- Kalender Hijriah Hari Ini 28 Januari 2026 Kalender Hijriah 28 Januari 2026 Menurut Pemerintah Kalender Hijriah 28 Januari 2026 Menurut NU Kalender Hijriah 28 Januari 2026 Menurut Muhammadiyah
- Apa Itu Malaikat?
- Tugas-tugas Malaikat 1. Memanggul Arsy 2. Menjaga Neraka 3. Menjaga Manusia di Bumi 4. Mencatat Amal Manusia 5. Mencabut Nyawa Manusia
Perbedaan patokan kalender Masehi dan Hijriah dalam menentukan awal bulan menyebabkan tanggal yang berlainan pula. Kalender Masehi menggunakan dasar pergerakan Matahari, sedangkan kalender Hijriah mengacu pada Bulan.
Masyarakat Indonesia biasa menjadikan tanggalan Masehi sebagai patokan hidup sehari-hari. Padanya, tanggal-tanggal peringatan besar, baik nasional maupun internasional, ditetapkan. Begitu pula libur nasional dan cuti bersama.
Namun, tanggalan Hijriah tetap diperlukan. Mengingat, mayoritas orang Indonesia menganut agama Islam dan syariat-syariatnya dikerjakan berdasar kalender Hijriah. Di antaranya adalah sholat Idul Fitri, puasa sunnah Ayyamul Bidh, dan penyembelihan hewan kurban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui tanggal Hijriah yang tepat setiap hari. Bagaimana dengan hari ini? Simak konversi Rabu, 28 Januari 2026, ke dalam tanggalan Hijriah menurut pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah via uraian berikut.
Kalender Hijriah Hari Ini 28 Januari 2026
Kalender Hijriah 28 Januari 2026 Menurut Pemerintah
Tanggal resmi pemerintah dapat disimak via Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis oleh Kementerian Agama. Dalam kalender itu, Januari 2026 tampak beririsan dengan dua bulan hijriah, yakni Rajab dan Syaban.
Rajab atau Rejeb dalam bahasa Jawa berakhir per Senin, 19 Januari 2026. Adapun Syaban, tanggal pertama bulan ini bertepatan dengan Selasa, 20 Januari 2026. Namun, berhubung waktu pergantian hari kalender Hijriah terjadi saat Matahari terbenam, sejatinya, Syaban sudah dimulai sejak Senin malam, 19 Januari 2026.
Singkat kata, menurut versi pemerintah, 28 Januari 2026 dikonversi menjadi 9 Syaban 1447 H.
Kalender Hijriah 28 Januari 2026 Menurut NU
Dilihat dari akun Instagram resminya, @falakiyahnu, Lembaga Falakiyah NU telah mengeluarkan keputusan berkaitan dengan awal Syaban 1447 H. Keputusan itu tercantum dalam Pengumuman Nomor: 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026 tentang Awal Bulan Sya'ban 1447 H.
"Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Sya'ban 1447 H bertepatan dengan Selasa Pahing 20 Januari 2026 M (mulai malam Selasa) atas dasar rukyah," bunyi poin II dalam pengumuman itu.
Informasi serupa juga tertera dalam Almanak 2026 yang dikeluarkan Lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro. Kalender yang dibuat dengan mempertimbangkan kriteria imkanur rukyat NU itu menyebut 1 Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 20 Januari 2026.
Dengan demikian, menurut NU, 28 Januari 2026 bertepatan dengan 9 Syaban 1447 H.
Kalender Hijriah 28 Januari 2026 Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)-nya menginformasikan bahwa Januari 2026 berbarengan dengan 2 bulan Hijriah. Keduanya adalah Rajab dan Syaban.
Rajab versi Muhammadiyah diawali pada 21 Desember 2025 lalu dan berakhir per Senin, 19 Januari 2026. Setelahnya, yakni Selasa, 20 Januari 2026, Syaban dimulai dan berjalan 29 hari hingga 17 Februari 2026 mendatang. Berakhirnya Syaban menandakan kedatangan Ramadhan.
Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan 28 Januari 2026 sebagai 9 Syaban 1447 H.
Untuk tambahan informasi, dilihat dari laman Suara Muhammadiyah, KHGT mulai dipakai pada awal 1447 H. Kalender ini bertujuan untuk menyatukan tanggalan umat Islam seluruh dunia sehingga tidak ada lagi perbedaan waktu.
Apa Itu Malaikat?
Sedari kecil, kita sudah diajarkan mengenai eksistensi makhluk bernama malaikat. Dalam syariat Islam, beriman kepada malaikat termasuk satu dari enam rukun iman.
Sebenarnya, apa itu malaikat? Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) VI Daring mendefinisikan malaikat sebagai makhluk Allah yang taat, selalu berdzikir kepada-Nya, diciptakan dari cahaya, dan mempunyai tugas khusus dari Allah.
Disadur dari buku Alam Malaikat tulisan Umar bin Sulaiman bin Abdullah al-Asyqar al-Utaibi, malaikat berasal dari kata 'alaka', 'ma'lakah', serta 'ma'lak'. Istilah tersebut berarti pesan atau risalah.
Ada juga ulama yang menyebut malaikat bersumber dari sebutan 'mulk' bahasa Arab. Kata ini berarti kerajaan. Wallahu a'lam bish-shawab.
Apabila manusia diciptakan dari tanah, setan dari api, maka malaikat bersumber dari cahaya. Aisyah radhiyallahu anha pernah berkata, "Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah dijelaskan kepada kalian." (HR Muslim)
Malaikat diberi anugerah Allah SWT berupa sayap. Jumlahnya bisa bervariasi antara satu malaikat dengan yang lain. Firman-Nya dalam Al-Quran:
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ فَاطِرِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ جَاعِلِ الْمَلٰۤىِٕكَةِ رُسُلًاۙ اُولِيْٓ اَجْنِحَةٍ مَّثْنٰى وَثُلٰثَ وَرُبٰعَۗ يَزِيْدُ فِى الْخَلْقِ مَا يَشَاۤءُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Artinya: "Segala puji bagi Allah, Pencipta langit dan bumi yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap. Masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Dia menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS Fathir: 1)
Berbeda dari manusia, malaikat tidak membutuhkan makan dan minum. Makhluk Allah SWT yang mulia ini juga tidak mengenal rasa lelah. Mereka menjalankan perintah Allah SWT tanpa berhenti sepanjang waktu.
Berapa jumlah malaikat? Pengetahuan tersebut hanya milik Allah SWT semata. Sebagai gambaran, Setiap hari, 70 ribu malaikat sholat di Baitul Ma'mur, kemudian menetap di sana selamanya.
Karena jumlahnya begitu banyak, nama-nama malaikat hanya sedikit yang diketahui. Di antaranya adalah Jibril, Mikail, Israfil, Malik, Ridwan, Munkar, Nakir, Harut, Marut, Raqib, dan Atid.
Tugas-tugas Malaikat
Sebagaimana sudah disinggung di atas, jumlah malaikat sangatlah banyak. Karenanya, tugas-tugas yang mereka emban juga begitu bervariasi.
Diambil dari buku Kupas Tuntas Dunia Malaikat dengan Mengenal Malaikat tulisan Syaikh Shalih bin Fauzan yang dialihbahasakan oleh Ustadz dr Raehanul Bahraen MSc SpPK, berikut beberapa tugas malaikat dan dalilnya:
1. Memanggul Arsy
Firman-Nya:
اَلَّذِيْنَ يَحْمِلُوْنَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهٗ يُسَبِّحُوْنَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُوْنَ بِهٖ وَيَسْتَغْفِرُوْنَ لِلَّذِيْنَ اٰمَنُوْاۚ رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَّحْمَةً وَّعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِيْنَ تَابُوْا وَاتَّبَعُوْا سَبِيْلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيْمِ
Artinya: "(Para malaikat) yang memikul ʻArasy dan yang berada di sekelilingnya selalu bertasbih dengan memuji Tuhannya, beriman kepada-Nya, dan memohonkan ampunan untuk orang-orang yang beriman. (Mereka berkata,) "Wahai Tuhan kami, rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu. Maka, berikanlah ampunan kepada orang-orang yang bertobat serta mengikuti jalan-Mu dan lindungilah mereka dari azab (neraka) Jahim." (QS Ghafir: 7)
2. Menjaga Neraka
Firman-Nya:
لَوَّاحَةٌ لِّلْبَشَرِۚ. عَلَيْهَا تِسْعَةَ عَشَرَۗ
Artinya: "(Neraka Saqar itu) menghanguskan kulit manusia. Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga)." (QS al-Muddatsir: 29-30)
Juga firman-Nya:
وَنَادَوْا يٰمٰلِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَۗ قَالَ اِنَّكُمْ مّٰكِثُوْنَ
Artinya: "Mereka menyeru, "Wahai (Malaikat) Malik, hendaklah Tuhanmu mematikan kami saja." Dia menjawab, "Sesungguhnya kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)." (QS az-Zukhruf: 77)
3. Menjaga Manusia di Bumi
Firman-Nya:
لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ
Artinya: "Baginya (manusia) ada (malaikat-malaikat) yang menyertainya secara bergiliran dari depan dan belakangnya yang menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka. Apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (QS ar-Ra'du: 11)
4. Mencatat Amal Manusia
Firman-Nya:
اِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيٰنِ عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيْدٌ. مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ
Artinya: "(Ingatlah) ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya). Yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri. Tidak ada suatu kata pun yang terucap, melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)." (QS Qaf: 17-18)
5. Mencabut Nyawa Manusia
Firman-Nya:
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهٖ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً ۗحَتّٰٓى اِذَا جَاۤءَ اَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لَا يُفَرِّطُوْنَ
Artinya: "Dialah Penguasa mutlak di atas semua hamba-Nya, dan Dia mengutus kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, malaikat-malaikat Kami mencabut nyawanya, dan mereka tidak melalaikan tugasnya." (QS al-An'am: 61)
Demikian kalender Hijriah hari ini 28 Januari 2026 dan tugas-tugas malaikat Allah SWT. Semoga informasinya bermanfaat, ya, detikers!
(par/afn)
