Solo Digoyang Gempa, Pusatnya di Bantul-Magnitudo 4,5

Solo Digoyang Gempa, Pusatnya di Bantul-Magnitudo 4,5

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 27 Jan 2026 13:55 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi di Indonesia
Ilustrasi gempa di Solo. Foto: detikcom/Mindra Purnomo
Solo -

Kota Solo digoyang gempa siang ini. Terungkap, gempanya ternyata berpusat di Bantul, dengan magnitudo mencapai 4,5.

Informasi ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam keterangan yang diterima detikJogja. Dalam unggahannya, disebutkan gempa bumi terjadi Selasa (27/1/2026) pukul 13.15:32 WIB.

Lokasinya berada di koordinat 7.87 Lintant Selatan dan 110.49 Bujur Timur. Tepatnya 16 kilometer sebelah timur Bantul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gempa Mag:4.5, 27-Jan-2026 13:15:32 WIB, Lok: 7.87 LS - 110.49 BT, 16 km Timur BANTUL-DIY. Kedlmn: 11 km dirasakan di Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul, Magelang III MMI, Pacitan, Solo, Trenggalek, Purworejo, Wonogiri II MMI ::BMKG," demikian unggahan BMKG.

ADVERTISEMENT

Karyawan salah satu perkantoran di Manahan, Solo, Yoga, mengungkap gempa tersebut terjadi tidak lama. Namun, guncangannya begitu kentara.

"Terasa sekitar 5 detik, meskipun tidak kencang, tapi terasa," ujarnya kepada detikJateng, Selasa (27/1).

BMKG dalam rilisnya menerangkan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak.

Gempa bumi ini dirasakan di Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman, Kota Jogja, Klaten dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan seperti terdapat truk bermuatan melintas), Wonogiri, Purworejo, Trenggalek, Solo, Pacitan, Magelang dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

"Hingga pukul 13:45:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas 14 gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M2.0," demikian penjelasan Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadhi, dalam keterangan yang diterima detikJogja.




(apu/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads