Trump Jelaskan Kondisi Tangannya yang Jadi Sorotan karena Memar

Internasional

Trump Jelaskan Kondisi Tangannya yang Jadi Sorotan karena Memar

Novi Christiastuti - detikJateng
Jumat, 23 Jan 2026 14:54 WIB
Trump Jelaskan Kondisi Tangannya yang Jadi Sorotan karena Memar
Memar terlihat pada tangan kiri Trump saat menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. (Foto: Fabrice COFFRINI/AFP)
Solo -

Kondisi tangan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump saat menghadiri Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss menjadi sorotan. Terlihat dalam foto yang dirilis media, tangan kirinya memar.

Dikutip dari detikNews, kondisi tangan yang memar sebenarnya sudah sering terlihat saat Trump menghadiri acara publik. Namun saat itu memar terlihat di tangan kanan.

Soal memar di tangan Trump, pihak gedung putih pernah menjelaskan hal itu disebabkan oleh kombinasi seringnya dia berjabat tangan dan aspirin yang dikonsumsi untuk kesehatan kardiovaskularnya, yang dapat menyebabkan kecenderungan memar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam foto-foto Trump di Davos yang dilansir AFP dan CNN, Jumat (23/1/2026), memar gelap terlihat di tangan kiri Trump. Foto itu diambil hari Kamis (22/1) saat peluncuran Dewan Perdamaian. Spekulasi pun muncul, namun Trump langsung membantah.

"Saya terbentur meja," kata Trump saat berbicara kepada wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One ketika ditanya soal memar tersebut.

ADVERTISEMENT

"Saya mengoleskan sedikit, apa namanya? Krim. Tapi saya terbentur," ucapnya.

Dia juga menjelaskan secara medis kalau dosis tinggi aspirin yang dia konsumsi membuat dirinya rentan mengalami memar.

"Saya akan mengatakan, minumlah aspirin jika Anda menyayangi jantung Anda, tetapi jangan minum aspirin jika Anda tidak ingin mengalami sedikit memar," ujar Trump kepada wartawan di Air Force One.

"Saya minum aspirin dosis tinggi, dan ketika Anda minum aspirin dosis tinggi, mereka memberitahu Anda, Anda akan mengalami memar. Dokter berkata, 'Anda tidak perlu minum itu, Pak, Anda sangat sehat'. Saya berkata, 'Saya tidak mau mengambil risiko'," tuturnya.

Pihak Gedung Putih mempertegas penyataan Trump. Saat berada di Davos disebutkan tangan Trump memang terbentur meja.

"Pada acara Dewan Perdamaian hari ini di Davos, Presiden Trump membenturkan tangannya pada sudut meja untuk penandatanganan, menyebabkan memar," kata Sekretaris Gedung Putih, Karoline Leavitt.

Kemudian pejabat Gedung Putih membagikan foto-foto Trump di Davos pada Rabu (21/1) dan Kamis (22/1) pagi, yang disebut tidak menunjukkan memar di tangan Trump. Pada sejumlah video juga memperlihatkan di awal seremoni penandatanganan Dewan Perdamaian, tidak terlihat memar parah pada tangan Trump. Namun sekitar 10 menit kemudian, terlihat memar di tangan Trump setelah dia duduk di meja dan menandatangani beberapa dokumen.




(alg/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads