FX Hadi Rudyatmo kembali beraktifitas di bengkel las miliknya usai tak lagi menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Solo. Meski tak lagi menjabat sebagai pengurus, Rudy menyatakan akan tetap berjuang untuk PDIP.
FX Rudy tak lagi menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Solo usai seperempat abad setelah digantikan oleh Aria Bima pada akhir tahun lalu. Langkahnya untuk ke jenjang lebih tinggi yakni sebagai Ketua DPD PDIP Jateng juga terhenti usai dirinya memilih mundur dari pencalonan.
"Aktivitas tetap mengurus partai, tentang program-program partai nanti akan kita bantu. Yang kedua, tetap jadi tukang las. Kegiatan kemasyarakatan masih jalan terus. Saya masih jadi prodiakon di Gereja Purbowardayan (Paroki Santa Perawan Maria Regina), biarpun 10 kali (periode) tetap tugas," katanya saat ditemui di Pendapi Balai Kota Solo, Senin (12/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
detikJateng, juga sempat menerima video FX Rudy saat sedang mengelas pagar pada Rabu (14/1). Rudy terlihat memakai kaus berwana hitam lengkap dengan kacamata las yang ia pakai.
Mantan Wali Kota Solo periode 2016-2021 itu sangat fasih mengelas pagar. Bahkan, ia juga mengarahkan pekerja yang mengelas pagar.
Selain mengelas, Rudy juga fasih dalam memotong besi. Ia juga merangkai besi itu ke pagar yang telah di pasang.
Penampakan eks Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy saat mengelas. Foto diunggah Rabu (14/1/2026). Foto: dok. Istimewa |
Tetap Berjuang untuk PDIP
Rudy menegaskan dirinya akan tetap membantu Ketua DPC PDIP Solo yang baru, Aria Bima. Dia menyatakan akan berjuang mati-matian untuk Pemilu 2029.
"Pokoknya yang penting Jawa Tengah pada umumnya dan Solo pada khususnya, kita harus berjuang mati-matian lah untuk 2029," ucapnya.
"Iya bantu, wong saya juga memberikan ucapan selamat. Spanduk untuk HUT ke-53 juga kita pasang. Saya ingin mengembalikan marwah partai dengan ajaran-ajaran Bung Karno. Marhaenismenya itulah yang harus kita sampaikan kepada kader-kader PDI Perjuangan," pungkasnya.
Kisah FX Rudy Jadi Tukang Las
Diberitakan detikJateng pada 2023 lalu, Rudy mengaku menjadi tukang las sejak 2001, kemudian berhenti pada 2005 hingga purnatugas Wali Kota Solo pada 2021. Rudy pernah membagikan video kegiatannya sedang mengelas di akun Instagramnya @Fx.rudyatmo. Dalam video itu, dia tampak sedang mengelas sendirian.
Dalam unggahan video itu disebutkan bahwa Rudy sedang mengelas lift untuk jalur lansia dan difabel di Taman Sunan Jogo Kali, Solo. Rudy mengaku belajar cara mengelas secara autodidak hingga akhirnya bisa membuka usaha las sendiri.
Kala itu Rudy mengaku sudah sejak lama menjadi tukang las. Pria berkumis lebat ini jadi tukang las sebelum menjabat Wakil Wali Kota Solo mendampingi Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) saat itu.
Rudy lalu mengungkapkan perjuangannya semasa muda, sebelum terjun ke dunia politik. "Sejak tahun 80 menjadi buruh, tukang pel sik (dulu), pembantu operator, operator, teknisi, kepala workshop sampai 2001," kenang Rudy.
"Setelah itu mengundurkan diri, menggeluti sebagai Ketua DPC partai. Setelah DPC partai apa yang dilakukan? Sampingan ngurusi partai ya ngelas, ngumpulin sampah (rosok), itu dijual untuk menghidupi partai dan keluar," imbuh dia.
(afn/afn)












































