Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwalnya

Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwalnya

Anindya Milagsita - detikJateng
Rabu, 04 Feb 2026 17:08 WIB
Petugas Masjid Al-Musyariin meneropong posisi hilal (bulan sabit muda) untuk menentukan 1 Ramadhan 1441 H di Jakarta Barat, Kamis (23/4/2020). Berdasarkan pantauan hilal di beberapa daerah, Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadhan 1441 H jatuh pada Jumat (24/4/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Ilustrasi sidang isbat. Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Solo -

Sidang isbat penentuan awal Ramadan 2026 menjadi salah satu hal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia, terutama bagi kaum muslim yang ingin mengetahui kapan waktu puasa di bulan suci Ramadan bisa dimulai. Nah, agar tak ketinggalan dalam menantikannya, berikut jadwal sidang isbat puasa Ramadan 2026.

KBBI mendefinisikan isbat sebagai penyungguhan, penetapan, maupun penentuan. Singkatnya, sidang isbat merupakan sebuah mekanisme yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI dalam mengambil keputusan terkait penetapan awal bulan Ramadan sebagai acuan dimulainya ibadah puasa bagi umat Islam di Indonesia.

Mengingat saat ini sudah berlangsung bulan Syaban dan nantinya akan berganti ke bulan Ramadan, maka sidang isbat inilah yang bakal menjadi penentu kapan bulan suci tersebut dimulai. Lantas, sidang isbat awal Ramadan 2026 kapan akan diumumkan oleh Kemenag RI? Sebagai acuan dalam mengetahuinya, mari simak penjelasan mengenai jadwal hingga tahapan sidang isbat melalui paparan berikut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin Utamanya:

  • Sidang isbat adalah forum resmi penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah. Sidang isbat digelar pemerintah melalui Kemenag RI untuk menyatukan berbagai metode penentuan awal bulan Hijriah, melibatkan ulama, ormas Islam, ahli falak, dan pakar astronomi sebagai acuan nasional umat Islam.
  • Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H digelar Selasa,17 Februari 2026. Sidang berlangsung pada 29 Syaban 1447 H di Auditorium HM Rasjidi dan dipimpin
  • Menteri Agama dengan agenda utama pemaparan hisab,rukyat hilal di berbagai daerah serta musyawarah penetapan awal puasa.
    Perkiraan awal puasa Ramadan 2026 jatuh Kamis,19 Februari. Namun, kepastian awal puasa versi pemerintah ditentukan setelah pengumuman resmi sidang isbat.

ADVERTISEMENT

Apa Itu Sidang Isbat?

Sebelum mengetahui tanggalnya, terlebih dahulu mari mengenal istilah sidang isbat. Menurut laman resmi Kemenag RI Kabupaten Anambas, sidang isbat adalah mekanisme yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengambil keputusan dan penetapan soal kapan umat Islam bisa mengawali maupun mengakhiri puasa Ramadan.

Sebab, sidang isbat biasanya digelar sebelum bulan Ramadan tiba yang menandai waktu dimulainya ibadah puasa. Kemudian sidang isbat juga dilaksanakan sebelum bulan Syawal yang tidak lain sebagai tanda Idul Fitri sudah tiba.

Selain momen Ramadan dan Idul Fitri, sidang isbat juga mengumumkan awal bulan Dzulhijjah yang mana dapat menjadi acuan bagi kaum muslim memahami jadwal 10 Dzulhijjah atau Idul Adha. Masih mengacu dari sumber yang sama, sidang isbat awal Ramadan digelar pada 29 Syaban.

Begitu juga dengan sidang isbat Idul Fitri yang dilakukan di tanggal 29 Ramadan. Inilah mengapa, pada tanggal-tanggal tersebut ada begitu banyak kaum muslim di Indonesia yang menantikan pengumuman hasilnya. Ini penting dilakukan guna mengetahui kapan bisa mulai beribadah puasa di bulan suci Ramadan maupun menyambut datangnya Hari Idul Fitri.

Lantas, mengapa sidang isbat penting? Bukan hanya dikenal sebagai agenda tahunan semata, sidang isbat juga memiliki peran yang sangat penting. Baik itu masyarakat pada umumnya dan umat Islam secara khusus, serta pemerintah itu sendiri.

Dijelaskan sidang isbat menjadi wadah bagi kaum muslim untuk menggelar musyawarah guna meraih mufakat dalam menentukan tanggal-tanggal penting. Kemudian sidang isbat juga berperan dalam menunjukkan andil negara dalam menyediakan layanan bagi masyarakat, terutama bagi kaum muslim yang memerlukan acuan dalam menandai tanggal penting dalam kalender Hijriah.

Dijelaskan juga dalam laman resmi Kemenag, di Indonesia terdapat begitu banyak organisasi kemasyarakatan atau ormas Islam yang memiliki metode dan juga standar masing-masing. Satu di antaranya dalam menetapkan awal bulan Hijriah.

Dengan adanya sidang isbat, pandangan-pandangan tersebut bisa disatukan, sehingga menghasilkan keputusan yang disetujui bersama-sama. Inilah mengapa sidang isbat dikenal juga sebagai forum atau wadah dalam mengambil keputusan soal awal bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah. Mengingat ada begitu banyak pihak yang terlibat. Sebut saja para ulama, ahli ilmu falak, sampai pakar astronomi.

Kapan Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 2026 Digelar?

Setelah memahami tentang sidang isbat, waktunya buat kamu untuk menantikannya. Ini dikarenakan sidang isbat penentuan awal Ramadan tahun ini bakal digelar dalam waktu dekat.

Dikutip dari laman resmi Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, Kemenag RI mengumumkan Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Februari 2026. Sidang isbat digelar di Auditorium HM Rasjidi dan nantinya Menteri Agama Nasaruddin Umar yang bakal memimpin jalannya agenda ini.

Sama halnya dengan tahun-tahun sebelumnya, Kemenag RI telah mengirimkan sejumlah ahli ke titik rukyat atau lokasi yang berpotensi terlihat hilal secara jelas. Kemudian sidang isbat puasa Ramadan 2026 juga bakal dihadiri oleh pihak tertentu. Misalnya saja perwakilan ormas Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ahli falak, hingga pejabat penting lainnya.

Nah, untuk menjadi pengingat agar kamu tidak ketinggalan dalam menantikan jalannya sidang isbat awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, berikut jadwalnya:

29 Syaban 1447 Hijriah: Selasa, 17 Februari 2026

Bagaimana Tahapan Sidang Isbat Berlangsung?

Biasanya penyelenggaraan sidang isbat akan dilakukan secara tertutup. Namun, masyarakat Indonesia tetap dapat mengetahui informasi tentang tahapan sidang isbat yang akan berlangsung di tahun ini.

Salah satunya dengan merujuk penyelenggaraan sidang isbat yang digelar di tahun-tahun sebelumnya. Dijelaskan dalam laman resmi Kemenag, sidang isbat umumnya akan diawali dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal yang akan disampaikan oleh pihak Tim Hisab Rukyat dari Kemenag RI.

Kemudian, Tim Hisab Rukyat Kemenag RI juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatul hilal di berbagai provinsi yang ada di Indonesia. Kemenag RI akan mengirimkan tim khusus guna menjangkau sejumlah titik lokasi berbeda yang ada di berbagai wilayah Indonesia. Ini dimaksudkan untuk mengetahui laporan terkait adakah hilal atau tidak yang terlihat pada saat itu.

Tahapan sidang isbat selanjutnya adalah melangsungkan sidang isbat itu sendiri. Tahapan ini dilakukan dengan mengumpulkan hasil hisab dan rukyatul hilal tadi, kemudian membahasnya melalui forum musyawarah. Setelah itu, barulah keputusannya ditetapkan oleh pihak-pihak terkait.

Melalui sidang isbat inilah nantinya masyarakat dapat mengetahui kapan 1 Ramadan 1447 Hijriah akan berlangsung. Hal ini sekaligus menunjukkan awal puasa Ramadan di tahun ini, apabila merujuk pada versi pemerintah, baru dapat diketahui setelah sidang isbat diumumkan.

Selanjutnya, ada juga gambaran tentang tahapan sidang isbat yang mengacu pada Keputusan Bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) Kemenag RI dan Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Nomor 502 Tahun 2024 serta Nomor 720/DJA.3/HM2.1/IV/2024 tentang Tata Cara Sidang Isbat Kesaksian Rukyat Hilal. Di dalamnya terdapat gambaran tentang pelaksanaan sidang isbat itu sendiri.

Menurut dokumen tadi, sidang isbat yang digelar oleh pemerintah melalui Kemenag RI menggunakan metode rukyat hilal. Singkatnya, rukyat hilal adalah kegiatan pengamatan hilal yang dilakukan secara langsung.

Dalam pelaksanaan sidang isbat dengan metode rukyatul hilal, dilakukan dengan cara yang sederhana, cepat, tapi tetap menyesuaikan dengan kondisi tempat. Kemudian di dalam penyelenggaraan sidang isbat terdapat sejumlah pihak terkait yang dilibatkan.

Adapun susunan acara sidang isbat yang digelar pemerintah meliputi:

  • Pembukaan
  • Sambutan-sambutan
  • Pemaparan posisi hilal
  • Sidang isbat kesaksian rukyat hilal
  • Pelaporan

Selain mengamati hilal secara langsung, sidang isbat juga melibatkan data perhitungan hisab. Data ini diambil dari falakiah dan juga astronomi yang telah dirangkum oleh Kemenag RI itu sendiri.

Perkiraan Awal Puasa Ramadan 2026

Lantas, kapan perkiraan awal puasa Ramadan 2026? Untuk mengetahui perkiraan tanggal dimulainya puasa Ramadan, terdapat Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 Masehi/1447-1448 Hijriah dari Kemenag RI yang dapat dijadikan sebagai acuan.

Berdasarkan kalender tersebut diketahui bulan Syaban di tahun ini berakhir pada tanggal 30 Syaban 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Rabu, 18 Februari 2026. Apabila bulan Syaban berakhir, maka akan memasuki bulan Ramadan.

Diperkirakan bulan Ramadan dimulai pada tanggal 1 Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh di hari Kamis, 19 Februari 2026. Kendati begitu, kaum muslim yang berpedoman pada penetapan versi pemerintah, mesti menantikan hasil sidang isbat yang nantinya bakal digelar pada hari Selasa, 17 Februari 2026. Dengan begitu, kejelasan mengenai awal dimulainya ibadah puasa di bulan suci Ramadan dapat terjawab.

Itulah tadi penjelasan mengenai tanggal sidang isbat penentuan Ramadan 2026 beserta susunan acara dan perkiraan awal Ramadan berlangsung di tahun ini. Semoga membantu.

FAQ Sidang Isbat Ramadan

1. Apa sebenarnya fungsi sidang isbat bagi umat Islam di Indonesia?

Sidang isbat berfungsi sebagai forum resmi pemerintah untuk menetapkan awal bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah. Melalui sidang ini, berbagai metode penentuan kalender Hijriah dari ormas Islam, ahli falak, dan pakar astronomi disatukan agar umat Islam memiliki acuan yang sama.

2. Kapan sidang isbat penentuan awal Ramadan 2026 akan dilaksanakan?

Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 Hijriah dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026, bertepatan dengan 29 Syaban 1447 Hijriah. Sidang ini digelar oleh Kemenag RI dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

3. Bagaimana proses penentuan awal Ramadan melalui sidang isbat?

Penentuan awal Ramadan dilakukan melalui pemaparan posisi hilal, pemantauan rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia, serta musyawarah hasil hisab dan rukyat. Keputusan akhir kemudian diumumkan sebagai penetapan resmi awal puasa Ramadan versi pemerintah.




(par/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads