Hati-hati! Marak Pencurian Tutup Gorong-gorong di Kota Magelang

Eko Susanto - detikJateng
Rabu, 28 Jan 2026 15:51 WIB
Dugaan pencurian besi penutup lubang yang berada trotoar Jalan A Yani, kawasan Poncol, Kota Magelang sudah ditutup papan dan water barrier, Rabu (28/1/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Besi penutup gorong-gorong di Jalan A Yani, kawasan Poncol, Kota Magelang hilang diduga dicuri. Ternyata, ini bukan pertama kalinya penutup gorong-gorong di Kota Magelang lenyap.

Pantauan detikJateng di lokasi hari ini, lubang tersebut telah ditutup papan. Kemudian, di atas papannya diberi water barrier agar orang berjalan di trotoar menghindarinya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Magelang, MS Kurniawan, saat dimintai konfirmasi mengatakan tutup gorong-gorong itu milik perusahaan jaringan komunikasi.

"Itu dicuri atau apa, itu hilang. Itu kan ducting milik Telkom untuk kabel mulai Semarang sampai ke Jogja, salah satunya lewat di Jalan Kota Magelang," kata Wawan, sapaan akrabnya, kepada detikJateng di sela-sela peresmian proyek pembangunan Kota Magelang, Rabu (28/1/2026).

"Ada beberapa titik yang hilang membahayakan itu. Kemarin (sebelumnya) yang sudah dipasang lagi ada dua titik di Kedungsari sama Jalan A Yani (wilayah Kedungsari)," sambung Wawan.

Hal tersebut sudah disampaikan kepada pihak Telkom mengingat bukan aset milik Pemkot Magelang.

"Telkom nantinya akan memesankan lagi tutupnya. Jadi, segera hari ini mudah-mudahan ditutup," tambahnya.

Besi Penutup Parit Milik Pemkot Juga Hilang

Yang hilang tidak hanya ducting, kata Wawan, aset milik DPUPR yang hilang berupa grill-grill (besi penutup parit) dari besi banyak hilang.

"Tidak tahu warga mana kurang bertanggung jawab mengambil. Ini kan membahayakan jangan sampai kejeblos dan sebagainya. Nanti banyak korban," ujarnya.

"Kalau yang di Poncol milik Telkom dan sudah kami koordinasikan. Insyaallah hari ini sudah ditutup. (lubang) Dalam di bawah nggak ada air, cuma ada kabel-kabel. Penutupnya besi dan sementara pakai beton. Banyak grill-grill besi-besi itu, kita sering laporan (ada kecelakaan dan kejeblos), itu dicuri dan langsung kita ganti," tambahnya.

Polisi Minta Warga Lapor

Sementara itu, terkait maraknya pencurian penutup lubang, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengimbau, kepada seluruh masyarakat Kota Magelang untuk ikut peduli.

"Kita awasi lingkungan kita, apalagi ini ada informasi pencurian tutup gorong-gorong dan lain sebagainya. Ini menjadi perhatian serius kami," kata Damar.

"Karena kan ini digunakan untuk pengaman masyarakat juga, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Jadi seperti itu, nanti akan dibantu oleh pihak kepolisian dalam menjaga ketertiban, keamanan di tengah-tengah masyarakat khususnya masyarakat Kota Magelang," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi mengatakan, Polres Magelang Kota bersama jajaran akan menjadi atensi atau perhatian.

"Karena ini semua kan untuk dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Kita komitmen bersama Pemkot, kita akan menjaga Kota Magelang terkait dengan adanya pencurian (penutup) gorong-gorong itu tentunya dilaporkan segera," ujarnya.

"Ya, segera diberikan informasi kepada kita, apabila ada informasi. Kita akan tindak lanjuti dan nanti kita akan melakukan upaya penegakan hukum. Karena itu benar-benar bisa dampaknya, bisa membahayakan," pungkasnya.



Simak Video "Video Surabaya Samator Bungkam Alib Grobogan di SBY Cup 2026"

(afn/apu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork