Cara Sholat Nisfu Syaban Sendiri di Rumah dengan Niat dan Waktu Mengerjakannya

Cara Sholat Nisfu Syaban Sendiri di Rumah dengan Niat dan Waktu Mengerjakannya

Tim detikJateng - detikJateng
Senin, 02 Feb 2026 18:32 WIB
Ilustrasi Sholat
Ilustrasi sholat Nisfu Syaban. Foto: Freepik
Solo -

Sholat Nisfu Syaban menjadi salah satu amalan yang bisa dikerjakan di malam Nisfu Syaban. Berikut ini informasi lengkap mengenai tata cara dan niat sholat Nisfu Syaban sendiri di rumah.

Sholat Nisfu Syaban sejatinya dapat dikerjakan secara berjamaah maupun munfarid atau sendiri. Apabila detikers berhalangan untuk mengerjakan secara berjamaah, maka dapat mengerjakannya secara sendiri.

Untuk itu, simak bacaan niat, tata cara, dan waktu mengerjakan sholat Nisfu Syaban berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban Sendiri di Rumah

Dikutip dari buku Ingin Tahu? Sholat oleh Abdul Salam Mohd Zain, berikut ini cara sholat Nisfu Syaban sendiri di rumah.

1. Niat dan takbiratul ihram.
2. Membaca Al-Fatihah dan Al-Kafirun pada rakaat pertama.
3. Membaca Al-Fatihah dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua.
4. Mengerjakan sholat seperti biasa hingga salam.

Adapun sholat ini dapat dikerjakan sebanyak 100 rakaat dengan 50 kali salam.

Niat Sholat Nisfu Syaban

Masih mengutip sumber yang sama, berikut ini bacaan niat puasa Nisfu Syaban sendiri di rumah:

أُصَلّى سُنَّةَ لَيْلَةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Usalli sunnata lailata nisfi Syaban rak'ataini lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya melaksanakan sholat sunnah malam Nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Waktu Mengerjakan Sholat Nisfu Syaban

Adapun waktu mengerjakannya, detikers dapat mengikuti waktunya berikut ini:

1. Setelah Sholat Isya

Sholat Nisfu Syaban bisa dilakukan mulai setelah sholat Isya pada malam tanggal 14 Syaban. Waktu ini merupakan awal malam dan banyak digunakan untuk memulai ibadah sunnah seperti tahajud dan lain-lain.

2. Tengah Malam

Waktu tengah malam (sekitar pukul 12 malam hingga sekitar pukul 2 dini hari) dianggap lebih utama untuk melaksanakan sholat Nisfu Syaban karena suasananya lebih hening dan tenang, sehingga membantu khusyuk dalam ibadah.

3. Sepertiga Malam Terakhir

Ini adalah waktu paling utama untuk melaksanakan sholat sunnah termasuk sholat Nisfu Syaban. Pada sepertiga malam terakhir (sekitar pukul 2 sampai menjelang Subuh), Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba‑Nya dengan penuh kasih sayang.

4. Menjelang Subuh

Waktu terakhir untuk mengerjakan sholat Nisfu Syaban adalah sebelum waktu Subuh. Bagi yang belum sempat beribadah sebelumnya, waktu ini tetap dapat dimanfaatkan untuk melaksanakan sholat sunnah dan berdoa.

Doa Malam Nisfu Syaban

Setelah menunaikan sholat Nisfu Syaban, umat Islam dapat mengamalkan doa berikut ini:

اللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ. اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ أَشْقِيَاءَ أَوْ مَحْرُوْمِيْنَ أَوْ مُقَتَّرِيْنَ عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِيْ وَحِرْمَانِيْ وَاقْتِتَارَ رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَكَ سُعَدَاءَ مَرْزُوْقِيْنَ مُوَفَّقِيْنَ لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ: "يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ

Arab Latin: Allāhumma yā dzal manni wa lā yumannu 'alaika yā dzal jalāli wal ikrām, yā dzat thauli wal in'ām, lā ilāha illā anta zhahral lājīna wa jāral mustajīrīna, wa ma'manal khā'ifīn. Allāhumma in kunta katabtanī 'indaka fī ummil kitābi asyqiyā'a au mahrūmīna au muqattarīna 'alayya fir rizqi, famhullāhumma fī ummil kitābi syaqāwatī, wa hirmānī waqtitāra rizqī, waktubnī 'indaka su'adā'a marzūqīna muwaffaqīna lil khairāt. Fa innaka qulta wa qaulukal haqq fī kitābikal munzali 'ala lisāni nabiyyikal mursali "Yamhullāhu mā yasyā'u wa yutsbitu wa 'indahū ummul kitāb." Wa shallallāhu 'alā sayyidinā Muhammadin wa 'alā ālihī wa shahbihī wa sallama, walhamdulillāḥi rabbil 'ālamīn.

Artinya: "Wahai Tuhanku yang maha pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemilik kekayaan dan pemberi nikmat. Tiada Tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata-sementara perkataan-Mu adalah benar-di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, 'Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.' Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad, keluarga, beserta sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

Demikian penjelasan lengkap mengenai cara sholat Nisfu Syaban sendiri di rumah.



(par/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads