Doa Buka Puasa Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Buka Puasa Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan Artinya

Nur Umar Akashi - detikJateng
Selasa, 03 Feb 2026 15:33 WIB
Doa Buka Puasa Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi buka puasa. Foto: Shutterstock
Solo -

Ketika Matahari terbenam sore nanti, umat Islam yang mengerjakan puasa Nisfu Syaban mesti segera berbuka. Pada momen penuh kebahagiaan itu, doa buka puasa sudah sepatutnya dibaca.

Di samping doa buka puasa, berdoa secara umum juga dianjurkan saat berbuka. Mengingat, doa orang yang berpuasa tidak akan ditolak Allah SWT. Diambil dari buku Fikih Muyassar terjemahan Fathul Mujib, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ : الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالْمَظْلُومُ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Ada tiga golongan yang tidak tertolak doanya, yaitu orang yang berpuasa hingga berbuka, imam yang adil, dan orang yang dizhalimi." (HR Tirmidzi no 2526 dan al-Baihaqi 3/345. Hadits ini hasan atau shahih)

Lalu, seperti apa sih bacaan doa buka puasa Nisfu Syaban yang benar? Berikut ini bacaan Arab, Latin, dan artinya!

ADVERTISEMENT

Poin Utamanya:

  • Terdapat beberapa redaksi doa buka puasa.
  • Doa buka puasa dibaca setelah membatalkan puasa, bukan sebelumnya.
  • Menu terbaik untuk buka puasa secara berurutan adalah kurma basah, kurma kering, dan air.

Doa Buka Puasa Nisfu Syaban 2026

Sebagaimana detikers ketahui, terdapat beberapa redaksi doa buka puasa yang biasa dipanjatkan. Di antaranya:

Doa Buka Puasa Versi 1

Disadur dari buku Kumpulan Doa dari Al-Quran dan Hadits tulisan Syaikh S'aid bin Wahf al-Qahthani, berdasar hadits riwayat Abu Dawud, redaksi doa buka puasa adalah:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْشَاءَ الله

Arab Latin: Dzahabaẓ-ẓama'u wabtallatil-'urūqu wa ṡabatal-ajru insyā' Allāh.

Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap, insya Allah."

Doa Buka Puasa Versi 2

Dr Thoat Stiawan MHI dkk dalam buku Fiqih Puasa memasukkan doa lain, yakni:

اللهم لك صمتُ ، وبك آمنت ، وعلى رِزْقِكَ أفطرت

Arab Latin: Allāhumma laka ṣumtu, wa bika āmantu, wa 'alā rizqika afṭartu.
Artinya: "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, hanya kepada-Mu aku berpasrah, dengan rezeki-Mu aku membatalkannya."

Perlu dicatat, doa di atas bersumber dari hadits yang dhaif alias lemah. Wallahu a'lam bish-shawab.

Doa Buka Puasa di Rumah Orang Lain

Ada kalanya umat Islam menuntaskan puasanya di rumah orang lain, mungkin tetangga atau sahabatnya. Dalam kondisi demikian, ada doa khusus yang dapat dibaca untuk mendoakan pemilik rumah. Begini lafalnya:

أَفْطَرَ عِنْدَكُمْ الصَّائِمُونَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمْ الْأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلَائِكَةُ .

Arab Latin: Aftara 'indakumuṣ-ṣāimūna wa akala ṭa'āmakumul-abrāru wa ṣallat 'alaikumul-malāikah.

Artinya: "Telah berbuka di rumahmu orang-orang yang puasa, telah memakan hidanganmu orang-orang yang baik, dan para malaikat pun mendoakanmu."

Doa ini bersumber dari hadits riwayat Ibnu Majah no 1737, Ibnu Hibban no 5296, Abu Dawud no 3356, Ahmad no 11732, dan ad-Darimi no 1707.

Makanan Terbaik untuk Buka Puasa

Bagi umat Islam, cara menjalani hidup yang paling baik adalah mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Dalam urusan berbuka pun, tindak-tanduk beliau sudah semestinya dicontoh, termasuk saat memilih makanan berbuka.

Berdasarkan penjelasan Dr Abu Hafizhah Irfan MSI dalam buku Ensiklopedi Puasa, urutan makanan terbaik untuk berbuka adalah kurma basah alias ruthab, kemudian kurma kering atau tamr. Jika keduanya tidak ada, maka air adalah rekomendasi berikutnya.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, ia berkata:

كَانَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمْرَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ.

Artinya: "Rasulullah biasa berbuka dengan ruthab, sebelum melakukan shalat. Jika beliau tidak mendapat ruthab, maka dengan beberapa buah tamr (kurma masak yang sudah lama dipetik) dan jika tidak mendapatkannya, maka beliau meminum air." (HR Abu Dawud no 2356 dan Tirmidzi no 692. Syaikh al-Albani menganggapnya hasan)

Jam Berapa Buka Puasa Nisfu Syaban 2026?

Waktu puasa berhenti saat Matahari telah terbenam, ditandai dengan kumandang adzan. Ini jadwalnya untuk beberapa wilayah kabupaten dan kota di Jawa Tengah, dilansir laman Bimas Islam Kementerian Agama:

  • Kabupaten Boyolali: 18.07 WIB
  • Kabupaten Klaten: 18.07 WIB
  • Kabupaten Sragen: 18.05 WIB
  • Kabupaten Sukoharjo: 18.06 WIB
  • Kabupaten Wonogiri: 18.06 WIB
  • Kota Solo: 18.06 WIB
  • Kabupaten Karanganyar: 18.06 WIB

Bila sahur sunnah diakhirkan, maka buka puasa sebaiknya disegerakan. Dirujuk dari buku Fikih Puasa dari Matan Abu Syuja karangan Muhammad Abduh Tuasikal, landasannya adalah sabda Nabi SAW:

لا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَلُوا الْفِطْرَ

Artinya: "Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka." (HR Bukhari no 1957 dan Muslim no 1098)

Nah, itulah bacaan doa buka puasa Nisfu Syaban 2026 sebagai panduan bagi detikers yang berpuasa. Semoga bermanfaat, ya!

FAQ tentang Doa Buka Puasa Nisfu Syaban

1. Apakah ada doa buka puasa khusus puasa Nisfu Syaban?

Tidak. Doa buka puasa berlaku umum sehingga bisa dibaca pada jenis puasa apa pun.

2. Kapan doa buka puasa dibaca?

Doa ini dibaca setelah detikers meneguk air atau memakan kurma. Ringkasnya, setelah membatalkan puasa pada waktu berbuka.

3. Apakah doa buka puasa harus dibaca dengan suara keras?

Tidak. Doa buka puasa biasanya dibaca lirih, dalam hati, maupun dengan suara pelan.




(par/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads