Respons Purbaya soal Peringatan Noel: Mungkin Dia Sebel Sama Gue

Nasional

Respons Purbaya soal Peringatan Noel: Mungkin Dia Sebel Sama Gue

Anisa Indraini - detikJateng
Senin, 26 Jan 2026 18:50 WIB
Respons Purbaya soal Peringatan Noel: Mungkin Dia Sebel Sama Gue
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Anisa Indraini/detikcom
Solo -

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Imanuel Ebenezer atau Noel mengklaim dapat informasi jika Purbaya akan 'di-Noel-kan' alias dijadikan tersangka. Begini respons Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Diketahui, Noel dijadikan tersangka atas kasus pemerasan karena meminta jatah Rp 3 miliar atas pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bersama sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Ketenagakerjaan.

Dilansir detikFinance, Purbaya mengatakan dirinya tidak seperti Noel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Noel kan terima duit, gue mah nggak terima duit," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

"Noel kan terima, kayaknya terima ya? Terima kan dia? Terima, kalau gue nggak terima duit. Gaji gue gede di sini, cukup. Jadi saya nggak tahu kenapa Pak Noel ngomong seperti itu. Mungkin dia sebel sama gue juga, saya nggak tahu," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Purbaya, sangat kecil kemungkinan kasus seperti itu terjadi kepada dirinya, kecuali dirinya berani menerima uang di luar gaji.

"Begitu kita terima uang, saya terima uang, saya akan amat riskan posisinya, nggak bisa gerak sana sini, pecat orang nggak bisa, geser orang nggak bisa karena orang akan laporkan bahwa saya terima uang dan akan dibocorkan. Jadi selama kita ya gitu-gitu aja, bersih lah, kira-kira lurus, harusnya kasus seperti Noel nggak ini (terjadi)," ujar Purbaya.

"Mungkin kalau ada yang jebak, taruh uang tiba-tiba di mobil saya, itu mungkin terjadi. Tapi kan harus ada latar belakangnya dari kasus seperti apa. Saya sih rasanya nggak ada urusan, saya hanya bertanggung jawab kepada presiden, yang lain saya nggak peduli," sambungnya.

Noel menyampaikan pernyataan sebelum menjalani sidang sebagai terdakwa kasus pemerasan sertifikasi K3 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/1/2026). Noel meminta Purbaya berhati-hati, dan mengklaim mendapat informasi jika Purbaya akan 'di-Noel-kan'.Noel menyampaikan pernyataan sebelum menjalani sidang sebagai terdakwa kasus pemerasan sertifikasi K3 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/1/2026). Noel meminta Purbaya berhati-hati, dan mengklaim mendapat informasi jika Purbaya akan 'di-Noel-kan'. Foto: Andhika Prasetia/detikFoto

Peringatan Noel ke Purbaya

Sebelum persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (26/1), Noel mengaku mendapat informasi bahwa Purbaya akan 'di-Noel-kan'.

"Pesan nih buat Pak Purbaya, nih. Pesan, Pak Purbaya. Modusnya hampir sama semua. Hati-hati, Pak Purbaya. Sejengkal lagi, nih. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan 'di-Noel-kan'. Hati-hati tuh, Pak Purbaya," kata Noel di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (26/1).

Noel menyebut ada 'pesta' yang terganggu oleh Purbaya. Tapi dia tidak menjelaskan maksud ucapan tersebut.

"Siapa pun yang mengganggu pesta para bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit Pak Purbaya. Kasihan Pak Purbaya. Ada pesta yang terganggu," ujarnya.

Noel mengatakan Purbaya mengganggu para bandit yang bermain di pasar gelap. Dia mencontohkan tindakan keras Purbaya yang menindak tegas mafia impor baju bekas ilegal.

"Ini kan bandit-bandit ini pestanya terganggu. Kalian bisa tahu, siapa yang main pasar gelap? Siapa yang main baju-baju yang gelap-gelap itu tuh? Belum banyak yang main-main apa alat apa, eh mesin-mesin apa itu yang gelap-gelap itu. Pokoknya nggak pajak-pajak itulah," ujarnya.

Noel menambahkan upaya agar Purbaya 'di-Noel-kan' juga terkait dengan persoalan thrifting.

"Oh iyalah pastilah. Checking-nya langsung, gampang nge-tracking-nya kok. Itu dari yang kecil, belum yang lain-lain yang triliunan itu. Harus waspada karena dia akan di-Noel-kan, gitu," ujarnya.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads