Perbedaan patokan kalender Masehi dan Hijriah dalam menentukan awal bulan menyebabkan tanggal yang berlainan pula. Kalender Masehi menggunakan dasar pergerakan Matahari, sedangkan kalender Hijriah mengacu pada Bulan.
Masyarakat Indonesia biasa menjadikan tanggalan Masehi sebagai patokan hidup sehari-hari. Padanya, tanggal-tanggal peringatan besar, baik nasional maupun internasional, ditetapkan. Begitu pula libur nasional dan cuti bersama.
Namun, tanggalan Hijriah tetap diperlukan. Mengingat, mayoritas orang Indonesia menganut agama Islam dan syariat-syariatnya dikerjakan berdasar kalender Hijriah. Di antaranya adalah sholat Idul Fitri, puasa sunnah Ayyamul Bidh, dan penyembelihan hewan kurban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui tanggal Hijriah yang tepat setiap hari. Bagaimana dengan hari ini? Simak konversi Sabtu, 7 Februari 2026, ke dalam tanggalan Hijriah menurut pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah via uraian berikut.
Kalender Hijriah Hari Ini 7 Februari 2026
Kalender Hijriah 7 Februari 2026 Menurut Pemerintah
Tanggal resmi pemerintah dapat disimak via Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama. Dalam kalender itu, Januari 2026 tampak beririsan dengan dua bulan hijriah, yakni Rajab dan Syaban.
Rajab atau Rejeb dalam bahasa Jawa berakhir per Senin, 19 Januari 2026. Adapun Syaban, tanggal pertama bulan ini bertepatan dengan Selasa, 20 Januari 2026. Namun, berhubung waktu pergantian hari kalender Hijriah terjadi saat Matahari terbenam, sejatinya, Syaban sudah dimulai sejak Senin malam, 19 Januari 2026.
Singkat kata, menurut versi pemerintah, 7 Februari 2026 dikonversi menjadi 19 Syaban 1447 H.
Kalender Hijriah 7 Februari 2026 Menurut NU
Dilihat dari akun Instagram resminya, @falakiyahnu, Lembaga Falakiyah NU telah mengeluarkan keputusan berkaitan dengan awal Syaban 1447 H. Keputusan itu tercantum dalam Pengumuman Nomor: 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026 tentang Awal Bulan Sya'ban 1447 H.
"Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Sya'ban 1447 H bertepatan dengan Selasa Pahing 20 Januari 2026 M (mulai malam Selasa) atas dasar rukyah," bunyi poin II dalam pengumuman itu.
Informasi serupa juga tertera dalam Almanak 2026 yang dikeluarkan Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro. Kalender yang dibuat dengan mempertimbangkan kriteria imkanur rukyat NU itu menyebut 1 Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 20 Januari 2026.
Dengan demikian, menurut NU, 7 Februari 2026 bertepatan dengan 19 Syaban 1447 H.
Kalender Hijriah 7 Februari 2026 Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)-nya menginformasikan bahwa Januari 2026 berbarengan dengan 2 bulan Hijriah. Keduanya adalah Rajab dan Syaban.
Rajab versi Muhammadiyah diawali pada 21 Desember 2025 lalu dan berakhir per Senin, 19 Januari 2026. Setelahnya, yakni Selasa, 20 Januari 2026, Syaban dimulai dan berjalan 29 hari hingga 17 Februari 2026 mendatang. Berakhirnya Syaban menandakan kedatangan Ramadhan.
Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan 7 Februari 2026 sebagai 19 Syaban 1447 H.
Untuk tambahan informasi, dilihat dari laman Suara Muhammadiyah, KHGT mulai dipakai pada awal 1447 H. Kalender ini bertujuan untuk menyatukan tanggalan umat Islam seluruh dunia sehingga tidak ada lagi perbedaan waktu.
Hitung Mundur Ramadan 1447 H
Ramadan, bulan kesembilan kalender Hijriah, senantiasa mengundang rasa rindu di hati umat Islam. Pada bulan mulia tersebut, begitu banyak kenangan ibadah manis yang berkesan. Belum lagi momen kumpul-kumpul bersama keluarga, menanti jam sholat Tarawih atau buka puasa.
Karenanya, tidak mengherankan jika kaum muslim terus mencari-cari waktu kedatangan Ramadan. Jadi, bulan puasa dengan sederet amalannya itu akan tiba kapan?
Pemerintah memprediksi Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Artinya, kurang lebih 2 minggu lagi, puasa dimulai. Perkiraan serupa juga dikeluarkan NU melalui kalendernya.
"Posisi hilal belum memenuhi kriteria imkanurrukyah sehingga 1 Ramadan 1447 H diprediksi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026," bunyi keterangan dalam Almanak 2026 LF PCNU Bojonegoro.
Bagaimana dengan Muhammadiyah? Tanggalan KHGT menunjukkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Senada, melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan Rabu, 18 Februari 2026.
Sederhananya, ini sisa hari sebelum Ramadan 1447 H benar-benar tiba:
- Pemerintah: Kamis, 19 Februari 2026 (12 hari lagi)
- NU: Kamis, 19 Februari 2026 (12 hari lagi)
- Muhammadiyah: Rabu, 18 Februari 2026 (11 hari lagi)
Jadwal Sidang Isbat Ramadan 1447 H
Sebagaimana telah disebut di atas, tanggal keluaran pemerintah dan NU masih bersifat prediksi. Pemerintah bakal menetapkan tanggal resminya setelah menggelar sidang isbat pada akhir Syaban mendatang. Begitu juga NU.
Dirangkum dari akun Instagram resmi Bimas Islam Kementerian Agama, @bimasislam, berikut informasi seputar jadwal sidang isbat Ramadan 1447 H:
- Agenda: Sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 H
- Tanggal: Selasa, 17 Februari 2026
- Waktu: Mulai pukul 16.00 WIB
- Lokasi: Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta
Demikian kalender Hijriah hari ini 7 Februari 2026 dan hitung mundur Ramadan 1447 H. Semoga penjelasannya bermanfaat, ya, detikers!
