi. Keempat korban tersengat hingga terpental ke lantai. Keempat korban kemudian dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan medis.

"Warga dan petugas yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan pertama dengan melarikan para korban ke Puskesmas Kedungtuban," jelas dia.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis, para korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Korban RDY mengalami luka bakar di telapak tangan hingga pergelangan, sementara korban CB mengalami luka di bagian kepala, bahu, serta pergelangan kaki. Korban N dilaporkan mengalami luka robek di kepala sepanjang 9 cm, dan korban PRA mengalami luka bakar di bagian tangan serta kaki.

"Hasil pemeriksaan medis memastikan bahwa luka-luka yang diderita murni akibat sengatan listrik dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya," ucap Hadi.

Karena kondisi korban mengalami luka bakar yang serius, keempat korban kemudian dirujuk ke rumah sakit Cepu.

"Karena kondisi luka bakar yang memerlukan penanganan khusus, pada pukul 18.30 WIB, keempat korban dirujuk ke RSUD Cepu untuk mendapatkan perawatan lebih intensif," terangnya.

Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa tiang bendera pipa besi serta tali nilon hijau.

"Jarak antara posisi berdiri tiang dengan jaringan listrik diketahui hanya sekitar 2 meter, yang dinilai sangat rawan jika terjadi kemiringan pada tiang saat proses pemasangan," bebernya.




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads